Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Sabuk Inten Pusaka Legendaris
Rp 1.400.000| Kode | KAR779 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Sabuk Inten, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 11, Keris Sepuh, Pamor Beras Wutah, Tangguh Mataram Senopaten, TOSAN AJI 1 |
| Jenis | : Keris Luk 11 |
| Dhapur | : Sabuk Inten |
| Pamor | : Wos Wutah Akhodiyat Meteorit |
| Tangguh | : Mataram Senopaten |
| Abad / Tahun | : XV |
| Warangka | : Ladrang Kacir |
| Bahan Warangka | : Kayun kemuning bang |
| Pendok | : Bunton kuningan |
| Mendak | : Kuningan |
| Panjang Bilah | : 34,3 cm |
Keris Sabuk Inten Pusaka Legendaris
Keris Sabuk Inten Pusaka Legendaris
Keris Sabuk Inten Pusaka Legendaris adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk 11. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Sabuk Inten. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Wos Wutah Meteorit Akhodiyat. Warangka memakai model Ladrang Kacir dari bahan kayu kemuning bang, nampak sangat pas dan serasi dengan bilahnya yang layak untuk dikoleksi. Untuk perkiraan masa pembuatannya keris ini dibuat di era Mataram Senopaten sekitar abad ke-15 Masehi. Tentu saja keris ini tergolong dalam keris sepuh dengan usianya yang sudah ratusan tahun.
Keris Sabuk Inten Pusaka Legendaris Lambang Kejayaan
Keris Sabuk Inten dalam sejarahnya muncul pada zaman peralihan Majapahit dan Demak Bintoro, buatan Mpu Supo.
Keris Sabuk Inten buatan Mpu Supo ini muncul dan terkenal bersama Keris Kiai Nogososro.
Keduanya diyakini sebagai warisan zaman Mpu Supo Majapahit dan sering disebut dalam satu rangkaian Nogososro-Sabuk Inten.
Kedua keris tersebut dianggap sebagai sepasang lambang karahayon atau kemakmuran sebuah kerajaan.
Nogososro mewakili wahyu keprabon yang hilang dari tahta Demak, dan Sabuk Inten mewakili kemuliaan dan kejayaannya.
Dua keris tersebut adalah maha karya cipta Mpu Supo Majapahit. Banyak versi telah mengungkap legenda Keris Nogososro dan Sabuk Inten.
Dan, di zaman modern seperti sekarang keris berdapur Sabuk Inten masih menarik minat seseorang untuk memilikinya.
Tak lain karena keris tersebut diyakini bisa melancarkan rezeki dan mendatangkan kemuliaan.
Dalam sebuah kisah disebutkan Keris Sabuk Inten itu mewakili golongan bangsawan, ningrat atau kaum mapan.
Sehingga, keris tersebut diperangi oleh keris Kiai Sengkelat yang mewakili golongan rakyat jelata yang merasa terpinggirkan.
Dua keris yang melambangkan situasi perpecahan di masa akhir Majapahit ini lalu memunculkan keinginan untuk bersatu.
Keinginan untuk bersatu tersebut kemudian dimanifestasikan dalam bentuk keris, yaitu Kiai Condong Campur.
Setelah berabad-abad lamanya, pamor keris berikut legendanya masih dipercaya kebenarannya.
Kiai Nogososro sebagai simbol wahyu keprabon yang hilang dari Keraton Demak sering diburu oleh para calon pemimpin atau presiden.
Luk 11 pada intinya merupakan lambang kedinamisan dan semangat pantang menyerah untuk menggapai tujuan.
Dengan demikian, Keris Sabuk Inten luk 11 pamor Beras Wutah menjadi tegas makna dan tuahnya sebagai keris berperbawa besar untuk kemuliaan, kejayaan dan semangat pantang menyerah.
KAR779
Keris Sabuk Inten Pusaka Legendaris
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.421 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sempana Mataram Sultan Agung Keris Sempana Mataram Sultan Agung adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk 9. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Sempana. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Wos Wutah. Warangka memakai model gayaman dari bahan kayu timoho dengan pendoknya… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Jangkung Mangkurat Mataram Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Mangkurat Luk 3 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 33,7 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Cendana Jawa Pendok : Bunton Jogjakarta Kuningan Ukir… selengkapnya
Rp 2.333.000Pusaka Keris Carubuk Pamor Ngulit Semangka Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Luk 7 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka / Ngulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Cirebon Sepuh Panjang Bilah : 34 cm pesi utuh masih panjang Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Pendok… selengkapnya
Hubungi AdminTombak Pusaka Baru Kuping Pamor Tambal Dhapur tombak : Barukuping Pamor Tombak barukuping : pamor Tambal Tangguh : STW Panjang Bilah : 21 Cm Warangka : kayu Cendana jawa Ukiran Kode: PK088 INFO SELENGKAPNYA Tentang Pusaka Keris Brojol Pamor Rojo Gundolo Semar Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Rp 550.000Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati – DHOLOG adalah salah satu bentuk dhapur keris luk lima dengan ukuran panjang bilah yang sedang. Keris ini memiliki gandik lugas, sogokan rangkap, tikel alis, dan sraweyan, tanpa tambahan ricikan lainnya. Filosofi dari dholog dapat ditemukan dalam ungkapan “Jati… selengkapnya
Rp 4.700.000Keris Tilam Upih Pamor Wiji Timun HB Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Wiji Timun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram HB Sepuh ( Hamengkubuwono Awal, Tangguh Yogyakarta ) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Yogyakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 9.000.000Keris Naga Sapta Luk 7 Pamor Keleng P105
Rp 7.200.000Keris Langka Pamor Lawe Saukel Keris Langka Pamor Lawe Saukel adalah pusaka koleksi kami yang memang sudah sangat langka. Apalagi untuk keris-keris sepuh yang berusia ratusan tahun seperti ini. Keindahan pola pamor ini memang dibuat dengan keahlian khusus oleh Mpu yang sudah mumpuni. Pamor Lawe Saukel tergolong pamor rekan dengan teknik pembuatannya yang tergolong pamor… selengkapnya
Rp 6.555.000Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Adeg Mrambut Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Adeg Mrambut Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah :33cm Warangka : Gayaman Surakarta kayu Cendana Jawa Handle / Gagang : Kayu SOno Keling Pendok : Bunton Surakarta Kuningan Mendak : Tembaga… selengkapnya
Hubungi Admin






WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.