Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Kyai Sengkelat Pamor Singkir Sepuh Kuno
- Keris Buto Ijo Tangguh Majapahit Kuno
- Pusaka Tombak Godong Pring Pamor Tejo Kinurung Sep
- Pusaka Keris Sinom Pamor Bonang Serenteng
- Keris Parungsari Pamor Meteorit Mataram Senopaten
- Dhapur Keris Regol
- Warangka Keris Sungging Ladrang Solo Premium
- Jual Jagrak Stand Keris Minimalis Bahan Kayu Jati
Keris Sepuh Jalak Sangu Tumpeng
| Kode | TAG044 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Jalak Sangu Tumpeng, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Beras Wutah, Tangguh Mataram Amangkurat |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Jalak Sangu Tumpeng |
| Pamor | : Wos Wutah |
| Tangguh | : Mataram Amangkurat |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Trembalo Iras |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bleweh Cukitan, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Sepuh Jalak Sangu Tumpeng
Dhapur Jalak Sangu Tumpeng
Dalam tradisi keraton, Jalak Sangu Tumpeng merupakan salah satu dhapur yang memiliki kedudukan istimewa. Salah satu pusaka Keraton Yogyakarta yang paling dihormati, KKA Kopek, berdhapur Jalak Sangu Tumpeng dengan sor-soran berlapis emas bergaya Panji Wilis sebagai penanda pusaka keraton. Pusaka ini tidak hanya dimuliakan sebagai senjata, tetapi juga sebagai simbol ajaran hidup tentang sangu—bekal lahir dan batin yang harus dipersiapkan setiap manusia dalam menjalani kehidupan.
Kata tumpeng melambangkan kesiapan spiritual, keteguhan niat, dan keseimbangan hidup. Bentuknya yang menyerupai gunung mencerminkan kedudukan Tuhan Yang Maha Esa sebagai asal sekaligus tujuan akhir kehidupan. Sementara nasi kerucut yang dikelilingi aneka lauk melambangkan keselarasan antara manusia, alam, dan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.
Prosesi pemotongan pucuk tumpeng mengandung makna penghormatan kepada orang tua atau pemimpin sebagai lambang kebijaksanaan dan pengalaman. Nilai ini sejalan dengan falsafah Jawa mikul dhuwur mendhem jero, yakni menghormati dan memuliakan jasa para pendahulu.
Makna kebersamaan juga tercermin dalam sesanti mangan ora mangan waton kumpul, yang menegaskan bahwa kerukunan, kekeluargaan, dan persaudaraan lebih utama daripada kemewahan materi.
Dengan demikian, Dhapur Jalak Sangu Tumpeng bukan sekadar perlambang rezeki, melainkan simbol perjalanan hidup manusia: membawa bekal lahir dan batin, mendekatkan diri kepada Tuhan, hidup selaras dengan alam, serta menjaga keharmonisan dengan sesama.
Pamor Wos Wutah
Pamor Wos Wutah, atau dikenal pula sebagai Beras Wutah, merupakan salah satu motif pamor yang ditandai oleh butiran-butiran kecil yang tersebar merata di seluruh permukaan bilah sehingga menyerupai butir-butir beras yang tercecer.
Dalam falsafah Jawa, beras merupakan lambang kehidupan, kemakmuran, dan sumber penghidupan. Oleh karena itu, makna wutah bukan sekadar melambangkan kelimpahan rezeki, tetapi juga menjadi pengingat agar manusia mampu menjaga, merawat, dan mensyukuri setiap anugerah yang telah diterimanya.
Pamor Wos Wutah mengajarkan bahwa keberlimpahan akan membawa manfaat apabila disertai rasa syukur, kebijaksanaan, dan tanggung jawab. Rezeki yang dimiliki hendaknya digunakan secara bijaksana, bukan dihamburkan tanpa makna.
Dalam kehidupan berumah tangga, pamor ini juga menjadi pameling atau pengingat akan pentingnya menjaga kepercayaan. Sebagaimana beras yang telah tumpah sulit dikembalikan ke takarannya semula, demikian pula kepercayaan yang telah rusak tidak mudah dipulihkan. Oleh sebab itu, setiap ucapan, sikap, dan perbuatan hendaknya dilandasi kejujuran, kesetiaan, serta rasa saling menghormati.
Karena makna tersebut, Pamor Wos Wutah dipercaya melambangkan kelimpahan rezeki yang disertai keberkahan, keharmonisan keluarga, serta kemampuan menjaga hubungan yang dilandasi rasa saling percaya.
Tangguh Mataram Amangkurat
Keris ini bertangguh Mataram Amangkurat, sebuah periode pada abad ke-17 yang dikenal sebagai masa penuh pergolakan. Karakter tangguh ini tampak pada bilah yang berat dan nggindel, besi ngrasak dengan pamor kasap dan tlotor-tlotor, baja yang tebal dengan sepuhan tua, serta bentuk bilah yang corok dan terkesan adheg atau kaku. Gonjo yang besar, gandik rendah, serta pejetan yang dalam semakin menegaskan wataknya yang kokoh dan berwibawa.
Masa Amangkurat merupakan periode ketika Kesultanan Mataram menghadapi konflik internal sekaligus tekanan VOC. Dalam situasi seperti itu, keris tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga lambang keteguhan batin dan daya tahan menghadapi zaman. Karena itu, Jalak Sangu Tumpeng bertangguh Mataram Amangkurat menjadi pengingat bahwa di tengah masa yang sulit, manusia harus tetap berpegang pada kebijaksanaan, menjaga kepercayaan, dan tidak kehilangan arah dalam menjalani kehidupan.
TAG044
Keris Sepuh Jalak Sangu Tumpeng
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 339 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Tilam Sari Pamor Wahyu Tumurun Mataram Sultan Agung Keris adalah salah satu artefak budaya Nusantara yang kaya dengan filosofi, seni, dan sejarah. Sebagai benda yang bukan hanya berfungsi sebagai senjata, keris juga menjadi medium komunikasi simbolis antara manusia dengan lingkungan sekitarnya, termasuk Tuhan. Salah satu keris yang sarat makna adalah Keris Tilam Sari Pamor… selengkapnya
Rp 3.555.000LANGKA!! Keris Jaka Waru Luk 11 Pamor Unik Majapahit Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jaka Waru Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Bawang Sebungkul / Banaspati Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Madya Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris JST Jalak Sangu Tumpeng Pamor Beras Wutah Mataram Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sangu Tumpeng (JST) Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 34,1 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu kemuning… selengkapnya
Rp 2.750.000Jual Keris Carang Soka Pajajaran Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carangsoka Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Awal Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Kuno Pendok : Mamas Kuno Mendak : Perunggu Kuno… selengkapnya
Rp 1.300.000Jual Keris Tumenggung Pamor Satrio Pinayungan PB XIII Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tumenggung Pamor (motif lipatan besi) : Satrio Pinayungan Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB XIII Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Nagasari Alusan Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Bunton Surakarta Motif Lung… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Brojol Pamor Pedaringan Kebak Rojo Gundolo Keris Brojol Pamor Pedaringan Kebak Rojo Gundolo adalah keris yang dhapurnya cukup banyak dikenal di kalangan perkerisan Nusantara. Keris Brojol adalah salah satu dhapur Keris lurus dengan ukuran panjang bilah normal. Bentuk Keris ini sangat sederhana dengan gandhik polos dan hanya terdapat pejetan saja, sedangkan ricikan lainnya tidak… selengkapnya
Rp 2.111.000Keris Sepuh Jalak Tilam Sari Kesultanan Cirebon merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris lurus. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Jalak Tilam Sari. Untuk pamor yang tergurat di bilahnya adalah pamor Kulit Semangka. Warangka memakai model Gayaman dari bahan kayu Jati kuno… selengkapnya
Rp 1.500.000Dimaharkan Keris Pusaka Tindih Betok Kuno Gonjo Iras Tangguh Jenggala Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Bethok Gonjo Iras Pamor (motif lipatan besi) : Banyu Mili Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Jenggala Panjang Bilah : 26 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Kemuning Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Ukiran Kuno Mendak :… selengkapnya
Hubungi AdminSempono Pamor Janur Sinebit Janur Sinebit, merupakan nama salah satu pamor keris yang cukup eksotik. Bentuk gambaran pamor ini berupa garis-garis membujur bilah dengan ukurannya yang relatif tebal. Janur Sinebit merupakan pengejawantahan dari sebuah daun kelapa yang masih muda yang disebit atau disayat. Dalam budaya Jawa-Bali, janur sering disertakan dalam acara-acara penting seperti pernikahan dan… selengkapnya
Rp 2.750.000Keris Singo Barong Kinatah Emas Keris Singo Barong Kinatah Emas adalah salah satu keris koleksi kami yang berusia ratusan tahun. Keris ini sangat sepuh dan tergolong kuno. Jika dilihat dari pasikutan dan material besinya, keris ini bisa diperkirakan dibuat pada era Kerajaan Mataram Senopaten. Keris-keris di era Mataram Senopaten memiliki karakter yang indah namun wingit…. selengkapnya
Rp 39.999.000
















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.