Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Jangkung Mayang Keleng Hurap Sepuh Kuno
| Kode | K149 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris, Keris Luk 3, Pamor Kelengan, Tangguh Mataram |
Keris Jangkung Mayang Keleng Hurap Sepuh Kuno
Pusaka Keris Jangkung Mayang Keleng Hurap Sepuh Kuno
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Mayang (Liman Primitif)
- Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Hurap Berserat (tempaan padat pulen)
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram
- Panjang Bilah : 33 cm
- Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan
- Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Kuno Bawaan Bilah
- Handle / Gagang : Kayu Kemuning
- Pendok : Bunton Jogja
- Mendak: Kuningan
- Kode: K149
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Makna Filosofi Pusaka Keris Jangkung Mayang Keleng Hurap Sepuh Kuno
” Gonjo iras minangka prasemoning angganing manusa kaliyan Pangeran, kawula kaliyan Gusti, ingkang mucuki kaliyan ingkang mekasi, serta pepethan, tansah sih-sinihan, boten nate pepisahan. “
Dhapur Keris Jangkung Mayang (Liman Primitif)
Jangkung, biasanya orang-orang perkerisan menyebut keris luk tiga yang memakai ricikan sederhana: sekar kacang baik yang memakai sogokan maupun tidak dengan sebutan keris Jangkung. Dhapur keris luk tiga (jangkung), umumnya dianggap membawakan sifat isi keris yang menunjang cita-cita, karena bentuknya membawa perlambang terhindar dari godaan (fokus pada tujuan). Dalam bahasa jawa sering diungkapkan : ‘sae kagem ingkang kagungan gegayuhan‘. Baik bagi orang yang sedang memperjuangkan cita-cita. Jadi, lebih kurang sifat isi keris itu adalah untuk menambah ambisi dan semangat seseorang dalam meraih cita-citanya.
Liman Primitif, disebut ‘primitif’ karena abstrak atau kurang jelas bentuknya, perlu ruang imajinasi yang lebih dalam untuk memahami wujudnya. Motif pahatan semacam ini biasanya dibuat oleh empu-empu luar benteng keraton (empu-empu desa yang tinggal jauh dari pusat) yang penguasaan teknologi maupun sarana dan prasananya masih sederhana dan terbatas. Penggunaannya adalah masyarakat yang pada umumnya (orang desa) atau para kepala desa yang status sosialnya tidak begitu tinggi. Mereka mencoba mengira-ira dan meniru keris-keris agung (pancer) yang dimiliki oleh raja atau bangsawan.
Penamaan keris yang menambahkan kata ‘primitif’ di belakangnya menjadi penanda bahwa keris jenis ini dihasilkan oleh Empu-Empu pedesaan. Misalnya Jangkung Liman Primitif, keris luk tiga yang seharusnya pada bagian sor-soran gajah dilukiskan secara detail, bisa dengan belalai, gading, kaki dan ekornya namun dikerjakan dengan garap yang sangat sederhana (primitif). Namun pendapat dari kelompok pemuja esoteri justru berbeda lagi. Keris-keris seperti ini dalam wacana pakem dhapur dan value pasar dianggap keris garap njobo atau ndeso yang nilai maharnya relatif terjangkau.
Bagi penggemar keris yang tingkatan pemahamannya sudah makrifat, dianggap keris yang punya nilai cipta rasa dan karsa tersendiri, baik pemilik maupun sang empu sudah tidak terjebak dalam mempertimbangkan pakem (medal paugeran), belenggu material atau , wadag luar. Cipta rasa dan karsanya sudah mengikuti tuntunan hati dan mempertimbangkan kearifan lokal, sehingga karya tersebut menjadi sesuatu yang sifatnya sangat pribadi tidak dapat diperbandingkan.
Pamor Keleng atau Kelengan
Pamor konon melambangkan keduniawian. Menutup kekurangan pada kapasitas olah besi. Menjadikannya sebagai hiasan yang kasat mata. Jelas dan terbaca. Sedangkan Kelengan merupakan demonstrasi olah besi yang mumpuni.
Kapasitas teknis & spirituil sehingga mampu menghasilkan kadar pemurnian yang tinggi. Dan Kelengan yang tanpa dihiasi pamor sanak ataupun tempa mentah menunjukkan betapa tingginya kemampuan sang mPu dalam mengolah besi menjadi lebih “kajen”.
Dan disinilah.. setelah sekian lama berkubang pada keduniawian, sedikit banyak kurang menahan diri atas hasrat hati.. maka kini saatnya mengambil momentum untuk mengingat kepadaNya. Kembali meningkatkan kapasitas spirituil untuk lebih “menyatu”, manunggal dalam segala aspek kehidupan.
Tags: asal usul keris jangkung, gambar keris jangkung, harga keris jangkung, jual keris jangkung, jual keris jangkung sepuh, jual keris keleng, jual keris liman primitif, kegunaan keris jangkung luk 3, kegunaan keris jangkung mayat, keris jangkung, keris jangkung amangkurat, keris jangkung mangkunegara, keris jangkung mayang, Keris Jangkung Mayang Keleng Hurap Sepuh Kuno, keris jangkung sepuh, keris kelengan, keris liman primitif, keris pamor keleng, keris tanpa pamor atau biasa disebut, khasiat pamor kelengan
Keris Jangkung Mayang Keleng Hurap Sepuh Kuno
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.682 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jual Keris Nogo Sosro Sabuk Inten Kinatah Emas Asli Kuno Harga Termahal Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Sasra Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah (Kinatah Full Emas Asli Kamoragan) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sepuh Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Cendana Wangi… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Kyai Sengkelat Pamor Singkir Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Singkir Setro Banyu (Pamor lembut nyutro istimewa) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 33 cm Pesi utuh masih panjang Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle /… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Nogo Rojo Luk 13 Kinatah Kamarogan Keris Nogo Rojo Luk 13 Kinatah Kamarogan salah satu koleksi keris kamardikan terbaik dari ratusan koleksi pusaka keris kamardikan kami. Keris ini berdhapur Nogo Rojo, merupakan dhapur keris luk 13 dengan ciri khas pada gandiknya yang berganan Naga bermahkota Raja. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah… selengkapnya
Rp 6.111.000Keris Buto Ijo Mataram Senopaten Keris Buto Ijo bertangguh Mataram Senopaten merupakan pusaka yang memadukan kekuatan simbolik tokoh raksasa dalam khazanah pewayangan dengan karakter awal Dinasti Mataram yang gagah, tegas, dan sarat laku spiritual. Dalam tradisi Jawa, Buto Ijo bukan sekadar gambaran makhluk besar dan menakutkan, melainkan perlambang dari kekuatan dahsyat yang harus ditaklukkan—baik dalam… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Jalak Ngore Pamor Tejo Kinurung HB VII Keris Jalak Ngore Pamor Tejo Kinurung HB VII merupakan salah satu keris yang memiliki material dan garap yang cukup mumpuni. Ditambah pamornya Tejo Kinurung yang tergolong sulit dibuat, hanya empu yang sudah berpengalaman yang bisa membuatnya. Keris ini berdhaput Jalak Ngore dengan langgam yang meniru gaya dari… selengkapnya
Rp 3.577.000Pusaka Keris Sabuk Tampar Pamor Bendo Segodo Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Tampar Luk 9 (dhapur Langka) Pamor (motif lipatan besi) : Bendo Segodo Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tundung Madiun Era Mataram Abad XVIII Panjang Bilah : 36 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Ladrang Surakarta Kayu… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Sengkelat Pamor Beras Wutah Mataram TUS Utuh Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) :Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah / Wos Wutah Kebak FUll Bilah Tanpa Putus (ada pamor junjung derajad tiban dibagian sor soran) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 35 cm… selengkapnya
Rp 3.555.000




WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.