Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Deder Handle Keris Rajamala....
- Keris Nogo Welang Luk 19 Kinatah Kamarogan Kamardi....
- Keris Tangguh Tuban Asli....
- Keris Panimbal Kinatah Emas Pamor Untu Walang....
- Keris Sabuk Inten Mataram Senopaten Abad 15 Sepuh ....
- Pusaka Tombak Godong Pring Pamor Ujung Gunung....
- Keris Tilam Sari Pamor Batu Lapak Tangguh Tuban Em....
- Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Lintang Kemukus....
Keris Jalak Nyucup Madu Pamor Wos Wutah Era Pajajaran
Rp 2.500.000| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Jalak Nyucup Madu, Keris |
Keterangan Keris
- Dhapur : Jalak Nyucup Madu
- Pamor : Wos Wutah
- Tangguh : Pajajaran
- Warangka : Gayaman Solo Kayu Trembalo
- Pendok : Blewah Tembaga Lawasan
Keris Jalak Nyucup Madu Pamor Wos Wutah Era Pajajaran
Keris Jalak Nyucup Madu Pamor Wos Wutah Era Pajajaran

Filosofi Keris Jalak Nyucup Madu
Keris Jalak Nyucup Madu adalah pusaka yang memancarkan kesederhanaan dan keanggunan. Lebih dari sekadar sebuah senjata, keris ini sarat akan makna mendalam yang mengajarkan jalan menuju makrifat. Bentuknya yang sederhana menjadi simbol ketenangan jiwa yang tidak terpengaruh oleh gemerlap dunia. Filosofi yang terkandung di dalamnya mengajarkan seseorang untuk mencapai kearifan dan kebijaksanaan hidup, yang dalam budaya Jawa disebut sebagai ngudi kawicaksanan—usaha untuk menjadi pribadi yang bijaksana dan memahami hakikat kehidupan secara mendalam.
Bagi pemiliknya, Keris Jalak Nyucup Madu bukan hanya menjadi pusaka fisik, namun juga sebuah pengingat spiritual untuk selalu berusaha mendekatkan diri pada kasampurnan, atau kesempurnaan hidup. Ini bukan sekadar kesempurnaan yang bersifat duniawi, tetapi lebih kepada kesempurnaan batin yang membawa kedamaian sejati. Keberadaan keris ini menjadi simbol perjalanan spiritual yang mengajarkan kesabaran, ketulusan, serta pengendalian diri dalam menghadapi tantangan hidup.
Makna “Jalak Nyucup Madu” sendiri bisa diartikan sebagai burung jalak yang sedang mencicipi madu. Burung jalak melambangkan kesederhanaan dan kesahajaan, sementara madu merupakan simbol kelezatan dan kemanisan hidup yang sejati, bukan yang semu. Filosofi ini menggambarkan sebuah perjalanan hidup menuju kebijaksanaan, di mana seseorang harus mampu memilih, menyaring, dan mengambil esensi yang benar-benar bermanfaat dari pengalaman hidup yang ada.
Dengan demikian, Keris Jalak Nyucup Madu mengajarkan kita untuk tidak hanya menghargai kebijaksanaan dan pengetahuan, tetapi juga untuk menjadikannya sebagai landasan dalam setiap langkah yang diambil, hingga kita mencapai kasampurnan. Bagi yang mampu meresapi maknanya, keris ini akan menjadi sahabat sejati yang senantiasa membimbing dalam perjalanan menuju kehidupan yang luhur dan bermakna.

Keterangan Keris
- Dhapur : Jalak Nyucup Madu
- Pamor : Wos Wutah
- Tangguh : Pajajaran
- Warangka : Gayaman Solo Kayu Trembalo
- Pendok : Blewah Tembaga Lawasan
Tags: filosofi keris jalak nyucup madu, keris jalak nyucup madu, keris peninggalan pajajaran, pusaka keris ageman
Keris Jalak Nyucup Madu Pamor Wos Wutah Era Pajajaran
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.257 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Korowelang Luk 13 Kinatah Emas Original Sepuh Dhapur Korowelang Korowelang merupakan singkatan dari ungkapan “Perkoro piweling lan piwulang”, yang bermakna nasihat dan ajaran. Ia hadir sebagai pengingat bahwa waktu—kala—adalah sesuatu yang tidak pernah dapat diulang. Sekali berlalu, ia tidak akan kembali. Dalam tradisi tutur, tombak dan keris Korowelang juga kerap disebut Kolowelang. Istilah ini berasal… selengkapnya
Rp 25.000.000Keris Sabuk Inten Sepuh Keris Sabuk Inten merupakan salah satu dhapur agung dalam khazanah perkerisan Jawa, yang sejak lama dipandang sebagai simbol puncak kemuliaan hidup. Dalam tradisi tutur, dhapur ini disebut diciptakan pada Tahun Jawa 1381, pada masa Prabu Brawijaya Akhir, dan dikaitkan dengan Empu Domas—seorang empu utama yang namanya sarat makna. Kata domas tidak… selengkapnya
Rp 5.000.000Pusaka Keris Carubuk Tangguh Mataram Amangkurat Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Kebak Full Bilah Pamor ndeling byar Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Amangkurat Panjang Bilah : 37 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Gembol Jati Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 2.100.000Keris Pamor Tangkis Langka Sepuh Pamor Tangkis adalah bila sebilah keris atau tosan aji memiliki satu sisi bilah berpamor sedangkan di sisi baliknya kelengan atau tanpa pamor. Pamor Tangkis berbeda dengan Pamor Slewah, karena yang disebut pamor Slewah adalah sebilah Keris yang memiliki dua jenis pamor berbeda pada kedua sisi bilahnya, misalnya pada satu sisi… selengkapnya
Rp 4.500.000Tilam Upih Tuban Jenis : Keris Lurus Dhapur : Tilam Upih Pamor : Beras Wutah Tangguh : Tuban Abad / Tahun : XIV Warangka : Gayaman Surakarta Bahan Warangka : Kayu Trembalo Gandar Iras Kuno Pendok : Blewah bahan kuningan mamas Mendak : Tembaga Filosofi Keris Tilam Upih Keris Tilam Upih adalah pilihan yang sangat… selengkapnya
Rp 2.200.000Keris Sinom Robyong Madura Sepuh Pada masa lalu, keris bukan sekadar senjata, melainkan simbol kebijaksanaan, status, dan perjalanan spiritual. Salah satu bentuk keris yang sarat makna adalah Sinom Robyong, sebuah dhapur yang mencerminkan keanggunan dan kekuatan dalam satu kesatuan. Berakar dari kearifan Nusantara, keris ini menggabungkan detail ornamen yang penuh dengan nilai-nilai filosofis. Dipadukan dengan… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Brojol Pamor Wengkon Isen Madura Koso Keris Brojol Pamor Wengkon Isen Madura Koso memang sangat indah dan estetik. Terlihat dari pamornya yang memiliki pola tepen atau garis tepi yang membujur dari pangkal hingga ujung bilah. Yang lebih menarik lagi pamor pada dua sisi bilah terlihat mempunyai perbedaan yang sama estetiknya. Yang satu sisi pamor… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Nagasasra PB Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nagasasra Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB Sepuh (Pakubuwana Ke-II) Panjang Bilah: 36,5 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho (Phelet Kendhit) Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Pendok: Blewah Surakarta Mendak : Selut Kode: JK499… selengkapnya
Rp 70.000.000






WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.