Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- ISTIMEWA!! Keris PB V Tilam Sari Pamor Wahyu Tumur
- Jual Mendak Cincin Keris Hitam Hiasan Permata Batu
- Keris Kuno Pamor Putri Kinurung
- Keris Sepuh Parungsari Luk 13
- Pusaka Keris Nogo Sosro Luk 13 Pamor Kulit Semangk
- Keris Majapahit Parungsari Luk 13 Sepuh
- Tombak Cekel Tangguh Tuban Sepuh
- Keris Nogo Rojo Luk 13 Kinatah Kamarogan
Keris Carang Soka Pamor Sodo Lanang
Rp 6.111.000| Kode | MP113 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Carang Soka, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 9, Pamor Adeg, Pamor Sodo Sakler, Tangguh Pajajaran |
- Dhapur (bentuk fisik) : Carang Soka (Luk 9)
- Pamor (motif lipatan besi) : Sodo Lanang
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Majapahit
- Panjang Bilah : 35,5 cm
- Warangka : Gayaman Surakarta kayu trembalo gandar iras kuno
- Handle / Deder : Kayu kemuning bang kuno
- Mendak : Parijata kuno
- Pendok: Blewah Surakarta mamas ukir cukid
Keris Carang Soka Pamor Sodo Lanang
Keris Carang Soka Pamor Sodo Lanang
Keris Carang Soka Pamor Sodo Lanang ini memang sangat istimewa. Memandangnya seperti memandang sebuah maha karya yang luar biasa. Yang mana pada jaman yang belum berteknologi seperti sekarang, keris dengan keindahan bentuk dan pamor seperti ini bisa dibuat. Tentu saja bukan sekadar penempaan dan pembentukan sebilah besi. Lelaku, tirakat doa senantiasa diupacarakan pada setiap penempaannya. Yang menjadikan setiap keris memiliki nilai esoteris yang tinggi. Yang sampai sekarang masih diakui bahkan oleh UNESCO dan dunia.
Keistimewaan yang paling nampak selain dhapurnya, yaitu pamornya yang membentuk satu garis membujur dari pangkal hingga ujung bilah. Pola pamor seperti ini biasa disebut dengan sebutan pamor Sodo Lanang, Sodo Sakler atau Adeg Siji. Jika menurut literatur buku pakem keris, pola pamor ini dinamai sebagai pamor Adeg. Namun semuanya benar adanya dan tidak menyimpang. Karena penamaan dan penyebutan itu bisa jadi karena kultur dan bahasa dari daerah masing-masing juga dari rasa yang diterima oleh penikmatnya masing-masing. Kalau jawanya “desa mawa cara”.
Sodo Sakler, Sodo adalah lidi, Sakler adalah satu batang, arti harafiahnya adalah Lidi Sebatang. Mungkin di setiap daerah berbeda penyebutannya, seperti ada yang menyebut adeg siji, sodo saren atau sodo lanang. Sesuai dengan namanya gambaran motif pamornya berupa garis lurus membujur sepanjang tengah bilah atau jika terdapat pada keris luk, garisnya membujur dari sor-soran hingga ujung mengikuti bentuk luk-nya.
Pada jaman dahulu keris dengan pamor Sodo Sakler/Sodo Lanang banyak dimiliki oleh para Prajurit sehubungan dengan mitos cerita yang berkembang, dimana Klenting Kuning mampu mengalahkan Yuyu Kangkang dengan memukulkan sodo lanang. Oleh masyarakat perkerisan tuahnya juga dipercaya untuk menambah kewibawaan, menaikkan tingkat kepercayan diri, untuk ketenaran (popularitas), menambah keteguhan hati, dan kuat iman, serta sebagai pagar pertahanan diri dan untuk mengusir kekuatan jahat. Pamor ini tergolong cocok untuk setiap orang.
Konon pada saat Sultan Agung Raja Mataram yang paling termasyur itu memerintah, untuk mewujudkan cita-cita kebesaran Mataram, melalui Empu Supo Anom Sultan Agung berkehendak untuk yasan (membuat) tujuh pusaka kerajaan, salah satu diantaranya adalah keris berpamor Sodo Saler. Sedangkan enam pusaka yang lain adalah ; dhapur Nagasasra kinatah kamarogan, luk 3 dhapur Manglar Monga, keris Singo Barong, keris Pasopati, keris kalawijan luk 29 Kolo Bendu, dan tombak kalawijan Wulan Tumanggal.
Sebatang lidi akan kurang bernilai dan lemah ketika hanya satu, tetapi dalam satu ikatan akan mampu menyapu segala-galanyanya dan tak mudah terpatahkan. Ungkapan tersebut merupakan pesan moral yang ingin disampaikan Sultan Agung yang harus terpatri dalam jiwa setiap laskar Mataram. Untuk mencapai “Mataram yang Agung” perlu persatuan dan kebersamaan di antara Raja, kaum Bangsawan, Ulama, Umaroh, Pedagang dan Rakyat. Sultan Agung tampaknya sangat memahami pentingnya simbol persatuan dan kebersamaan untuk meraih kejayaannya.
MP113
Keris Carang Soka Pamor Sodo Lanang
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 2.323 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
DHAPUR TILAM UPIH Dhapur Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus atau leres yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Ricikannya relatif sederhana, yaitu gandik lugas, tikel alis, dan pejetan. Kesederhanaan tersebut justru menjadi salah satu ciri utama dhapur ini. Nama Tilam Upih berasal dari kata tilam, yang berarti alas atau tempat beristirahat, dan… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Carubuk Patrem Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Luk 7 Pamor (motif lipatan besi) : Kuto Mesir & Kulit Semangka (pamor langka yang sangat dicari oleh kolektor keris) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Panjang Bilah : 22,5 cm Panjang Pesi : (pesi utuh original tidak sambungan) Warangka : Gayaman… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Lurus Tilam Sari HB I Pamor Tangkis Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Tangkis/ 2 sisi bilah beda pamor (kulit semangka & tunggak semi) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB 1 (Hamengkubuwono Ke 1) Panjang Bilah : 29,3 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Buto Ijo Pajajaran Kuno Keris Buto Ijo Pajajaran Kuno merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk 9. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Buto Ijo, salah satu dhapur keris yang sudah cukup langka dan jarang ditemui. Untuk pamor yang tergurat di sekujur… selengkapnya
Rp 1.190.000Keris Carita Keprabon Guling Mataram Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carito Keprabon Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Akhodiyat Meteor Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Galih Nagasari Handle / Gagang : Kayu Kemuning Pendok : Blewah krawangan Tembaga Sepuh Emas… selengkapnya
Rp 7.777.000Keris Pasupati Pamor Pedaringan Kebak Kamardikan TAG137
Rp 4.500.000Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Mataram Sepuh Utuh TUS Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka (Pamor Jelas dan Cerah) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram (Abad XVII) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 3.555.000KERIS LANGKA! Dhapur Waluring Luk 15 Kalawijan Dhapur Waluring luk 15 merupakan salah satu bentuk pusaka yang keberadaannya sangat jarang ditemui dalam dunia perkerisan. Kelangkaannya bukan hanya terletak pada jumlah fisik yang sedikit, tetapi juga karena minimnya literatur yang membahasnya secara mendalam. Pusaka ini hadir sebagai saksi dari kecermatan garap, kedalaman rasa sang Empu, serta… selengkapnya
Rp 10.000.000







WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.