Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Carubuk Pamor Full Kulit Semangka Nggajih Se
- Keris Dholog Luk 5 Majapahit Pamor Udan Mas Tiban
- Tilam Upih Pamor Tambal Tuban Mataram
- Keris Pamor Kupu Tarung Asli Sepuh
- Pusaka Keris Corok Kalawijan Luk 23 Bima Rangsang
- Jual Mendak Keris Kuningan Model Kendit Seling Mir
- Tombak Pusaka Baru Kuping Pamor Mrambut
- Jual Blawong Keris Kayu Jati Ukir Tokoh Wayang Bim
Keris Naga Sapta Keleng Yasan Enggal
Rp 7.200.000| Kode | TAG116 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Nogo Sapto, Katalog Produk, Keris, Pamor Kelengan, Tangguh Kamardikan |
| Jenis | : Keris Luk 7 |
| Dhapur | : Naga Sapta |
| Pamor | : Keleng |
| Tangguh | : Yasan Enggal |
| Warangka | : Gayaman Jogja Kayu Timoho |
| Hulu/Deder | : Banaran Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bunton Slorok Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata Bahan Kuningan |
Keris Naga Sapta Keleng Yasan Enggal
Keris Naga Sapta Keleng Yasan Enggal
Keris Naga Sapta Keleng Yasan Enggal – Pusaka dengan ornamen naga memang menjadi salah satu pusaka primadona bagi pecintanya.
Ragam dari pusaka dengan ganan naga sendiri cukup banyak, seperti Naga Sasara, Naga Siluman, Naga Salira, Naga Raja dan lain sebagainya.
Dan kali ini kami akan mengalihrawatkan salah satu pusaka yang berdhapur Naga Sapta.
Ia berpamor Keleng dengan tangguh Yasan Enggal.
Naga Sapta sendiri mengandung filosofi yang begitu dalam, Naga merupakan simbol dari kekuatan, kekuasaan, kebaikan serta keberuntungan. Sedangkan Sapta adalah bahasa sansekerta yang artinya “Tujuh”. Hal ini merujuk pada luknya yang berjumlah 7.
Dalam bahasa jawa angka 7 disebut dengan Pitu, dimaknai sebagai Pitulungan atau pertolongan.
Sehingga keris Naga Sapta secara simbolik ia menggambarkan seorang pemimpin yang senantiasa mendapatkan pertolongan. Kenapa pemimpin harus ditolong??
Pemimpin sebenarnya adalah orang-orang yang penuh dengan kesepian dan kesunyian. Ia memiliki banyak pengikut, tetapi hidupnya seolah sepi. Sehingga dalam kondisi tertentu seorang pemimpin biasanya mudah tergelincir dalam jurang-jurang kehancuran.
Karena itu, Naga Sapta menjadi simbol harapan agar seorang pemimpin senantiasa mendapat pertolongan, baik dari lingkungannya maupun dari kekuatan yang lebih tinggi. Pitulungan dalam hal ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga bimbingan batin agar pemimpin tetap bijaksana dan tidak tergelincir dalam godaan kekuasaan. Luk tujuh pada keris ini melambangkan perjalanan batin yang harus dilalui pemimpin: kesadaran, kejujuran, kesabaran, keberanian, kebijaksanaan, keadilan, dan welas asih. Jika salah satu dari unsur ini goyah, maka kepemimpinan akan kehilangan arah, dan kehancuran bisa menjadi akhir dari perjalanan yang seharusnya mulia.
TAG116
Keris Naga Sapta Keleng Yasan Enggal
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 931 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Nogo Saliro Sepuh Warangka Cendana Berikut Keterangan Keris Nogo Saliro Sepuh Warangka Cendana: Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nogo Saliro Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Mataram Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Handle / Gagang : Surakarta Kayu Cendana Pendok… selengkapnya
Hubungi AdminTilam Upih Pamor Wahyu Tumurun Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun – Keris bukan sekadar benda pusaka, melainkan sebuah simbol, sebuah doa yang terukir dalam bilahnya. Dan di antara sekian banyak pamor, Wahyu Tumurun adalah salah satu yang paling dicari, karena dipercaya membawa anugerah, ilham, dan keberuntungan bagi pemiliknya. Nama Wahyu Tumurun sendiri bermakna “turunnya wahyu”—sebuah… selengkapnya
Rp 2.300.000Keris Tilam Upih Pamor Tambal Tuban Mataram Keris ini merupakan pusaka langka yang sangat sulit dalam teknik pembuatannya. Konon hanya empu keris berpengalaman saja yang bisa membuatnya. Keris Pusaka berPamor Tambal. Dhapurnya Tilam Upih. Untuk Tangguhnya Tuban era Mataram. Sesuai dengan namanya pamor tambal, dibuat dengan cara ditambal pada bilahnya. Angsarnya baik untuk membawa keberuntungan,… selengkapnya
Rp 6.500.000Keris Jaka Waru Luk 11 Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jaka Waru Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Akhodiyat Meteor Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Warangka : Gayaman Yogyakarta, Kayu Trembalo Gandar Iras Handle / Gagang : Solo, Kayu Kemuning Pendok: Blewah Kemalo Merah Ukir Tatah Mendak : Kuningan… selengkapnya
Rp 3.111.000Pusaka Tombak Korowelang Luk 11 Mataram Senopaten Pamor Wos Wutah Meteorit Dhapur / Bentuk Tombak : Korowelang Pamor : Beras Wutah Meteorit Tangguh : Mataram Senopaten Panjang Bilah : 31 cm Panjang Pesi : 12,9 cm Warangka : Kayu Trembalo Kuno Landeyan : Kayu Jati 50 cm Kode : PK342
Rp 2.111.000Sempono Pamor Banyu Mili Sempono Pamor Banyu Mili, Sebilah keris bukan hanya wujud logam yang ditempa, tetapi cermin dari kepribadian dan laku batin manusia. Demikian pula sebuah keris Sempoño luk sembilan, yang sejak masa lalu dipandang sebagai pusaka para pangabdi—mereka yang memilih jalan ketekunan, kesetiaan, dan pengabdian sebagai dasar kehidupannya. Bentuknya sederhana tetapi berwibawa, mencerminkan… selengkapnya
Rp 3.300.000Keris Tilam Upih Corok Pamor Mrambut Kasultanan Cirebon Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Merambut (berserat seperti rambut, terbentuk karena ratusan kali lipatan tempa) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kasultanan Cirebon Sepuh Panjang Bilah : 41 cm Warangka : Gayaman Kayu Kemuning Bang Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 1.888.000Keris Garuda Wisnu Kencana Kinatah Emas Asli Keris Garuda Wisnu Kencana Kinatah Emas Asli merupakan salah satu keris kamardikan kontemporer yang sangat atraktif. Memiliki dapur Garuda Wisnu Kencana yang diambil dari ornamen patung legend GWK. Keris kamardikan kontemporer tidak kalah nilai dengan keris-keris tua. Keris ini menjadi simbolik dan nilai filosofi luhur yang dilambangkan melalui… selengkapnya
Rp 7.000.000Pusaka Keris Jangkung Keleng Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Mayang Luk 3 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Hurap Berserat (tempaan padat pulen) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah : 33 cm pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Kuno Bawaan Bilah Handle /… selengkapnya
Hubungi Admin












WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.