Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Carang Soka Tuban Majapahit Pamor Adeg
- Keris Sepuh Jangkung Mataram Sultan Agung Pamor Wa
- Keris Pamor Mlinjon Akhodiyat Meteor Langka Sepuh
- Pusaka Keris Kebo Lajer Pamor Dwi Warna
- Keris Kebo Lajer Tangguh Pajajaran
- Keris Pasupati Tangguh PB III
- Keris Sengkelat Asli Majapahit
- Pusaka Keris Singo Barong Luk 5
Jual Keris Pamor Puser Bumi
Jual Keris Pamor Puser Bumi
Jual Keris Pamor Puser Bumi – Disebut juga Puser Bumi. Bentuknya mirip Udan Mas tetapi dengan skala yang jauh lebih besar, minimal sebesar koin limapuluh rupiah dan kadang sampai 8 cm, terutama pada bilah tombak. Pamor ini tergolong pamor miring, merupakan lingaran yang berlapis dan bukan melingkar seperti obat nyamuk, tuahnya baik tetapi pemilih dan tidak semua orang “kuat” memilikinya. Umumnya dipercaya sebagai pamor yang baik untuk menjaga rumah.
Tentang Puser Bumi
Jika membahas tentang Cirebon pasti tidak akan terlepas dengan Gunung Jati, nama suatu daerah yang menjadi situs sejarah di Cirebon. Jika mendengar namanya mungkin yang terlintas dipikiran kita adalah pegunungan yang dipenuhi dengan pohon jati, nyaris betul hanya saja Gunung Jati bukanlah gunung melainkan bukit yang merupakan pemakaman tokoh masyarakat salah satunya yaitu Syekh Datul Kahfi dan warga sekitar.
Di puncak Gunung Jati ini terdapat lubang yang dikenal dengan Puser Bumi atau warga sekitar biasa menyebutnya Wudel Bumi. Apakah Puser Bumi itu? Untuk mengetahui Puser Bumi itu sendiri apa, baiknya kita tahu cerita asal-usul Puser Bumi ini. Cerita yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Puser Bumi ini sendiri ada dua versi, yakni sebagai berikut.

-
Versi Pertama
Dahulu kala di sebuah daerah di pulau Jawa hiduplah para warga yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Namun, para nelayan kerap kali kesulitan untuk pulang ke daerahnya dari berlayar karena tidak adanya penanda daratan yang harus mereka tuju. Mendengar hal tersebut, Sunan Gunung Jati langsung membuat upaya untuk membantu para warga agar dapat pulang ke daerahnya dengan mudah. Sunan Gunung Jati pergi ke gunung Ciremai, beliau mengambil tanah dari puncak gunung Ciremai yang kemudian dibungkus dengan kain dan dibawanya ke daerah tersebut. Sesampainya disana Sunan Gunung Jati meletakkan tanah dari puncak gunung Ciremai di pinggir laut. Kemudian tanah yang tadi diletakan membawa daerah sekitarnya membubung tinggi menjadi sebuah bukit yang akhirnya dikenal dengan Gunung Jati atau Gunung Sembung (Gunung sambungan). Dinamakan Gunung Sembung, konon karena bukit ini memiliki hubungan keseimbangan dengan gunung Ciremai. Konon sambungan inilah yang menjadikan Cirebon aman dari gempa atau hanya mengalami dampak yang tidak begitu serius ketika terjadi gempa bumi.
-
Versi Kedua
Dikisahkan dahulu kala pulau Jawa adalah rimba penuh dengan pepohonan besar dengan seluk belukar dan rawa yang membanjir. Di suatu masa pada zaman Nabi Isa, hiduplah seorang pertapa bernama Pendeta Bageral Banjir di puncak sebuah gunung yang konon merupakan gunung Ciremai. Pendeta Bageral Banjir bertapa untuk meminta ilmu Wihijing Srandil dan kesempurnaan hidup kepada Sanghyang Maha Tunggal. Tak sia-sia bertapanya, Sanghyang Maha Tunggal mengabulkan permintaannya. Namun seketika badan Pendeta Bageral Banjir terasa sangat dingin dan menggigil hingga akhirnya pingsan tak sadarkan diri. Bersamaan dengan itu tiba-tiba saja gunung Ciremai meletus, ambrol hingga bagiannya melesat melambung jauh ke angkasa dan bagian yang lain terombang-ambing di lautan.
Hingga ratusan tahun kemudian lamanya setelah letusan tersebut salah satu bagiannya masih terombang-ambing di lautan. Hingga suatu hari seseorang bernama Syekh Datul Kahfi datang ke tempat tersebut. Diperhatikannya tempat yang ia pijak dengan seksama, didapatkanlah keyakinan bahwa benar yang sedang ia pijak adalah bagian puncak gunung Ciremai yang terpental, tempat Pendeta Bageral Banjir bertapa dulu. Langsung saja Syekh Datul Kahfi melanjutkan bertapa sebagai mana Pendeta Bageral Banjir. Hingga tiba-tiba tempat Syekh Datul Kahfi bertapa memancarkan sinar dari dalam bumi menghadap permukaan tanah pulau Jawa. Sinar itu menyorotkan sinar di tempatnya duduk dan memancar seantero jagat. Dan puncak gunung ini akhirnya diam tak lagi terombang-ambing di lautan dan dikenal dengan nama Puser Bumi.
Kini Puser Bumi dijadikan sebagai situs sejarah yang tidak sembarang orang dapat melewati pagar pembatasnya untuk melihat leih dekat dan jelas. Pagar pembatas hanya dibuka untuk tamu dan tokoh penting yang ingin kesana dan sudah mendapatkan izin dan pendampingan dari pihak sana sendiri. Dan Puser Bumi sendiri kerap kali dihiasi menyan pada pinggir-pinggirnya. Adapun dari dua versi cerita tadi tidak untuk dibanding-bandingkan ya pastinya, itu adalah salah satu tanda kayanya budaya Indonesia. Dua versi cerita untuk sebuah tempat yang sama, Indonesia memang kaya akan budayanya.
Jual Keris Pamor Puser Bumi
Toko Keris Kota Yogyakarta Terlengkap Apakah Anda sedang mencari Toko Keris Kota Yogyakarta terlengkap ? Anda ingin berburu tosan aji... selengkapnya
Kenapa Orang Jawa Harus Punya Keris? Kenapa Orang Jawa Harus Punya Keris? Pertanyaan ini akan terjawab ketika kita menilik beberapa... selengkapnya
Ken Arok: Antara Legenda dan Sejarah dalam Berdirinya Kerajaan Singhasari Sejarah Indonesia dipenuhi dengan berbagai tokoh dan peristiwa yang memberikan... selengkapnya
Kreativitas dan Keunikan: Menelusuri Pesona Batik Motif Tambal Batik, sebagai warisan budaya Indonesia, menyajikan berbagai motif yang mencerminkan keindahan alam,... selengkapnya
Toko Keris di Surabaya Paling Lengkap Anda bingung ingin membeli keris di daerah Surabaya? Ingin mencari Toko Keris Surabaya terlengkap?... selengkapnya
Cara Membedakan Keris Sepuh dan Keris Kamardikan Membedakan antara Keris Sepuh (antik atau tua) dan Keris Kamardikan (kontemporer atau baru)... selengkapnya
Mengenal Keindahan Budaya: Ragam Motif Batik Indonesia Batik, sebagai warisan budaya Indonesia, tidak hanya sekadar kain yang dihias dengan corak,... selengkapnya
Keris Bali: Simbol Kekuatan dan Spiritualitas dalam Budaya Pulau Dewata Pulau Bali, yang dikenal sebagai “Pulau Dewata,” tidak hanya terkenal... selengkapnya
Cara Empu Zaman Kerajaan Membuat Keris Cara Empu Zaman Kerajaan Membuat Keris – Keris merupakan sebuah senjata tajam yang terbuat... selengkapnya
Warangka: Mengenal Seni Ukir Tradisional Indonesia Warangka adalah seni ukir tradisional Indonesia yang memiliki keindahan dan nilai seni yang tinggi.... selengkapnya
Warangka Keris Ladrang Sunggingan Wayang Panakawan Warangka Keris Ladrang Sunggingan Wayang Panakawan ini memang istimewa. Dari mulai garapnya hingga motif… selengkapnya
Rp 3.000.000Keris Singkir Tolak Wabah Pagebluk Asli Sepuh Kuno Tangguh Segaluh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempana Luk 9 Pamor… selengkapnya
Rp 2.250.000Pusaka Keris Carubuk Luk 7 Pamor Beras Wutah Kebak Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Pamor (motif lipatan besi)… selengkapnya
Rp 2.100.000Keris Sinom Pamor Wengkon Mataram Sultan Agung Keris Sinom Pamor Wengkon Mataram Sultan Agung adalah salah satu dari ratusan koleksi… selengkapnya
Rp 7.555.000Pusaka Keris Jalak Ngoceh Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Ngoceh Pamor (motif lipatan besi) : Sanak +… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Pandawa Cinarito Luk 5 Pamor Tirto Tumetes Majapahit Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pandawa Cinarita (dhapur yang… selengkapnya
Rp 4.555.000Tempat Lilin 1 Set Ulir Kayu Jati Elegansi Alami: Tempat Lilin 1 Set Ulir Kayu Jati Tempat lilin 1 set… selengkapnya
Rp 125.500
WhatsApp us
Saat ini belum tersedia komentar.