Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Tombak Godong Pring Sepuh
Rp 2.000.000| Kode | FR051 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Godong Pring, Katalog Produk, Pamor Ngulit Semangka, Tangguh Mataram Amangkurat, Tombak |
| Jenis | : Tombak Lurus |
| Dhapur | : Ron Pring / Godong Pring |
| Pamor | : Kulit Semangka |
| Tangguh | : Mataram Amangkurat |
| Warangka | : Tutup Tombak, Kayu Kemuning |
Tombak Godong Pring Sepuh
Tombak Godong Pring Sepuh
Tombak Godong Pring merupakan salah satu dhapur tombak yang namanya diambil dari alam. Dalam bahasa Jawa, godong berarti daun, sedangkan pring berarti bambu. Maka secara harfiah, Godong Pring berarti daun bambu.
Penamaan ini tentu bukan tanpa alasan. Bentuk bilahnya yang ramping, memanjang, dan proporsional mengingatkan pada siluet daun bambu yang sederhana, namun anggun. Sebagaimana banyak nama dhapur dalam tradisi tosan aji, alam menjadi sumber inspirasi para empu dalam menciptakan sebuah karya, sekaligus menyisipkan pesan-pesan kehidupan di dalamnya.
Jika ditelaah lebih jauh, bambu merupakan salah satu tanaman yang memiliki kedudukan istimewa dalam kebudayaan Nusantara. Hampir seluruh bagian pohonnya dapat dimanfaatkan. Batangnya menjadi bahan bangunan, rebungnya menjadi makanan, ranting dan daunnya pun memiliki berbagai kegunaan. Dari situlah bambu sering dimaknai sebagai simbol kemanfaatan, yakni hidup yang memberi nilai bagi lingkungan di sekitarnya.
Sementara itu, daun bambu mengajarkan sesuatu yang lebih halus. Ia selalu bergerak mengikuti arah angin, namun tidak mudah patah. Ia lentur, tetapi tetap melekat pada batangnya. Filosofi ini mengajarkan bahwa dalam menjalani kehidupan, seseorang perlu memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan prinsip-prinsip yang menjadi pegangan hidupnya.
Bambu juga dikenal tumbuh secara bergerombol melalui satu rumpun. Meski batang-batangnya berdiri sendiri, seluruhnya saling terhubung oleh akar yang sama. Inilah perlambang persatuan, gotong royong, dan kekuatan yang lahir dari kebersamaan. Sebatang bambu mungkin mudah dipatahkan, tetapi satu rumpun bambu akan jauh lebih kokoh menghadapi terpaan angin.
Karena itu, Tombak Godong Pring dapat dimaknai sebagai simbol pribadi yang rendah hati, lentur dalam bersikap, mampu beradaptasi dengan perubahan, namun tetap berakar pada nilai-nilai kebajikan. Ia juga mengingatkan bahwa kemuliaan seseorang bukan hanya diukur dari kekuatannya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat ia berikan kepada sesama.
Pada akhirnya, dhapur ini mengajarkan bahwa manusia hendaknya meneladani bambu. Semakin tinggi ia tumbuh, semakin tenang ia menghadapi angin. Semakin banyak manfaat yang diberikannya, semakin sedikit ia membanggakan dirinya.
Sebab dalam pandangan hidup Jawa, yang kuat bukanlah yang paling keras, melainkan yang mampu tetap tegak tanpa kehilangan kelenturannya.
FR051
Tombak Godong Pring Sepuh
| Berat | 15000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 10 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sabuk Inten Mataram Senopaten Sabuk Inten Mataram Senopaten merupakan pusaka yang memadukan kelengkapan ricikan khas dhapur Sabuk Inten dengan karakter kuat era Panembahan Senapati. Di masa awal berdirinya Mataram, ketika para empu pewaris Majapahit melanjutkan keilmuannya di bawah panji Senopaten, lahirlah bilah-bilah dengan garap prigel, tegas, namun tetap memancarkan aura wingit yang halus. Dalam lingkungan… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Kyai Condong Campur Yang Asli Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Condong Campur Pamor (motif lipatan besi) : Ngulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad ke 18 Warangka : Gayaman Yogya Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Kode : K203 Pusaka Keris Kyai Condong Campur Yang Asli Tentang… selengkapnya
Hubungi AdminJual Pusaka Tombak Citra Mataram Sultan Agung Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : Citra Luk 11 Tangguh / Masa Pembuatan : Mataram Sultan Agung Pamor / Motif lipatan besi : Kulit Semangka Panjang Bilah Tajam : 26 cm Panjang Pesi : 13,5 cm Warangka : Kayu jati landeyan kayu jati 50 cm Kode : PK211
Rp 1.250.000Keris Tindih Sombro Putut Kuno Pamor Banyu Mili Pajajaran Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sombro Putut Pamor (motif lipatan besi) : Banyu Mili Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 18 cm Panjang total keris : 23 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Jati Kode : PK419
Rp 900.000Dhapur Jalak Tilam Sari Jalak Tilam Sari merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal luas dalam tradisi perkerisan Jawa. Dhapur ini memiliki ricikan khas berupa gandik lugas, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan tingil, yang membentuk penampilan sederhana namun anggun. Nama Jalak Tilam Sari berasal dari tiga kata, yaitu jalak, tilam, dan sari. Dalam penafsiran… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Brojol Pamor Wengkon Isen Asli Pajajaran
Rp 1.800.000Jual Keris Singo Barong Pandawa Kamardikan Patrem Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Singobarong Luk 5 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 25 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Sono / Rose Wood Handle / Gagang : Kayu Sono / Rose Wood Pendok :… selengkapnya
Rp 1.750.000Keris Sengkelat Luk 13 Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Akhodiyat Meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 36,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Gandar Iras Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 4.130.000Pedang Sabet Damaskus Pamor Singkir Tangguh Pakubuwono PB II Original Dhapur Pedang (jenis bentuk Pedang) : Pedang Sabet Pamor (motif lipatan besi) : Singkir Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram PB II (Pakubuwono Ke-2) Panjang Bilah Tajam : 53,5 cm Panjang Total Pedang Ketika Disarungkan : 67 cm Warangka : Kayu Kuno (original) Hias Kuningan… selengkapnya
Rp 3.555.000Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Udan Mas. Pola 2 – 1 – 2 Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Tus Panjang Bilah : 35 cm (pesi utuh masih panjang original) Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Gandar Iras… selengkapnya
Hubungi Admin














WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.