Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun
- Keris Tilam Upih Pamor Jung Isi Dunyo
- PAMOR LANGKA!! Keris Pamor Lar Gangsir Asli Sepuh
- Pusaka Keris Mahesa Teki Pamor Kulit Semangka
- Keris Parungsari Keleng Pengawak Waja Garap Istime
- Keris Pamor Ron Genduru Sinebit Winengku
- Keris Dholog Pamor Pedaringan Kebak Meteorit
- Keris Panji Nom Kinatah Emas Gonjo Wilut
Keris Carubuk Pamor Singkir Tangguh Blambangan
| Kode | TAG094 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Carubuk, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 7, Pamor Adeg, Pamor Singkir, Tangguh Blambangan |
| Jenis | : Keris Luk 7 |
| Dhapur | : Carubuk |
| Pamor | : Singkir |
| Tangguh | : Blambangan |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Kantil |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijatha, Bahan Kuningan |
Keris Carubuk Pamor Singkir Tangguh Blambangan
Dhapur Carubuk
Dhapur Carubuk, yang kadang disebut juga Crubuk, merupakan salah satu dhapur keris luk 7. Ukuran bilahnya sedang dan umumnya memiliki bentuk nglimpa, tanpa ada-ada. Ricikan yang menjadi cirinya antara lain kembang kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, tikel alis, dan greneng.
Dalam tradisi perkerisan, Carubuk juga memiliki sejarah dan kisah yang cukup panjang. Manuskrip Sejarah Mpu ing Tanah Jawi menyebut Carubuk sebagai salah satu dhapur yang dibuat oleh Mpu Dewayasa II, bersama Kebo Lajer dan Kabor. Ada pula tradisi yang mengaitkan Carubuk dengan Mpu Gandawijaya pada masa Pengging.
Nama Carubuk semakin dikenal melalui kisah Panembahan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir, yang dalam tradisi tutur disebut memiliki keris Carubuk sebagai piyandel. Dari kisah tersebut, Carubuk kemudian sering dikaitkan dengan keberanian, kecerdikan, kewibawaan, dan perjalanan seseorang dalam mencapai kedudukan yang lebih tinggi.
Secara filosofis, Carubuk dimaknai seperti bumi. Bumi menerima apa saja yang jatuh kepadanya, baik benih yang baik maupun yang kurang baik. Dari sini lahir piwulang tentang manusia yang harus momot, bakuh, dan pengkuh, mampu menerima warna kehidupan tanpa kehilangan pegangan pada kebaikan.
Penerimaan bukan berarti menyerah begitu saja. Manusia tetap perlu berusaha, berdoa, dan bertawakal, sementara hasil akhirnya diterima dengan rasa syukur. Karena itu, Carubuk dapat menjadi simbol tentang kelapangan hati, keikhlasan, keteguhan, dan kemampuan menerima hasil perjalanan hidup tanpa kehilangan semangat untuk terus berusaha.
Pamor Singkir
Pamor Singkir merupakan sebutan yang cukup populer untuk pamor dengan pola garis-garis membujur dari pangkal hingga mendekati ujung bilah. Secara teknis dan dalam pembacaan pakem pamor, motif seperti ini sebenarnya lebih tepat dikenal sebagai pamor Adeg. Jika garisnya sangat halus disebut Adeg Mrambut, sedangkan garis yang lebih tebal dikenal sebagai Adeg Sapu.
Penyebutan Singkir berkembang dalam tradisi perkerisan dan sering dikaitkan dengan nama Empu Singkir. Karena itu, istilah Singkir tetap digunakan oleh sebagian pemerhati keris untuk menyebut pola pamor tersebut.
Secara simbolik, kata singkir berarti menyingkir atau menjauh. Dari makna inilah pamor Singkir kemudian dimaknai sebagai doa agar pemiliknya mampu menyingkirkan berbagai halangan dan marabahaya, atau dalam ungkapan Jawa disebut kalis ing sambikala.
Makna tentang keselamatan dan terhindar dari halangan tersebut merupakan simbolisme budaya dan doa atau harapan pemilik, bukan sifat objektif yang secara ilmiah melekat pada pamor.
Tangguh Blambangan
Dalam tradisi perkerisan, Tangguh Blambangan memiliki karakter yang dikenal melalui pasikutan yang demes, yaitu memberikan kesan anggun, halus, serasi, dan menyenangkan dipandang.
Besinya umumnya memberikan kesan keputihan dengan permukaan yang relatif lembut, sedangkan pamornya cenderung nggajih, terlihat tebal dan seolah menancap kuat pada permukaan bilah. Bilahnya berukuran sedang dengan ujung yang tidak terlalu meruncing. Gandik cenderung pendek dan sedikit miring, sementara sirah cecaknya juga relatif pendek.
Keseluruhan karakter tersebut memberikan kesan yang tenang dan anggun, tetapi tetap memiliki perbawa tersendiri. Ciri-ciri tersebut menjadi bahan pembanding dalam mengenali keris yang secara tradisional digolongkan sebagai Tangguh Blambangan.
Blambangan sendiri merupakan kerajaan yang berkembang di wilayah ujung timur Jawa, terutama kawasan yang kini dikenal sebagai Banyuwangi dan sekitarnya. Dalam perjalanan sejarah Jawa, Blambangan memiliki posisi penting karena mampu mempertahankan identitasnya setelah melemahnya Majapahit dan menjadi salah satu pusat kekuatan Hindu di Jawa hingga masa berikutnya.
Jejak sejarah Blambangan juga hidup dalam berbagai tradisi dan cerita masyarakat, termasuk kisah Damarwulan dan Menak Jingga yang berkaitan dengan lingkungan sejarah Jawa Timur pada masa akhir Majapahit. Hubungan Blambangan dengan Majapahit, kemudian dengan kekuatan-kekuatan Islam di Jawa, membuat wilayah ini memiliki perjalanan budaya yang khas.
TAG094
Keris Carubuk Pamor Singkir Tangguh Blambangan
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 361 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sengkelat Luk 13 Mataram Senopaten Sengkelat Luk 13 Mataram Senopaten – Keris Sengkelat adalah salah satu bentuk dhapur Keris luk 13 yang paling terkenal dikalangan para pecinta Tosan Aji. Ukuran panjang bilah Keris ini tergolong sedang, ada yang permukaan bilahnya nglimpo dan ada yang permukaan bilahnya nggigir sapi karena memakai odo-odo. Ricikan pada Keris dhapur… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Garuda Wisnu Kencana Kinatah Emas Asli Keris Garuda Wisnu Kencana Kinatah Emas Asli merupakan salah satu keris kamardikan kontemporer yang sangat atraktif. Memiliki dapur Garuda Wisnu Kencana yang diambil dari ornamen patung legend GWK. Keris kamardikan kontemporer tidak kalah nilai dengan keris-keris tua. Keris ini menjadi simbolik dan nilai filosofi luhur yang dilambangkan melalui… selengkapnya
Rp 7.000.000Keris Carita Prasaja Luk 11 HB V Empu Riyokusuman Garap Dalem Keraton Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carito Prasaja Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Lembut Nyutro (Khas Tangguh HB) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB V (Garap Dalem Keraton, Empu Riyokusuman – Yasan Sri Manganti) Panjang Bilah : 35,7 cm… selengkapnya
Rp 9.555.000Keris Tangguh Tuban Asli Keris Tangguh Tuban Asli memang memiliki bentuk yang tebal dan gagah. Bilahnya lebar dan cukup berat jika ditanting. Memiliki dhapur Tilam Upih yang sederhana namun menjadi dhapur yang wajib dimiliki untuk para kolektor keris. Berpamor kulit semangka yang filosofinya baik untuk hubungan sosial dan keluwesan. Hampir bisa dikatakan t idak… selengkapnya
Rp 2.300.000Keris Sinom Tindik Emas Asli Sepuh Keris Sinom Tindik Emas Asli Sepuh – Pemberian tindik emas pada gonjo dan pesi keris pusaka bukanlah kebetulan semata, melainkan sebuah upacara berharga dengan tujuan tertentu. Ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi diyakini memiliki kekuatan untuk melindungi pemilik dari energi negatif dan meredam “aura panas” pusaka itu sendiri…. selengkapnya
Hubungi AdminKeris Carito Genengan Pamor Banyu Mili Carita Genengan berasal dari kata “Carita” yang berarti lakon atau perjalanan hidup, dan “Genengan” yang merujuk pada Gunungan dalam wayang, simbol perjalanan spiritual manusia. Keris ini menggambarkan bahwa setiap individu menjalani kisah hidupnya sesuai dengan pilihan dan perannya masing-masing. Seperti Gunungan yang meruncing ke atas, manusia diharapkan semakin mendekat… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Tilam Upih Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling populer dan paling banyak dijumpai dalam tradisi perkerisan Nusantara. Nama Tilam Upih berasal dari bahasa Jawa, yakni tilam yang berarti alas tidur dan upih yang berarti pelepah pinang. Dahulu, pelepah pinang dianyam menjadi tikar sederhana sebagai tempat beristirahat. Dari makna itulah lahir… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Emas Kamarogan Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Emas Kamarogan adalah sebuah mahakarya seni pusaka yang mengundang decak kagum. Keris ini bukan sekadar benda bersejarah, melainkan suatu warisan budaya yang memancarkan keanggunan dan keunikan. Sebagai salah satu permata koleksi kami, keberadaan keris ini merambah wilayah legendaris dan fenomenal. Daya… selengkapnya
Rp 165.000.000
















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.