Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Brojol » Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh
click image to preview activate zoom

Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh

Rp 15.000.000
KodeP241
Stok Tersedia (1)
Kategori Dhapur Brojol, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Lawe Saukel, Tangguh Tuban
Jenis : Keris Lurus
Dhapur Brojol
Pamor Lawe Saukel
Tangguh Tuban era Mataram
Warangka : Ladrang Surakarta, Kayu Trembalo Iras
Deder/Handle : Yudawinatan, Kayu Trembalo
Pendok : Blewah, Bahan Kuningan Mamas
Mendak : Kendhit, Bahan Perak Inten
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh

Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh

Pusaka ini merupakan keris lurus berdhapur Brojol, berpamor Lawe Saukel, dengan tangguh Tuban era Mataram—sebuah periode peralihan yang mempertemukan kekuatan garap pesisir dengan rasa dan luwes Mataraman. Dari sisi material, bilah menunjukkan besi yang padat dan berisi, menandakan tempaan yang matang dan penuh ketelitian. Warna pamor tampak terang, disertai pamor sanak yang menjadi ciri khas keris-keris pesisir Tuban. Pasikutannya proporsional, dengan bilah yang mulai meramping, mencerminkan peralihan estetika menuju gaya Mataram yang lebih luwes. Kondisi bilah relatif utuh dan terawat; terdapat sedikit korosi di bagian tepi ujung yang wajar mengingat usia sepuhnya. Secara keseluruhan, tingkat keutuhan bilah berada pada kisaran ±85%.

Dari sisi kelangkaan, dhapur Brojol memang masih dapat dijumpai pada keris-keris sepuh. Namun nilai istimewa pusaka ini terletak pada Pamor Lawe Saukel, pamor yang tergolong sangat langka dan jarang ditemui. Pamor ini—dikenal pula sebagai pamor lawe atau benang setukel—menampilkan gambaran menyerupai gulungan benang yang terurai. Secara teknik, ia dibuat dengan metode puntiran yang halus dan rumit. Alur pamor tampak mengalir lembut, tidak terputus, bahkan menyambung hingga ke bagian gonjo. Hal ini menjadi penanda bahwa pusaka ini digarap dengan ketelitian tinggi, ketelatenan, dan kepenuhan rasa oleh sang empu.

Dalam kawruh paduwungan klasik maupun rujukan modern seperti ensiklopedia keris, Pamor Lawe Saukel kerap dikaitkan dengan angsar untuk mengurai keruwetan dan menangkal pengaruh buruk. Namun pemaknaan pamor ini tidak berdiri pada tafsir harfiah semata. Lawe Saukel lebih tepat dipahami sebagai simbol laku: gambaran benang kusut yang hanya dapat diurai dengan kesabaran, kejernihan batin, dan ketenangan berpikir. Angsarnya bekerja bukan sebagai janji keajaiban instan, melainkan sebagai pengingat agar pemiliknya mampu menghadapi persoalan hidup secara sadar, bertahap, dan dewasa.

Dengan pemaknaan demikian, pusaka ini tidak berdiri sebagai sumber kuasa mutlak, melainkan sebagai pengingat nilai dan kesadaran hidup. Ia selaras dengan falsafah bahwa di setiap kesulitan selalu tersimpan jalan kemudahan—hadir bersamaan, bukan menunggu masalah usai. Sebuah pusaka sepuh yang menuntut laku, bukan sekadar disandang; memberi daya, namun tidak mengklaim kuasa.
Pusoko kui duwe doyo, nanging ora duwe kuoso.

P241

Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 11 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

WhatsApp WhatsApp us