Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Pamor Adeg Singkir Setro Banyu
- Pusaka Keris Kalawijan Luk 27 Combong
- Jual Jagrak Stand Pajangan Tombak Pusaka Kayu Jati
- Keris Naga Sapta Keleng Yasan Enggal
- Keris Sempono Pamor Wos Wutah Meteorit
- Keris Singo Barong Kinatah Emas
- Pusaka Keris Sempono Pamor Singkir
- Keris Tangguh Mataram Sultan Agung
Keris Sepuh Jalak Sangu Tumpeng
| Kode | TAG044 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Jalak Sangu Tumpeng, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Beras Wutah, Tangguh Mataram Amangkurat |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Jalak Sangu Tumpeng |
| Pamor | : Wos Wutah |
| Tangguh | : Mataram Amangkurat |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Trembalo Iras |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bleweh Cukitan, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Sepuh Jalak Sangu Tumpeng
Dhapur Jalak Sangu Tumpeng
Dalam tradisi keraton, Jalak Sangu Tumpeng merupakan salah satu dhapur yang memiliki kedudukan istimewa. Salah satu pusaka Keraton Yogyakarta yang paling dihormati, KKA Kopek, berdhapur Jalak Sangu Tumpeng dengan sor-soran berlapis emas bergaya Panji Wilis sebagai penanda pusaka keraton. Pusaka ini tidak hanya dimuliakan sebagai senjata, tetapi juga sebagai simbol ajaran hidup tentang sangu—bekal lahir dan batin yang harus dipersiapkan setiap manusia dalam menjalani kehidupan.
Kata tumpeng melambangkan kesiapan spiritual, keteguhan niat, dan keseimbangan hidup. Bentuknya yang menyerupai gunung mencerminkan kedudukan Tuhan Yang Maha Esa sebagai asal sekaligus tujuan akhir kehidupan. Sementara nasi kerucut yang dikelilingi aneka lauk melambangkan keselarasan antara manusia, alam, dan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.
Prosesi pemotongan pucuk tumpeng mengandung makna penghormatan kepada orang tua atau pemimpin sebagai lambang kebijaksanaan dan pengalaman. Nilai ini sejalan dengan falsafah Jawa mikul dhuwur mendhem jero, yakni menghormati dan memuliakan jasa para pendahulu.
Makna kebersamaan juga tercermin dalam sesanti mangan ora mangan waton kumpul, yang menegaskan bahwa kerukunan, kekeluargaan, dan persaudaraan lebih utama daripada kemewahan materi.
Dengan demikian, Dhapur Jalak Sangu Tumpeng bukan sekadar perlambang rezeki, melainkan simbol perjalanan hidup manusia: membawa bekal lahir dan batin, mendekatkan diri kepada Tuhan, hidup selaras dengan alam, serta menjaga keharmonisan dengan sesama.
Pamor Wos Wutah
Pamor Wos Wutah, atau dikenal pula sebagai Beras Wutah, merupakan salah satu motif pamor yang ditandai oleh butiran-butiran kecil yang tersebar merata di seluruh permukaan bilah sehingga menyerupai butir-butir beras yang tercecer.
Dalam falsafah Jawa, beras merupakan lambang kehidupan, kemakmuran, dan sumber penghidupan. Oleh karena itu, makna wutah bukan sekadar melambangkan kelimpahan rezeki, tetapi juga menjadi pengingat agar manusia mampu menjaga, merawat, dan mensyukuri setiap anugerah yang telah diterimanya.
Pamor Wos Wutah mengajarkan bahwa keberlimpahan akan membawa manfaat apabila disertai rasa syukur, kebijaksanaan, dan tanggung jawab. Rezeki yang dimiliki hendaknya digunakan secara bijaksana, bukan dihamburkan tanpa makna.
Dalam kehidupan berumah tangga, pamor ini juga menjadi pameling atau pengingat akan pentingnya menjaga kepercayaan. Sebagaimana beras yang telah tumpah sulit dikembalikan ke takarannya semula, demikian pula kepercayaan yang telah rusak tidak mudah dipulihkan. Oleh sebab itu, setiap ucapan, sikap, dan perbuatan hendaknya dilandasi kejujuran, kesetiaan, serta rasa saling menghormati.
Karena makna tersebut, Pamor Wos Wutah dipercaya melambangkan kelimpahan rezeki yang disertai keberkahan, keharmonisan keluarga, serta kemampuan menjaga hubungan yang dilandasi rasa saling percaya.
Tangguh Mataram Amangkurat
Keris ini bertangguh Mataram Amangkurat, sebuah periode pada abad ke-17 yang dikenal sebagai masa penuh pergolakan. Karakter tangguh ini tampak pada bilah yang berat dan nggindel, besi ngrasak dengan pamor kasap dan tlotor-tlotor, baja yang tebal dengan sepuhan tua, serta bentuk bilah yang corok dan terkesan adheg atau kaku. Gonjo yang besar, gandik rendah, serta pejetan yang dalam semakin menegaskan wataknya yang kokoh dan berwibawa.
Masa Amangkurat merupakan periode ketika Kesultanan Mataram menghadapi konflik internal sekaligus tekanan VOC. Dalam situasi seperti itu, keris tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga lambang keteguhan batin dan daya tahan menghadapi zaman. Karena itu, Jalak Sangu Tumpeng bertangguh Mataram Amangkurat menjadi pengingat bahwa di tengah masa yang sulit, manusia harus tetap berpegang pada kebijaksanaan, menjaga kepercayaan, dan tidak kehilangan arah dalam menjalani kehidupan.
TAG044
Keris Sepuh Jalak Sangu Tumpeng
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 201 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Parungsari Pamor Meteorit Mataram Senopaten Keris Parungsari Pamor Meteorit Mataram Senopaten merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk 13. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Parungsari. Untuk pamor yang tergurat di bilahnya adalah pamor Wos Wutah Akhodiyat Meteorit . Warangka memakai model Ladrang Surakarta dari… selengkapnya
Rp 5.000.000Pusaka Keris Tilam Sari Pamor Beras Wutah Dhapur: Tilam Sari Pamor: Beras Wutah / Wos Wutah Kode: PK018 INFO SELENGKAPNYA Tentang Pusaka Keris Tilam Sari Pamor Beras Wutah Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Hubungi AdminKeris Sengkelat Luk 13 Keleng Tangguh Mataram Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sangkelat / Sengkelat Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Jogja Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu Gembol Jati Pendok :… selengkapnya
Rp 3.111.000Keris Pasopati Tangguh PB X Keris Pasopati Tangguh PB X merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris lurus. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Pasopati. Pasopati merupakan salah satu dhapur keris yang banyak dicari oleh para kolektor. Dapur ini juga tergolong langka dan jarang dijumpai… selengkapnya
Rp 15.555.000Senjata Pusaka Kuno Wedung Badik Dhapur / Bentuk : Badik Pamor : Keleng (besi kehijauan) Tangguh : Sepuh Luar Jawa Panjang Bilah : 20,5 panjang total badik : 30 cm warangka dan handle : Kayu jati tua Kode Produk: PK181 INFO SELENGKAPNYA Tentang Senjata Pusaka Kuno Wedung Badik Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Rp 750.000Keris Pulanggeni Pajajaran Kuno Keris Pulanggeni Pajajaran Kuno adalah keris luk 5 dengan pamor Kulit Semangka atau dalam bahasa daerah juga disebut Ngulit Semangka. Filosofi Keris Pamor Kulit Semangka dipercaya dapat memperluas pergaulan, disukai semua orang dan memudahkan pemiliknya dalam mencari rejeki. Intinya, jika kita pandai bergaul dan disukai banyak orang, maka pintu rejeki juga… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Kebo Lajer Dwi Pamor Batu Lapak Kulit Semangka Sepuh TAG155
Rp 3.111.000Keris Jangkung Naga Temanten Kinatah Kamarogan Kamardikan Alusan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Naga Temanten (Kontemporer) Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan (Garap Alus) Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Solo Kayu Jati Alas Handle / Gagang : Kayu Jati Alas Pendok : Bunton… selengkapnya
Rp 1.888.000Keris Pamor Udan Mas Istimewa Keris Pamor Udan Mas Istimewa – Salah satu pamor keris yang paling dicari dan disukai adalah Keris Pusaka Udan Mas, karena selain sulit dalam proses pembuatannya juga jarang dijumpai. Selain itu pamor udan mas memiliki makna filosofi yang cukup dalam, yaitu melambangkan simbol butiran-butiran emas yang berpola seperti jatuhnya hujan… selengkapnya
Hubungi Admin
















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.