Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Carita Genengan Toya Mambeg Pusaka Warisan Kerajaa
- Pusaka Keris Carita Keprabon Tangguh Pajang Garap
- Jual Jagrak Keris Isi 3 Kayu Jati Ukiran Nogososro
- Keris Nogo Welang Luk 19 Kinatah Kamarogan Kamardi
- Keris Carubuk Pamor Melati Rinonce Tangguh Pajajar
- Pusaka Kujang Pamor Banyu Mili Pajajaran
- Keris Sempono Pamor Pandito Bolo Pandito
- Telenan Kayu Jati Besar
Keris Brojol Pamor Keleng Tangguh Pajajaran Sepuh
Rp 1.100.000| Kode | TAG021 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Brojol, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Kelengan, Tangguh Pajajaran |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Keleng |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Bahan Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Jati |
| Pendok | : Bunton, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Rujakwuni, Bahan Kuningan |
Keris Brojol Pamor Keleng Tangguh Pajajaran Sepuh
Dhapur Brojol
Kesederhanaan yang membawa kelancaran
Dhapur Brojol merupakan salah satu bentuk keris lurus dengan ukuran bilah yang proporsional. Ciri utamanya terletak pada kesederhanaan garap—gandhik polos tanpa ornamen, hanya dilengkapi pejetan sebagai satu-satunya ricikan, sementara elemen lainnya ditiadakan.
Kesederhanaan ini justru menjadi kekuatan utama. Ia mencerminkan keteguhan, ketepatan, dan kematangan sikap—tanpa perlu banyak hiasan untuk menunjukkan makna.
Secara filosofis, istilah “brojol” atau “mbrojol” berarti keluar dengan mudah dan lancar. Dari makna inilah keris ini dipercaya sebagai simbol doa dan harapan—agar pemiliknya senantiasa diberi kemudahan dalam menjalani kehidupan.
Baik dalam menghadapi persoalan, membuka jalan rezeki, hingga melambangkan kelancaran dalam proses kehidupan itu sendiri.
Keris Brojol adalah perlambang laku sederhana yang menghadirkan kemudahan.
Pamor Keleng
Kesunyian yang matang, kekuatan yang mengendap
Berbeda dengan keris berpamor pada umumnya, Keleng justru hadir tanpa motif pamor yang kasat mata. Bilahnya tampak hitam polos—namun di balik kesederhanaan itu tersimpan kedalaman makna dan kemampuan tempa yang tinggi.
Dalam dunia perkerisan, pamor sering dianggap sebagai representasi keindahan lahiriah—sesuatu yang terlihat, menarik, dan mudah dinikmati. Sementara Keleng adalah kebalikannya: sebuah demonstrasi kematangan olah besi, baik secara teknis maupun spiritual.
Bilah yang keleng menunjukkan tingkat pemurnian material yang tinggi, hasil dari proses tempa yang matang dan penuh ketelitian. Tidak adanya pamor bukan berarti tanpa nilai, justru menjadi penanda bahwa sang Empu telah mencapai tingkat penguasaan tertentu—mampu menghadirkan keindahan tanpa bergantung pada ornamen.
Secara filosofis, keris keleng mengajak pada satu perenungan:
bahwa setelah melalui perjalanan panjang dalam mengejar hal-hal duniawi, manusia pada akhirnya akan kembali pada kesederhanaan dan kedalaman batin.
Ia menjadi simbol pengendapan diri—menep, menahan hasrat, dan kembali menyelaraskan diri dengan Sang Pencipta.
Kesempurnaan garap dalam keris keleng juga mencerminkan:
- Ketepatan dalam sikap dan etika
- Keselarasan dengan lingkungan
- Kematangan lahir dan batin
Tak heran jika keris keleng kerap dimaknai sebagai sumber inspirasi tentang ketulusan dan keikhlasan. Bahkan dalam pandangan tertentu, keris jenis ini dianggap memiliki kekuatan makna yang lebih dalam—karena lahir dari kesunyian, bukan dari tampilan.
Tangguh Pajajaran
Jejak lama dari tanah Pasundan
Tangguh Pajajaran merujuk pada gaya keris yang berkembang pada masa Kerajaan Pajajaran, sebuah kerajaan besar di tanah Sunda yang berlangsung antara abad ke-11 hingga ke-16 Masehi.
Dalam catatan sejarah, kerajaan ini berakhir pada tahun 1579 setelah serangan dari Kesultanan Banten di bawah Maulana Yusuf. Namun jejak budayanya, termasuk dalam dunia perkerisan, tetap hidup dan dikenali hingga kini.
Secara visual, keris tangguh Pajajaran memiliki karakter yang khas:
- Pasikutan cenderung kaku dan tegas
- Ganja berbentuk seperti bathok tengkurep
- Sirah cecak panjang (landhung)
- Gandhik miring dan memanjang
- Bilah relatif besar dan tinggi
- Luk (jika ada) tidak terlalu rapat
- Sogokan berukuran sedang
- Material besi tampak agak kepucatan, memberi kesan tua dan alami
- Pamor bersifat sawetu (tidak direncanakan), dengan tampilan nggajih atau berlemak
Karakter ini mencerminkan gaya lama yang masih kuat dipengaruhi oleh kondisi alam dan teknik tempa awal—apa adanya, jujur, dan tidak dibuat-buat.
TAG021
Keris Brojol Pamor Keleng Tangguh Pajajaran Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 3 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
PAMOR METEOR!! Keris Tilam Sari Pedaringan Kebak Telaga Membleng Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Ngawat Meteor (Terdapat Pamor Telaga Membleng di Bagian Pejetan) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Mataram Sultan Agung (Abad XVI) Panjang Bilah : 35 cm (pesi utuh masih panjang original)… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Kanjeng Kyai Sepang Kalacakra Kinatah Emas Gelar : Kanjeng Kyai Sepang Kalacakra Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sepang Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah: 33,5 cm Warangka : Sandhang Walikat Handle / Gagang : Solo Pendok: – Mendak : Kuningan Kode: JK505 Filosofi Keris Kanjeng… selengkapnya
Rp 38.000.000Keris Sengkelat Mataram Sultan Agung Pamor Beras Wutah Meteorit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Meteor Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok… selengkapnya
Rp 4.555.000Keris Bandotan Luk 11 Sepuh Keris Bandotan Luk 11 Sepuh adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk sebelas. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Bandotan. Untuk pamor yang tergurat di bilahnya adalah pamor Wos Wutah. Warangka memakai model Ladrang dari bahan kayu Trembalo kuno…. selengkapnya
Rp 5.555.000Tilam Upih Pamor Wos Wutah Putri Kinurung Dhapur: Tilam Upih Pamor: Beras Wutah + Putri Kinurung Tangguh: Pajajaran Warangka: Gayaman Surakarta Kayu Timoho Hulu/Handle: Kayu Timoho Pendok: Blewah Kuningan Mendak: Kuningan
Rp 1.711.000Jual Pusaka Tombak Citra Mataram Sultan Agung Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : Citra Luk 11 Tangguh / Masa Pembuatan : Mataram Sultan Agung Pamor / Motif lipatan besi : Kulit Semangka Panjang Bilah Tajam : 26 cm Panjang Pesi : 13,5 cm Warangka : Kayu jati landeyan kayu jati 50 cm Kode : PK211
Rp 1.250.000Pusaka Keris Paksi Dewata Lurus Dhapur: Paksi Dewatra Naga Liman Lurus Pamor: Ngulit Semangka Tangguh: Mataram Kartasura Panjang Bilah : 36,5 cm Pesi Masih Utuh Panjang Original Warangka : Gayaman Yogya Kayu Cendana Jawa Handle / Gagang : Putri Kinurung Kayu Cendana Jawa Pendok : Bunton Yogya Kuningan Mendak : Kuningan Ukir Kode: PK020 INFO… selengkapnya
Hubungi Admin


















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.