Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Pamor Sodo Lanang Sepuh
Rp 3.111.000| Kode | KAR602 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Brojol, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Adeg, Pamor Sodo Sakler, Tangguh Tuban |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Adeg / Sodo Lanang |
| Tangguh | : Tuban Majapahit |
| Abad / Tahun | : XIV |
| Warangka | : Gayaman Yogyakarta |
| Bahan Warangka | : Kayu timoho |
| Pendok | : Bunton Yogyakarta bahan kuningan |
| Mendak | : Rujakwuni bahan kuningan |
| Panjang Bilah | : 34,4 cm |
Keris Pamor Sodo Lanang Sepuh
Keris Pamor Sodo Lanang Sepuh
Keris Pamor Sodo Lanang Sepuh adalah keris dari sekian koleksi kami yang memiliki pamor sangat unik. Keris ini memiliki dhapur Brojol dengan ciri bentuk sangat sederhana dengan gandhik polos dan hanya terdapat pejetan saja, sedangkan ricikan lainnya tidak ada.
Pamor Sodo Lanang termasuk salah satu jenis pamor pada Keris yang cukup populer dan langka. Bentuk pamor ini berupa garis lurus membujur ditengah-tengah bilah mulai dari sor-soran sampai ke ujung bilah Keris.
Penyebutan nama pamor ini terkadang tidak sama disetiap daerah, ada yang menyebutnya pamor Sodo Sak Ler, Adeg Siji, Sodo Saren dan lain sebagainya.
Sodo Lanang atau Sodo Sak Ler artinya lidi sebatang atau sebatang lidi sesuai dengan bentuk pamor ini yang hanya berupa satu garis lurus seperti lidi di tengah-tengah bilah Keris tanpa adanya pamor yang lain.
Sodo Lanang sendiri adalah sebuah lidi dari pohon aren yang jatuh hanya satu batang saja. Lidi tersebut diyakini memiliki kekuatan ghaib yang dapat digunakan untuk mengusir gangguan makluk halus dengan cara di sabetkan pada benda atau seseorang yang dicurigai diganggu atau ketempelan makluk halus.
Pada jaman dahulu Sodo Lanang sering diletakkan di atas pintu rumah dan pojok-pojok rumah sebagai sarana tolak bala. Kadang-kadang Sodo Lanang juga dipotong kecil-kecil untuk dijadikan sebagai jimat yang disimpan didalam dompet atau didalam kantong khusus untuk dibawa kemana-mana. Pamor Keris Sodo Lanang atau Sodo Sak Ler juga dipercaya memiliki tuah seperti Lidi Aren Lanang tersebut, yaitu untuk tolak bala.
Filosofi Pamor Keris Sodo Lanang
Pamor Sodo Lanang atau Sodo Sak Ler memiliki makna yang dalam dibalik bentuknya yang sangat sederhana itu. Garis lurus dari pangkal sampai ujung bilah Keris melambangkan sebuah harapan agar pemilik Keris dengan pamor Sodo Lanang dapat meraih cita-citanya tanpa rintangan yang disimbolkan dengan garis lurus dari bawah sampai ke atas. Sehingga diharapkan, pemiliknya dapat mencapai derajat kehidupan yang tinggi.
Pesan lain dari pamor Sodo Lanang adalah bahwa dalam kehidupan ini seyogyanya kita sebagai Manusia selalu berusaha untuk menempuh jalan yang lurus dan senantiasa mengingat Tuhan, karena pada akhirnya kita akan kembali kepada yang di atas.
Keris yang berpamor Sodo Lanang / Sodo Sak Ler dipercaya memiliki tuah untuk membantu mempermudah pemiliknya dalam meraih cita-cita, dapat meraih derajat dan pangkat yang tinggi, menambah kewibawaan, meningkatkan kepercayaan diri, memperkuat keteguhan iman dan untuk tolak bala.
KAR602
Keris Pamor Sodo Lanang Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 3.685 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno Dhapur (jenis bentuk pusaka) : Kudi Pamor (motif lipatan besi) : Sanak Meteorit (Besi Nglempung) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kabudhan (Abad X) Panjang Bilah : 18 cm Warangka : Kayu Cendana Jawa Handle / Gagang : Kayu Cendana Jawa Kode : PK167 Dialih rawatkan (dimaharkan) Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno… selengkapnya
Rp 900.000Carita Keprabon Mataram Sepuh Keris Carita Keprabon bertangguh Mataram menghadirkan perpaduan antara falsafah hidup manusia Jawa dan laku kepemimpinan adiluhung yang diwariskan para leluhur. Dalam dhapur ini terkandung gagasan bahwa manusia adalah pelakon utama dalam carita—alur kehidupan—yang ditentukan oleh pilihan, perbuatan, dan laku batinnya sendiri. Sebutan Keprabon tidak hanya menunjuk pada kedudukan seorang raja, tetapi… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Nogo Siluman Luk 13 Tangguh Kesultanan Cirebon Asli Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nogo Siluman Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kesultanan Cirebon Panjang Bilah : 35,7 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok… selengkapnya
Rp 7.777.000Pusaka Keris Tilam Sari Sepuh Kuno Nama Dhapur bentuk : Tilam sari Perkiraan pembuatan/Tangguh keris : Mataram Pamor/Motif pola gambar keris : Kulit Semangka Warangka Keris bentuk Gayaman Solo kayu kemuning kuno ( lamen ) Handle kayu kemuning bang kuno ( lamen ) Pendok keris lawasan blewah solo ( lamen ) Mendak kuningan kuno atau… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Corok Pulanggeni Pamor Keleng Hurap Besi Kehijauan Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pulanggeni Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Hurap Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kesultanan Cirebon Panjang Bilah : 39 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Jati Alas Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Mendak : Tembaga Hias Permata… selengkapnya
Rp 3.333.000Pusaka Keris Nogo Topo Kinatah Pamor Segoro Muncar Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nogo Topo Lurus Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar (Kinatah Kamoragan Kuningan Disepuh Emas ) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Cemara Handle / Gagang : Kayu Sawo Pendok… selengkapnya
Hubungi AdminSempono Pamor Janur Sinebit Janur Sinebit, merupakan nama salah satu pamor keris yang cukup eksotik. Bentuk gambaran pamor ini berupa garis-garis membujur bilah dengan ukurannya yang relatif tebal. Janur Sinebit merupakan pengejawantahan dari sebuah daun kelapa yang masih muda yang disebit atau disayat. Dalam budaya Jawa-Bali, janur sering disertakan dalam acara-acara penting seperti pernikahan dan… selengkapnya
Rp 2.750.000Pusaka Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Ceprit Ceprit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sangu Tumpeng Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Ceprit Ceprit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Panjang Bilah : 31 cm Warangka : Branggah Jogja Kayu Sono Keling Handle / Gagang : Kayu Sawo Pendok : Blewah Jogjakarta Kuningan… selengkapnya
Hubungi Admin






WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.