Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Sabuk Inten Luk 11 Tinatah Emas Panji Wilis
- Keris Tilam Pamor Kuto Mesir Tangguh Mataram TUS S
- Jagrak Stand Keris Pusaka Ukiran Naga Liong Unik I
- Jual Blawong Keris Ukiran Semar Tokoh Punokawan Wa
- Keris Tilam Upih Pamor Jung Isi Dunyo Akhodiyat Me
- Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Majapahit Sepuh Kun
- Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Ngulsem
- Keris Carubuk Pamor Singkir Ceprit Tangguh Blamban
Keris Tilam Upih Wiji Timun Tangguh HB Sepuh
Rp 9.000.000| Kode | K173 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Tilam Upih, Keris, Keris Istimewa, Keris Lurus, Keris Nom-Noman, Pamor Wiji Timun, Tangguh Mataram HB (Hamengkubuwono), TOSAN AJI 3 |
Keris Tilam Upih Wiji Timun Tangguh HB Sepuh
Pusaka Keris Tilam Upih Wiji Timun Tangguh HB Sepuh
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih
- Pamor (motif lipatan besi) : Wiji Timun
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram HB Sepuh ( Tangguh Yogyakarta atau Hamengkubuwono )
- Panjang Bilah : 35 cm
- Warangka : Gayaman Yogya Kayu Timoho
- Handle / Gagang : Model Yogya Kayu Kemuning Bang Kuno
- Pendok : Bunton Kuningan Cukit Garap Alus
- Mendak : Kuningan
- Kode: K173
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.


Keistimewaan Keris Tilam Upih Wiji Timun Tangguh HB Sepuh
Tangguh Hamengkubuwono
Ciri khas keris Hamengku Buwanan atau keris Ngayogyakarta itu prasaja dan mrabu. Sederhana, tidak gemerlap akan tetapi berwibawa dan memancarkan sifat raja. Gagrak Yogya ada banyak, akan tetapi pakemnya seperti (keris) Mataram Sultan Agung, lebih kecil namun memba-memba (memirip) Mojo.
Secara sepintas, keris-keris tangguh Hamengkubuwanan atau yang lebih dikenal sebagai tangguh Hobo, menyerupai keris-keris tangguh Mataram atau bahkan Majapahit karena memang hanya meneruskan tradisi perkerisan yang sudah ada sebelumnya. Pangeran Mangkubumi sebagai pendiri dinasti Hamengkubuwanan, karena sangat mengagumi pendiri Mataram, Panembahan Senopati, menetapkan dalam perjanjian Giyanti dan awal berdiri, keraton Ngayogyakarta memilih menggunakan semua tradisi budaya dan tata nilai yang pernah ditegakkan oleh leluhurnya itu dalam sistem pemerintahannya. Kebijakan ini juga berlaku pada tradisi perkerisan Yogya – mulai bentuk bilah hingga aksesorisnya.
Keris tangguh HB I – HB VIII memiliki ciri sendiri dalam tiap zamannya. Perbedaannya tidak bisa dipastikan tepat, karena bersifat evolutif. Dan perubahan evoluif ini menjadi tanda dari era Raja yang memerintah atau menjadi penanda zamannya. Ketika masa awal Ngayogyakarta, bentuk bilah terlihat sangat sederhana, cenderung lugu dan lurus saja. Keris HB Sepuh (HB I) cenderung lebih besar dan lebar dari keris mataram Senopaten, masih terbawa karakter Kartasura (Amangkuratan). Garapnya berkesan ngengreng (berwibawa), terlihat tajam. Keris-keris Yogya memang dibabar untuk tidak pamer kemegahan, konsepnya adalah ngayang batin, yang artinya menikmati keindahan dalam sebuah bentuk kesederhanaan.

Pamor Wiji Timun / Miji Timun
Memandang keris ini pertama akan tertuju pada pamor Miji Timun yang begitu indah. Wiji Timun atau Miji Timun, salah satu motif pamor yang bentuknya serupa deretan biji ketimun, letaknya di tengah bilah keris dari pangkal sampai ujung. Ditinjau dari segi teknik pembuatannya tergolong pamor mlumah dan pamo rekan. Bagi yang percaya, pamor ini memiliki tuah dapat membuat pemiliknya memiliki wibawa dan ketenaran dalam lingkungan masyarakat.

Dhapur Tilam Upih
Dalam adat Jawa, ada tiga peristiwa penting dalam kehidupan manusia. Ketiga tahap itu yaitu, Metu, Manten dan Mati (kelahiran, perkawinan, dan kematian). Untuk peristiwa penting seperti perkawinan, dikenal dengan adanya keris kancing gelung, dimana pada jaman dahulu orang tua pihak mempelai perempuan mempunyai kewajiban yang paling utama untuk memberikan keris pusaka kepada mempelai pria sebagai Kancing Gelung. Seandainya pihak mempelai wanita tidak mempunyai, maka keluarga dari mempelai pria yang dianggap punya kewajiban untuk memberikan pusaka sebagai Cundhuk Ukel. Bahkan menurut catatan sejarah Sunan PB X gemar memberikan Kancing Gelung kepada Putra Mantu. Budaya Kancing Gelung ini tidak hanya menjadi milik keluarga kraton tapi juga masyarakat luar kraton. Keris berdhapur Tilam Upih biasanya banyak digunakan untuk keperluan tersebut, maka tidak heran hingga kini keris dengan dhapur Tilam Upih populer dan paling banyak dijumpai.
Tujuan pemberian keris Kancing Gelung atau Cundhuk Ukel, adalah:
- Keris sebagai simbol kongkret, bahwa anak yang menerima keris pusaka tersebut sudah dilepas dari masa lajang dan dipersilahkan memasuki masa kedewasaaan, melalui pintu gerbang pernikahan.Dan Keris adalah kancing atau pengunci yang merupakan pernyataan kepastian akan perjodohan.
- Keris sebagai pasren atau pemersatu yang menumbuhkan keserasian dan kebersamaan dalam menjalani hidup berumah tangga.
- Keris sebagai Pusaka (pesan simbolik) yang merupakan pernyatan harapan, petuah, restu dan piyandel (penyemangat) dalam menjalani rumah tangga.
- Keris sebagai senjata yang dapat untuk menjaga keselamatan calon pengantin pria. Bahkan keris kancing gelung ini akan dibawa ke medan peperangan, sebagai senjata maupun piyandel.
Tags: ciri keris hb, jenis keris yogyakarta, jual keris hb, jual keris hb sepuh, jual keris nom-noman, jual keris pamor langka, jual keris tangguh hb, keris hamengkubuwono, keris hb sepuh, Keris HB V, keris nom-noman, keris pamor miji timun, keris pamor wiji timun, keris pb, keris sepuh istimewa, keris tangguh hb sepuh, keris tangguh yogyakarta, Keris Tilam Upih Wiji Timun Tangguh HB Sepuh
Keris Tilam Upih Wiji Timun Tangguh HB Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.414 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Pandawa Lare Pamor Toya Mambeg Tangguh Demak Bintoro Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pandawa Lare Pamor (motif lipatan besi) : Toya Mambeg Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Demak Bintoro (Abad ke 15 Masehi) Panjang Bilah : 31,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Original Bawaan Bilah Handle /… selengkapnya
Rp 4.555.000Keris Jalak Ngore HB I Sepuh Keris Jalak Ngore HB I Sepuh adalah salah satu keris yang layak untuk dikoleksi. Keris ini merupakan keris dari era Hamengkubuwana I yang masih sangat utuh dengan pamor Segoro Muncar yang elok nan estetik. Dari nilai filosofinya Jalak Ngore memiliki makna agar pemiliknya di dalam mencari nafkah tetap sabar… selengkapnya
Rp 3.750.000Keris Brojol Original Sepuh Pusaka ini menghadirkan sebuah pelajaran sunyi tentang kejujuran laku dan kesederhanaan makna. Ia tidak datang dengan kemegahan bentuk atau kerumitan ricikan, tetapi justru menawarkan keteduhan bagi siapa pun yang mampu membaca kedalaman isinya. Dalam tradisi perkerisan Jawa, pusaka semacam ini sering dipandang sebagai cermin awal perjalanan batin—sebuah pengingat tentang asal-usul manusia,… selengkapnya
Rp 2.000.000Keris Tilam Upih Corok Pamor Mrambut Kasultanan Cirebon Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Merambut (berserat seperti rambut, terbentuk karena ratusan kali lipatan tempa) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kasultanan Cirebon Sepuh Panjang Bilah : 41 cm Warangka : Gayaman Kayu Kemuning Bang Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 1.888.000Keris Pamor Junjung Derajat Asli Sepuh Tuban Empu Bekel Jati Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Junjung Derajat (pamor nyekrak 3 dimensi) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban – Empu Bekel Jati (Abad XV) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Sembur Kuno Handle… selengkapnya
Rp 6.555.000Pusaka Keris Brojol Pamor Unthuk Banyu Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Untuk banyu ( pamor yang sangat langka ) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Mataram Panjang Bilah : 34 cm pesi utuh masih panjang original Warangka : Gayaman Jogjakarta kayu timoho Handle / Gagang : Kayu kemuning… selengkapnya
Rp 5.333.000Keris Pamor Udan Mas Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Udan Mas Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Panjang Bilah: 35,7 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Pendok: Bunton Surakarta Mendak : Kuningan Filosofi Keris Pamor Udan Mas… selengkapnya
Rp 8.000.000






WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.