Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Buto Ijo Luk 9 Pamor Pedaringan Kebak Matara
- Jual Keris Nogo Sosro Sabuk Inten Kinatah Emas Asl
- Keris Mangkurat Pamor Pedaringan Kebak
- Keris Kyai Carubuk Luk 7 Tangguh Pengging
- Keris Tangguh Majapahit Pamor Dom Kecer
- Keris Carubuk Luk 7 Pamor Singkir Geni Tangguh Bla
- Jual Jagrak Tempat Pajangan Keris Isi 1 Ukir Nogo
- Keris Nogo Kembar Asli Majapahit
Jual Keris Pamor Puser Bumi
Jual Keris Pamor Puser Bumi
Jual Keris Pamor Puser Bumi – Disebut juga Puser Bumi. Bentuknya mirip Udan Mas tetapi dengan skala yang jauh lebih besar, minimal sebesar koin limapuluh rupiah dan kadang sampai 8 cm, terutama pada bilah tombak. Pamor ini tergolong pamor miring, merupakan lingaran yang berlapis dan bukan melingkar seperti obat nyamuk, tuahnya baik tetapi pemilih dan tidak semua orang “kuat” memilikinya. Umumnya dipercaya sebagai pamor yang baik untuk menjaga rumah.
Tentang Puser Bumi
Jika membahas tentang Cirebon pasti tidak akan terlepas dengan Gunung Jati, nama suatu daerah yang menjadi situs sejarah di Cirebon. Jika mendengar namanya mungkin yang terlintas dipikiran kita adalah pegunungan yang dipenuhi dengan pohon jati, nyaris betul hanya saja Gunung Jati bukanlah gunung melainkan bukit yang merupakan pemakaman tokoh masyarakat salah satunya yaitu Syekh Datul Kahfi dan warga sekitar.
Di puncak Gunung Jati ini terdapat lubang yang dikenal dengan Puser Bumi atau warga sekitar biasa menyebutnya Wudel Bumi. Apakah Puser Bumi itu? Untuk mengetahui Puser Bumi itu sendiri apa, baiknya kita tahu cerita asal-usul Puser Bumi ini. Cerita yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Puser Bumi ini sendiri ada dua versi, yakni sebagai berikut.

-
Versi Pertama
Dahulu kala di sebuah daerah di pulau Jawa hiduplah para warga yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Namun, para nelayan kerap kali kesulitan untuk pulang ke daerahnya dari berlayar karena tidak adanya penanda daratan yang harus mereka tuju. Mendengar hal tersebut, Sunan Gunung Jati langsung membuat upaya untuk membantu para warga agar dapat pulang ke daerahnya dengan mudah. Sunan Gunung Jati pergi ke gunung Ciremai, beliau mengambil tanah dari puncak gunung Ciremai yang kemudian dibungkus dengan kain dan dibawanya ke daerah tersebut. Sesampainya disana Sunan Gunung Jati meletakkan tanah dari puncak gunung Ciremai di pinggir laut. Kemudian tanah yang tadi diletakan membawa daerah sekitarnya membubung tinggi menjadi sebuah bukit yang akhirnya dikenal dengan Gunung Jati atau Gunung Sembung (Gunung sambungan). Dinamakan Gunung Sembung, konon karena bukit ini memiliki hubungan keseimbangan dengan gunung Ciremai. Konon sambungan inilah yang menjadikan Cirebon aman dari gempa atau hanya mengalami dampak yang tidak begitu serius ketika terjadi gempa bumi.
-
Versi Kedua
Dikisahkan dahulu kala pulau Jawa adalah rimba penuh dengan pepohonan besar dengan seluk belukar dan rawa yang membanjir. Di suatu masa pada zaman Nabi Isa, hiduplah seorang pertapa bernama Pendeta Bageral Banjir di puncak sebuah gunung yang konon merupakan gunung Ciremai. Pendeta Bageral Banjir bertapa untuk meminta ilmu Wihijing Srandil dan kesempurnaan hidup kepada Sanghyang Maha Tunggal. Tak sia-sia bertapanya, Sanghyang Maha Tunggal mengabulkan permintaannya. Namun seketika badan Pendeta Bageral Banjir terasa sangat dingin dan menggigil hingga akhirnya pingsan tak sadarkan diri. Bersamaan dengan itu tiba-tiba saja gunung Ciremai meletus, ambrol hingga bagiannya melesat melambung jauh ke angkasa dan bagian yang lain terombang-ambing di lautan.
Hingga ratusan tahun kemudian lamanya setelah letusan tersebut salah satu bagiannya masih terombang-ambing di lautan. Hingga suatu hari seseorang bernama Syekh Datul Kahfi datang ke tempat tersebut. Diperhatikannya tempat yang ia pijak dengan seksama, didapatkanlah keyakinan bahwa benar yang sedang ia pijak adalah bagian puncak gunung Ciremai yang terpental, tempat Pendeta Bageral Banjir bertapa dulu. Langsung saja Syekh Datul Kahfi melanjutkan bertapa sebagai mana Pendeta Bageral Banjir. Hingga tiba-tiba tempat Syekh Datul Kahfi bertapa memancarkan sinar dari dalam bumi menghadap permukaan tanah pulau Jawa. Sinar itu menyorotkan sinar di tempatnya duduk dan memancar seantero jagat. Dan puncak gunung ini akhirnya diam tak lagi terombang-ambing di lautan dan dikenal dengan nama Puser Bumi.
Kini Puser Bumi dijadikan sebagai situs sejarah yang tidak sembarang orang dapat melewati pagar pembatasnya untuk melihat leih dekat dan jelas. Pagar pembatas hanya dibuka untuk tamu dan tokoh penting yang ingin kesana dan sudah mendapatkan izin dan pendampingan dari pihak sana sendiri. Dan Puser Bumi sendiri kerap kali dihiasi menyan pada pinggir-pinggirnya. Adapun dari dua versi cerita tadi tidak untuk dibanding-bandingkan ya pastinya, itu adalah salah satu tanda kayanya budaya Indonesia. Dua versi cerita untuk sebuah tempat yang sama, Indonesia memang kaya akan budayanya.
Jual Keris Pamor Puser Bumi
Keris untuk Pedagang: Simbol Keberuntungan dan Perlindungan Keris adalah senjata tradisional dari Indonesia yang dikenal tidak hanya karena fungsinya sebagai... selengkapnya
Pusaka Keris Dhapur Sinom Pusaka Keris Dhapur Sinom merupakan salah satu jenis keris yang sangat terkenal dan populer hal ini... selengkapnya
Keris Bisa Bercerita: Merenung di Balik Sejuta Kisah Bilah Tajam Keris, sebuah senjata tradisional Indonesia, tak hanya mencuri perhatian dengan... selengkapnya
Keris Bugis: Pesona Senjata Budaya dari Tanah Bugis-Makassar Indonesia adalah negeri yang kaya akan budaya dan seni, dan salah satu... selengkapnya
Sejarah Amangkurat: Perebutan Kekuasaan dan Dinasti Mataram Amangkurat adalah salah satu nama yang mengemuka dalam sejarah dinasti Mataram di Jawa,... selengkapnya
Keris: Warisan Berharga yang Melekat dalam Budaya Indonesia Keris, sebuah senjata tradisional yang berasal dari Indonesia, bukan hanya sekedar sebuah... selengkapnya
Toko Keris Kota Surakarta Terlengkap Apakah Anda sedang mencari Toko Keris Kota Surakarta terlengkap ? Anda ingin berburu tosan aji... selengkapnya
Pusaka Keris Kala Munyeng Milik Sunan Giri Pusaka Keris Kala Munyeng Milik Sunan Giri – Dalam Riwayat Prabu Brawijaya murka.... selengkapnya
Kejawen: Kearifan Lokal dan Keseimbangan Spiritual Kejawen merupakan sebuah aliran kepercayaan dan filsafat hidup yang tumbuh dan berkembang di masyarakat... selengkapnya
Tangguh Keris Ilmu tangguh adalah pengetahuan (kawruh) untuk memperkirakan jaman pembuatan keris, dengan cara meneliti ciri khas atau gaya pada... selengkapnya
Jual Pisau Wedung Kabudhan Kuno Dhapur / Bentuk : Pisau Pamor : Sanak Metorit/ Besi nglempung Tangguh : Kabudhan /… selengkapnya
Rp 650.000Keris Tilam Upih Pamor Rojo Gundolo Udan Mas Tiban Majapahit TAG156
Rp 2.111.000Keris Naga Salira Kinatah Emas Kamarogan Garap Istimewa Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Salira Pamor (motif lipatan besi)… selengkapnya
Rp 9.777.000Keris Sepang Naga Kembar Kalacakra Kinatah Kamarogan Unik Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kontemporer Sepang Naga Kembar Kalacakra (Kinatah… selengkapnya
Rp 1.888.000Keris Kebo Lajer Dwi Pamor Batu Lapak Kulit Semangka Sepuh TAG155
Rp 3.111.000Keris Balebang Luk 7 Pamor Lar Gangsir Sepuh Keris Balebang Luk 7 Pamor Lar Gangsir Sepuh merupakan Pusaka koleksi kami… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tilam Sari Tangguh Pakubuwono PB II Pamor Meteor Ngawat Nginden Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor… selengkapnya
Rp 5.555.000Keris Carubuk Luk 7 Tangguh Majapahit Asli Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Luk 7 Pamor (motif lipatan… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Tangguh Madura Keris Tangguh Madura – Tangguh Madura dalam dunia perkerisan dibagi dua, yakni Madura Tua yang sejaman dengan… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Korowelang Luk 13 Tangguh Madiun Sepuh TAG154
Rp 4.500.000
WhatsApp us
Saat ini belum tersedia komentar.