Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Mundarang Pamor Bonang Rinenteng
- Keris Kuno Istimewa Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Paj
- Keris Majapahit Tilam Upih Pamor Wos Wutah
- Keris Brojol Pamor Pedaringan Kebak Sepuh Kuno
- Keris Ganesha Luk 13 Kamardikan Garap Halus
- Pusaka Keris Naga Sapta Kinatah Mas Kamarogan
- Keris Pandawa Cinarito Asli Pajajaran
- Blawong Keris Tombak Pusaka Isi 3 Ukir Naga
Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh
Rp 15.000.000| Kode | P241 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Brojol, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Lawe Saukel, Tangguh Tuban |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Lawe Saukel |
| Tangguh | : Tuban era Mataram |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Kayu Trembalo Iras |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Trembalo |
| Pendok | : Blewah, Bahan Kuningan Mamas |
| Mendak | : Kendhit, Bahan Perak Inten |
Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh
Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh
Pusaka ini merupakan keris lurus berdhapur Brojol, berpamor Lawe Saukel, dengan tangguh Tuban era Mataram—sebuah periode peralihan yang mempertemukan kekuatan garap pesisir dengan rasa dan luwes Mataraman. Dari sisi material, bilah menunjukkan besi yang padat dan berisi, menandakan tempaan yang matang dan penuh ketelitian. Warna pamor tampak terang, disertai pamor sanak yang menjadi ciri khas keris-keris pesisir Tuban. Pasikutannya proporsional, dengan bilah yang mulai meramping, mencerminkan peralihan estetika menuju gaya Mataram yang lebih luwes. Kondisi bilah relatif utuh dan terawat; terdapat sedikit korosi di bagian tepi ujung yang wajar mengingat usia sepuhnya. Secara keseluruhan, tingkat keutuhan bilah berada pada kisaran ±85%.
Dari sisi kelangkaan, dhapur Brojol memang masih dapat dijumpai pada keris-keris sepuh. Namun nilai istimewa pusaka ini terletak pada Pamor Lawe Saukel, pamor yang tergolong sangat langka dan jarang ditemui. Pamor ini—dikenal pula sebagai pamor lawe atau benang setukel—menampilkan gambaran menyerupai gulungan benang yang terurai. Secara teknik, ia dibuat dengan metode puntiran yang halus dan rumit. Alur pamor tampak mengalir lembut, tidak terputus, bahkan menyambung hingga ke bagian gonjo. Hal ini menjadi penanda bahwa pusaka ini digarap dengan ketelitian tinggi, ketelatenan, dan kepenuhan rasa oleh sang empu.
Dalam kawruh paduwungan klasik maupun rujukan modern seperti ensiklopedia keris, Pamor Lawe Saukel kerap dikaitkan dengan angsar untuk mengurai keruwetan dan menangkal pengaruh buruk. Namun pemaknaan pamor ini tidak berdiri pada tafsir harfiah semata. Lawe Saukel lebih tepat dipahami sebagai simbol laku: gambaran benang kusut yang hanya dapat diurai dengan kesabaran, kejernihan batin, dan ketenangan berpikir. Angsarnya bekerja bukan sebagai janji keajaiban instan, melainkan sebagai pengingat agar pemiliknya mampu menghadapi persoalan hidup secara sadar, bertahap, dan dewasa.
Dengan pemaknaan demikian, pusaka ini tidak berdiri sebagai sumber kuasa mutlak, melainkan sebagai pengingat nilai dan kesadaran hidup. Ia selaras dengan falsafah bahwa di setiap kesulitan selalu tersimpan jalan kemudahan—hadir bersamaan, bukan menunggu masalah usai. Sebuah pusaka sepuh yang menuntut laku, bukan sekadar disandang; memberi daya, namun tidak mengklaim kuasa.
Pusoko kui duwe doyo, nanging ora duwe kuoso.
P241
Keris Pamor Lawe Saukel Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 12 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Tombak Menur Pamor Pedaringan Kebak Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : Menur Tangguh / Masa Pembuatan : Mataram Sultan Agung Pamor / Motif lipatan besi : Beras Wutah Lembut Nyutro Putih Panjang Bilah Tajam : 19 cm Warangka : model tongkat komando dari kayu galeh nagasari panjang 53 cm Kode: PK032 INFO SELENGKAPNYA Tentang… selengkapnya
Rp 1.777.000Keris Nogo Topo Kinatah Keris Nogo Topo Kinatah adalah salah satu koleksi keris dari tangguh era Kamardikan. Memiliki bentuk yang cukup gagah dengan kinatah full memenuhi bilah. Bentuk bilah dibuat ornamen penuh model krawangan. Sehingga nampak keris ini sangat istimewa dan megah. Kamardikan di ambil dari kata “Kemerdekaan” yang artinya keris ini dibuat pada jaman… selengkapnya
Rp 950.000Keris Pamor Mlinjon Sepuh Langka Keris Pamor Mlinjon Sepuh Langka merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Tilam Upih, merupakan dhapur keris lurus yang sederhana dengan ricikan antara lain gandik polos, tikel alis dan pejetan. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Mlinjon, yaitu salah satu pamor yang… selengkapnya
Rp 5.200.000Keris Tilam Upih Pamor Tambal Tebu Kineret Beras Wutah Winengku Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Tambal dan Beras Wutah Winengku (Tebu Kineret) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Madura Sumenep Sepuh Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Songgo Langit Kuno Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 4.250.000Keris Sinom Pamor Wengkon Mataram Sultan Agung Keris Sinom Pamor Wengkon Mataram Sultan Agung adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris lurus. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Sinom. Untuk pamor yang tergurat di bilahnya adalah pamor Wengkon. Warangka memakai model Ladrang dari bahan kayu Trembalo kuno…. selengkapnya
Rp 7.555.000Sengkelat Luk 13 Kuno Sengkelat Luk 13 Kuno merupakan keris koleksi kesekian kalinya. Keris Sengkelat yang satu ini cukup utuh dengan kembang kacang yang masih utuh juga ricikan lainnya. Sengkelat memang memiliki cerita sejarah yang sangat fenomenal. Konon dhapur keris Sengkelat dibuat oleh Empu Supo Madrangi alias Raden Joko Supo atas permintaan Kanjeng Sunan Kalijaga…. selengkapnya
Rp 2.666.000Keris Tindih Sombro Putut Kuno Pamor Banyu Mili Pajajaran Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sombro Putut Pamor (motif lipatan besi) : Banyu Mili Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 18 cm Panjang total keris : 23 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Jati Kode : PK419
Rp 900.000Keris Jangkung Mayang Kesultanan Cirebon Keris Jangkung Mayang Kesultanan Cirebon merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk 3. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Jangkung Mayang. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Tangkis. Warangka memakai model Gayaman dari bahan kayu Timoho, nampak sangat pas dan… selengkapnya
Rp 900.000Pusaka Keris Jangkung Bungkem Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Bungkem Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Amangkurat (Abad XVII) Panjang Bilah : 35 cm (pesi utuh masih panjang original) Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Hulu: Model Surakarta Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok… selengkapnya
Hubungi Admin


















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.