Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Putut Sajen » Kujang Naga Putut Sajen
click image to preview activate zoom

Kujang Naga Putut Sajen

Rp 950.000
KodeTAG069
Stok Tersedia (1)
Kategori Dhapur Putut Sajen, Katalog Produk, Kujang, Pamor Sanak, Tangguh Pajajaran
Jenis : Cundrik
Dhapur Kujang Naga / Putut Naga
Pamor Sanak
Tangguh Pajajaran
Warangka : Masih bawaan bilahnya
Deder/Handle : Stilasi Putut (Iras)
Pendok : Kulit bawaan bilahnya
Mendak : -
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Kujang Naga Putut Sajen

Kujang Naga Putut Sajen

Kujang Naga Putut Sajen merupakan sebutan koleksi untuk kujang yang menampilkan perpaduan unsur naga dan figur putut, serta secara tradisi dikaitkan dengan fungsi sajen atau perlengkapan dalam kegiatan adat dan upacara. Istilah ini lebih tepat dipahami sebagai gabungan antara ciri bentuk, ragam hias, dan konteks fungsi, karena sebutan “Naga Putut Sajen” sendiri belum banyak ditemukan sebagai klasifikasi baku dalam literatur akademik.

Dalam tradisi kujang, Naga dikenal sebagai salah satu tipologi bentuk. Sementara dalam khazanah pusaka Nusantara, khususnya tradisi keris, putut umumnya digambarkan sebagai sosok pertapa atau resi. Ketika figur putut dipadukan dengan naga, keduanya membentuk simbol yang menarik: naga menggambarkan kekuatan, kewibawaan, dan penjagaan, sedangkan putut menggambarkan laku, ketekunan, pengendalian diri, dan kebijaksanaan.

Perpaduan tersebut dapat dimaknai sebagai pesan bahwa kekuatan seharusnya berjalan bersama kebijaksanaan. Kekuasaan tanpa pengendalian dapat menjadi ancaman, sementara laku tanpa keberanian akan sulit diwujudkan dalam tindakan. Naga Putut dengan demikian dapat dibaca sebagai simbol keseimbangan antara daya dan budi, keberanian dan pengendalian diri.

Adapun penyebutan Sajen lebih berkaitan dengan konteks fungsi dan tradisi penggunaannya. Kujang sajen dikenal dalam lingkungan budaya Sunda sebagai bagian dari perlengkapan yang berkaitan dengan kegiatan adat, upacara, atau ritual tertentu. Karena itu, istilah sajen tidak serta-merta menunjukkan usia, asal kerajaan, ataupun periode pembuatan sebuah kujang.

Hal ini penting untuk diperhatikan. Kujang Naga Putut Sajen tidak sebaiknya langsung disebut sebagai peninggalan Pajajaran hanya berdasarkan bentuk atau penyebutannya. Penentuan usia dan asal sebuah kujang membutuhkan kajian lebih lanjut terhadap bentuk fisik, bahan, teknik pengerjaan, karakter logam, serta riwayat kepemilikan atau provenance.

Dengan demikian, koleksi ini dapat dipahami bukan hanya sebagai benda tajam atau senjata tradisional, tetapi sebagai artefak budaya yang menyimpan bahasa simbolik masyarakat Sunda. Di dalamnya terdapat gambaran tentang manusia yang berhadapan dengan kekuatan, menjalani laku, menjaga keseimbangan, serta menempatkan benda pusaka dalam hubungan yang lebih luas dengan adat dan tata nilai masyarakat.

Naga Putut Sajen pada akhirnya mengajarkan satu gagasan sederhana: bahwa kekuatan yang paling bernilai bukanlah kekuatan yang sekadar mampu menaklukkan, melainkan kekuatan yang mampu dikendalikan oleh kebijaksanaan.

TAG069

Kujang Naga Putut Sajen

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 2 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

WhatsApp WhatsApp us