Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Sabuk Inten Pamor Putih Byar Tangguh Mataram
- Tombak Pusaka Baru Kuping Pamor Tambal
- Keris Kebo Dungkul Pamor Batu Lapak
- Keris Satrio Pinayungan Gonjo Iras Tangguh PB Putr
- Keris Parungsari Mataram Sultan Agung
- Keris Pamor Tambal Simbang Kurung
- Tombak Pusaka Korowelang Mataram Sultan Agung
- Keris Pajajaran Kuno Pamor Rojo Gundolo Meteorit M
Keris Pasopati Tangguh PB X
Rp 15.555.000| Kode | KAR |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Pasopati, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Keris Nom-Noman, Koleksi Masterpiece, Pamor Kelengan, Tangguh Mataram PB (Pakubuwono), TOSAN AJI 1 |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Pasopati |
| Pamor | : Keleng |
| Tangguh | : PB X |
| Abad / Tahun | : XIX |
| Warangka | : Gayaman Surakarta |
| Bahan Warangka | : Kayu Trembalo |
| Pendok | : Bunton bahan perak ukir |
| Mendak | : Widengan perak |
| Panjang Bilah | : |
Keris Pasopati Tangguh PB X
Keris Pasopati Tangguh PB X
Keris Pasopati Tangguh PB X merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris lurus. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Pasopati. Pasopati merupakan salah satu dhapur keris yang banyak dicari oleh para kolektor. Dapur ini juga tergolong langka dan jarang dijumpai apalagi untuk keris dengan tangguh PB X (Pakubuwono ke-10). Untuk pamor yang tergurat di bilahnya adalah pamor Keleng yang memang menunjukan garap mumpuni. Warangka memakai model Gayaman dari bahan kayu Trembalo. Nampak sangat pas dan serasi dengan bilahnya yang layak untuk menjadi koleksi anda. Untuk perkiraan masa pembuatannya keris ini dibuat di era PB X (Pakubuwono ke-10) sekitar abad ke-19 Masehi.
Pasopati adalah salah satu dhapur keris lurus yang cukup populer. Keris ini memakai ada-ada, permukaan bilahnya nggigir sapi. Kontur bilahnya biasanya menampilkan kesan ramping. Ricikan yang terdapat pada dapur pasopati adalah : memakai kembang kacang pogog, lambe gajahnya hanya satu, sogokan rangkap dan ri pandan. Kadang-kadang memakai gusen dan lis-lisan.
Menurut catatan kuno, keris Pasopati dapat kita lacak pertama kali dibicarakan dalam teks sastra Serat Pustakaraja Purwa dan Pratelan yang ditulis sekitar abad XII (Basuki Teguh Yuwana, Keris Naga, 2011). Di pulau Jawa yang waktu itu masih menyatu dengan Sumatra sebelum letusan Gunung Krakatau, keris yang pertama kali dibuat (dhapur dhuwung saha waos) pada tahun 230 Masehi ialah keris model dhapur Lar Ngatap, Pasopati dan cundrik. Keris model demikian ini dibuat di Medhangkamulan, ibukota kerajaan Mataram Kuno, yang diperkirakan berada di Gunung Lawu. Mpu yang membuatnya adalah Mpu Ramadi kala tahun jawi hangleresi sengkala 152 (tahun 152 Saka).
Sebenarnya di dalam pewayangan Pasopati bukanlah keris, melainkan panah dhapur Wulan Tumanggal. Menurut cerita pewayangan Arjuna mendapat pusaka Pasopati seusai lakon Arjuna Wiwaha. Arjuna mewakili sosok ahli budaya, romantis, tampan, ahli perang, pemanah ulung dan juga sekaligus adalah seorang yang mempunyai spiritualitas yang tinggi. Menguasai dunia sebagai “lelananging jagad, jagoning dewa”. Secara harafiah lelananging jagad (jawa) artinya lelaki sejati pejantan tangguh jagad raya. Jagoning dewa (jawa) artinya jagoan yang dipuja para dewa-dewi. Simbol kualitas dan ketangguhan sebagai lelaki.
KAR
Tags: ciri ciri keris pasopati, filosofi keris pasopati, kegunaan keris pasopati, keris pasopati asli, keris pasopati sepuh, Keris Pasopati Tangguh PB X, khodam keris pasopati, ricikan keris pasopati, sejarah keris pasopati
Keris Pasopati Tangguh PB X
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.728 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Tangguh Majapahit Pamor Dom Kecer Keris Tangguh Majapahit Pamor Dom Kecer merupakan keris yang sangat sepuh. Keris ini diperkirakan dibuat pada era Majapahit abad ke-14 Masehi. Memiliki pasikutan bilah yang ramping dengan material dan tempaan yang matang. Dhapur keris ini adalah Tilam Upih dengan ciri khas ricikan tikel alis, pejetan dan gandhik polos. Ricikan… selengkapnya
Rp 2.100.000Keris Pusaka Tilam Upih TUS Dalam khazanah tosan aji Nusantara, Tilam Upih dikenal sebagai dhapur keris lurus yang merepresentasikan kesederhanaan dan keseimbangan hidup. Kata tilam dimaknai sebagai alas kehidupan, sementara upih—pelepah atau pembungkus—melambangkan kecukupan yang bersahaja. Dari pertemuan makna ini, Tilam Upih dipahami sebagai simbol fondasi laku yang menenangkan: hidup yang tertata, tidak berlebih, namun… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Karno Tinanding Pudhak Sategal Luk 3 Kinatah Kamarogan Keris Karno Tinanding Pudhak Sategal Luk 3 Kinatah Kamarogan adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Karno Tinanding atau Karno Tanding, merupakan dhapur keris luk 3 dengan ricikan pudhak sategal, kembang kacang rangkap, jalen rangkap, janggut rangkap, sogokan rangkap, dua pejetan dan greneng…. selengkapnya
Rp 8.000.000Keris Tilam Upih Pamor Byor Tuban Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Full Bilah (ada pamor udan mas tiban) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Empu Bekel Jati Panjang Bilah: 37 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Cendana Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning… selengkapnya
Rp 2.400.000Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Emas Kamarogan Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Emas Kamarogan adalah sebuah mahakarya seni pusaka yang mengundang decak kagum. Keris ini bukan sekadar benda bersejarah, melainkan suatu warisan budaya yang memancarkan keanggunan dan keunikan. Sebagai salah satu permata koleksi kami, keberadaan keris ini merambah wilayah legendaris dan fenomenal. Daya… selengkapnya
Rp 165.000.000Keris Jalak Budho Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Budha Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Panjang Bilah : 27, 3 Warangka : Sandhang Walikat Kayu Pinisium Nginden Handle / Gagang : Danarika Mendak : Iras Kode : PK308
Hubungi AdminSengkelat Luk 13 Dhapur: Sengkelat Pamor: Beras Wutah Tangguh: Mataram Abad 17 Masehi Warangka: Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Hulu/Handle: Yudawinatan Kayu Kemuning Bang Pendok: Blewah Kuningan Mamas Mendak: Bejen Kuningan
Rp 4.133.000







WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.