Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Sempono » Keris Pamengkang Jagad Luk 11
click image to preview activate zoom

Keris Pamengkang Jagad Luk 11

Rp 3.500.000
KodeFR55
Stok Tersedia (1)
Kategori Dhapur Sempono, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 11, Pamor Putri Kinurung, Tangguh Pajajaran
Jenis : Keris Luk 11
Dhapur Sempana
Pamor Putri Kinurung
Tangguh Pajajaran
Warangka : Gayaman Surakarta, Bahan Kayu Timoho
Deder/Handle : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning Bang
Pendok : Blewah, Bahan Kuningan
Mendak : Parijata, Bahan Kuningan
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Pamengkang Jagad Luk 11

Dhapur Sempana (Luk 11)

Dhapur Sempana merupakan salah satu dhapur keris yang sederhana namun sangat populer di kalangan masyarakat perkerisan. Bentuknya yang proporsional dan tidak berlebihan menjadikan dhapur ini banyak dijumpai, bahkan digunakan pada sejumlah pusaka penting. Salah satunya adalah Kanjeng Kyai Panukup, pusaka milik Keraton Kasultanan Yogyakarta yang juga berdhapur Sempana.

Secara ricikan, Dhapur Sempana memiliki sekar kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, dan greneng. Menariknya, dalam Keris Jawa karya Haryono Haryoguritno, dhapur ini tercatat hadir dalam beberapa varian, yaitu luk 9, luk 11, luk 13, dan luk 17. Dibandingkan varian lainnya, Sempana Luk 11 tergolong lebih jarang dijumpai sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta keris.

Nama Sempana diyakini berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu Supeno, yang berarti gegayuhan, harapan, impian, atau cita-cita. Oleh karena itu, dhapur ini menjadi perlambang perjalanan manusia dalam meraih tujuan hidup. Lebih dari sekadar harapan akan keberhasilan, Sempana mengajarkan pentingnya memiliki visi yang jelas, keteguhan hati, serta kesediaan untuk terus memperbaiki diri sepanjang kehidupan.

Filosofi utama Dhapur Sempana mengingatkan bahwa manusia tidak pernah lepas dari kekurangan dan kesalahan. Karena itu, setiap langkah kehidupan hendaknya diiringi dengan introspeksi, pembelajaran, dan upaya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kesempurnaan bukanlah keadaan yang diperoleh secara instan, melainkan hasil dari proses panjang dalam membangun kualitas diri hingga mampu menjalankan fitrah sebagai manusia yang beriman, berilmu, dan berbudi luhur.

Sebagai keris Luk 11, pusaka ini juga melambangkan perjalanan menuju kematangan. Dalam tradisi Jawa, angka sebelas sering dimaknai sebagai simbol keseimbangan antara ilmu, pengalaman, dan kebijaksanaan. Dengan demikian, Sempana Luk 11 tidak hanya berbicara tentang cita-cita yang ingin dicapai, tetapi juga tentang kesiapan batin dalam menjalani proses menuju tujuan tersebut.


Pamor Putri Kinurung

Pamor Putri Kinurung merupakan salah satu pamor tiban, yaitu pamor yang terbentuk secara alami selama proses penempaan dan bukan hasil rekayasa empu. Polanya umumnya berada pada bagian sor-soran bilah, berupa gambaran menyerupai sebuah danau dengan pulau-pulau kecil di tengahnya, sehingga menghadirkan komposisi yang unik dan mudah dikenali.

Nama Putri Kinurung dapat dimaknai sebagai seorang putri yang dipingit. Dalam tradisi Jawa, prosesi pingitan dilakukan kepada calon pengantin perempuan maupun putri kerajaan sebagai bentuk penjagaan, baik secara lahir maupun batin. Selain dipahami sebagai ikhtiar menjaga dari berbagai gangguan, pingitan juga menjadi simbol proses pendewasaan sebelum memasuki babak kehidupan yang baru.

Makna filosofis pamor ini tidak berhenti pada tradisi tersebut. Putri Kinurung mengajarkan bahwa sesuatu yang benar-benar bernilai tidak selalu perlu dipertontonkan. Kemuliaan justru tumbuh ketika seseorang mampu menjaga akhlak, menahan diri, dan berbuat baik tanpa mengharapkan pujian.

Nilai tersebut sejalan dengan pitutur Jawa:

“Aruming jeneng ngambar-ambar saluming bumi, jaya-jaya wijayati nir ing sambekala.”

Yang dapat dimaknai bahwa nama baik akan tersebar dengan sendirinya melalui kebaikan yang dilakukan secara tulus, dan orang yang senantiasa berbuat baik akan dijauhkan dari berbagai mara bahaya serta kesengsaraan.

Dalam tradisi perkerisan, Pamor Putri Kinurung dipercaya melambangkan penjagaan, kehormatan, serta nama baik. Karena itu, pamor ini sering dikaitkan dengan harapan agar pemiliknya memperoleh kemuliaan, terhindar dari berbagai keburukan, mampu mengendalikan sifat berlebihan, serta senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.


Tangguh Pajajaran

Tangguh Pajajaran merupakan salah satu tangguh yang memiliki karakter bentuk sangat khas dan mudah dikenali. Pasikutannya cenderung tegas dengan kesan sedikit kaku, memperlihatkan gaya garap yang berbeda dibandingkan tangguh dari masa-masa sesudahnya.

Beberapa ciri yang umum dijumpai pada Tangguh Pajajaran antara lain ganja berbentuk bathok tengkurep, sirah cecak yang panjang (landhung), serta gandhik yang memanjang dan sedikit miring, sehingga menyerupai bentuk biji melinjo yang telah dibelah. Bilahnya umumnya berukuran cukup tinggi dan besar dengan luk yang renggang, menghadirkan kesan kokoh dan berwibawa.

Material besinya sering tampak agak pucat dengan karakter yang seolah masih mentah, sementara pamornya umumnya bersifat sawetu-wetu atau terbentuk secara alami tanpa pola yang dirancang secara khusus. Bila diamati lebih dekat, pamor tersebut memperlihatkan tekstur yang lembut dan tampak bergajih, menjadi salah satu ciri yang sering dijadikan acuan dalam mengenali tangguh ini.

Sebagai representasi karya para empu pada masa Kerajaan Pajajaran, tangguh ini memperlihatkan perpaduan antara ketegasan bentuk, kesederhanaan garap, dan kekuatan karakter. Tidak mengherankan apabila hingga kini Tangguh Pajajaran tetap menjadi salah satu tangguh yang paling diminati oleh para kolektor karena nilai sejarah, estetika, dan kekhasan pasikutannya yang sulit ditemukan pada tangguh lainnya.

FR55

Keris Pamengkang Jagad Luk 11

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 5 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

WhatsApp WhatsApp us