Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Pulanggeni Luk 5 Pamor Singkir Sepuh Kuno
- Naga Manglar Luk 13 Kinatah
- Keris Nogo Siluman Pamor Banyu Mili
- Keris Sempana Luk 9 Pamor Putri Kinurung Tangguh P
- Pusaka Keris Nogo Sosro Kinatah Emas Asli Sepuh Ku
- Keris Carang Soka Pamor Sodo Lanang
- Jual Keris Brojol Pamor Brahma Watu Madura Empu Ko
- Kotak Amal Kayu Jati Cukit
Keris Pamor Wos Wutah Tangguh Segaluh
| Kode | K130 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Sempono, Keris Luk 9, Keris Sepuh, Pamor Beras Wutah, Tangguh Segaluh, TOSAN AJI 3 |
Keris Pamor Wos Wutah Tangguh Segaluh
Pusaka Keris Pamor Wos Wutah Tangguh Segaluh
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempana Luk 9
- Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Rojo Gundolo
- Pamor gonjo sumber mas
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Segaluh TUS (Tangguh Sepuh Utuh)
- Panjang Bilah : 32 cm
- Pesi masih panjang
- Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Kuno
- Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
- Pendok : Bahan Mamas Blewah Surakarta Kuno
- Mendak: Perak Kuno
- Keris Asli Sepuh dan Utuh
- Kode: K130
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Filosofi Keris Pamor Wos Wutah Tangguh Segaluh
Filosofi Keris Pamor Wos Wutah
Pamor Wos Wutah atau Beras Wutah, yang artinya beras tumpah, karena bercak-bercak kecil dan putih yang tersebar pada permukaan bilah, nampak seolah seperti beras yang tumpah berceceran. Pamor beras tumpah memiliki filosofi yang mendalam tentang arti rejeki yang melimpah.
Di sisi lain pamor beras wutah itu sendiri juga sebagai simbol pameling (pengingat) dalam mengarungi kehidupan berumah tangga antara suami-istri. “Beras tumpah jarang kembali ke takarannya“. Peribahasa ini menggambarkan sesuatu yang telah berubah, sulit untuk kembali seperti semula. Pitutur (pesan) yang terkandung didalamnya adalah supaya manusia hati-hati, karena kalau sudah terjadi perubahan akan sulit pulih seperti sediakala. Andaikan kita coba kumpulkan lagi, selain memakan waktu pasti ada yang tercecer juga, dan yang kita kumpulkan pun mungkin sudah jadi kotor.
Dalam menjalani hidup berumah tangga seyogyalah kita harus menjaga agar “beras tidak tumpah”. Mengapa harus dijaga? Kembali kepada filosofi “kalau beras sudah terlanjur tumpah” artinya respek yang didapat dari pasangan sudah tidak akan sama lagi, untuk pulih pun akan memerlukan waktu, dan “surga” dalam berumah tangga akan kehilangan salah satu pilarnya yakni kepercayaan.
Filosofi Dhapur Keris Sempono Luk 9
Sempana atau Sempono adalah salah satu bentuk dhapur keris luk sembilan, yang tergolong sederhana. Keris ini hanya memakai kembang kacang, lambe gajahnya satu dan greneng. Ricikan lainnya tidak ada. Walaupun sederhana penampilannya, Sempana termasuk dhapur keris yang populer dan sering dijumpai. Sebilah keris pusaka milik Keraton Kasultanan Yogyakarta juga berdhapur Sempana. Pusaka itu adalah Kanjeng Kyai Panukup.
Sempana berasal dari kata “Supeno”, berarti impian, atau cita-cita, atau visi, yang arti keseluruhannya adalah orang yang memiliki visi atau cara pandang yang baik, atau orang yang memperoleh petunjuk pada jalan kebaikan. Filosofi sebenarnya yang bisa diambil dari dhapur keris Sempana adalah bahwa dalam kehidupannya tentu manusia memiliki banyak kelemahan. Setiap waktu kita selalu melakukan kesalahan dan masih harus banyak belajar. Karena itu, sangat wajar jika kita dituntut untuk terus berupaya berbuat lebih baik, instropeksi diri dan belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dan berusaha mencapai kesempurnaan hidup melalui perbaikan kualitas diri. Bukankah kita, manusia ini sesungguhnya telah diciptakan oleh Tuhan YME sebagai makhluk yang sempurna.
Makna Angka 9 Dalam Masyarakat Jawa Kuno
Borobudur, candi terbesar yang didirikan oleh dinasti Syailendra yang menganut ajaran Budha Gautama, sesungguhnya memiliki 9 tingkatan pada tataran “Manusia dan Bumi”, sedangkan tingkatan terakhir yang ke 10 adalah merupakan tingkatan puncak seseorang untuk menjadi Budha dan juga melambangkan Nirwana dimana Budha bersemayam.
Tangguh Segaluh
Segaluh atau ada juga yg dulunya menyebut Sakaloh, merupakan bagian dari wilayah Pasundan. Sebuah kerajaan yang memiliki sejarah panjang semenjak abad ke 8 sudah eksis. Tetapi sampai era Matarampun seolah Segaluh juga masih berkibar walau tidak semegah era sebelumnya. Sebut saja semenjak Galuh Rahyang sapmai pada Galuh Kalingga.
Pada tahun 1595, Galuh jatuh ke tangan Senapati dari Mataram. Invasi Mataram ke Galuh semakin diperkuat pada masa Sultan Agung. Lantas pada masa Dipati Imbanagara, ibukota Kabupaten Galuh dipindahkan dari Garatengah (Cineam) ke Calingcing. Tetapi tidak lama kemudian dipindahkan ke Bendanagara (Panyingkiran). Lantas sejak tahun 1853, Kangjeng Perbu tinggal di kediaman yang dinamai Keraton Selagangga. Pada tahun 1915, Kabupaten Galuh dimasukkan ke Keresidenan Priangan, dan secara resmi namanya diganti menjadi Kabupaten Ciamis.
Singkat tentang sejarah Segaluh tersebut menunjukkan betapa panjang sejarah yg telah terjadi. Dari abad ke 8 sampai pada era Mataram. Karena itu dalam dunia keris, kita juga dapat melihat keris2 tangguh Segaluh yang memiliki besi seperti keris2 Majapahit, tetapi ada pula yang memiliki besi serta material seperti halnya keris2 Mataram. Hanya saja walaupun berbeda periode, tetapi keris2 tangguh Segaluh tetap memiliki karakteristik yang khas.
Tags: jual keris pamor beras wutah, jual keris pamor wos wutah, jual keris rojo gundolo, jual keris segaluh, jual keris sempana, jual keris sempana luk 9, keris pamor wos wutah, Keris Pamor Wos Wutah Tangguh Segaluh, keris sempana pamor wos wutah, keris sempono pamor beras wutah, khasiat pusaka beras wutah, pamor keris terbaik, pamor raja gundala, pamor wos wutah, tombak pamor wos wutah
Keris Pamor Wos Wutah Tangguh Segaluh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.606 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Panimbal Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Panimbal Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI) Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Surakarta (Kayu Timoho Kuno) Handle / Gagang : Surakarta (Kayu Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 2.250.000Keris Sempono Pamor Adeg Tangguh Blambangan Sepuh TAG149
Rp 3.500.000Pusaka Tombak Korowelang Luk 11 Mataram Senopaten Pamor Wos Wutah Meteorit Dhapur / Bentuk Tombak : Korowelang Pamor : Beras Wutah Meteorit Tangguh : Mataram Senopaten Panjang Bilah : 31 cm Panjang Pesi : 12,9 cm Warangka : Kayu Trembalo Kuno Landeyan : Kayu Jati 50 cm Kode : PK342
Rp 2.111.000Jual Keris Majapahit Kuno Jalak Sangu Tumpeng Pamor Toya Mambeg Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sangu Tumpeng Pamor (motif lipatan besi) : Toya Mambeg (ada pamor tambal) “Jenis Pamor Miring Yang Sangat Langka dan Banyak Diburu Para Kolektor Keris” Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Madya Panjang Bilah : 31 cm Warangka :… selengkapnya
Rp 3.333.000Pusaka Keris Carubuk Pamor Janur Sinebit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Luk 7 Pamor (motif lipatan besi) : Janur Sinebit (Langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Abad Ke 13 Masehi Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Original Bawaan Bilah Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 3.550.000Keris Sabuk Inten Pusaka Peninggalan Kerajaan Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah / Beras Wutah (Pamor lembut nyutra ndeling) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 32 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Tidak Sambungan Kayu… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Carita Prasaja Luk 11 HB V Empu Riyokusuman Garap Dalem Keraton Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carito Prasaja Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Lembut Nyutro (Khas Tangguh HB) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB V (Garap Dalem Keraton, Empu Riyokusuman – Yasan Sri Manganti) Panjang Bilah : 35,7 cm… selengkapnya
Rp 9.555.000Keris Pusaka Singo Barong Luk 11 Tinatah Emas Mataram Sultan Agung Dalam khazanah tosan aji Nusantara, Singo Barong menempati posisi istimewa sebagai simbol kekuasaan, keberanian, dan kewibawaan. Figur singa jantan yang ditatah pada gandhik bukan sekadar hiasan, melainkan perlambang kekuatan penjaga dan ketegasan pemimpin. Dalam wujud luk 11, keris ini mencerminkan daya gerak yang dinamis—keteguhan… selengkapnya
Rp 55.000.000Keris Sengkelat PB X Gagah Berwibawa Dialih rawatkan (dimaharkan) Keris Sengkelat PB X. Keris dengan dhapur sengkelat ini kami dapatkan dari salah satu orang keraton solo (surakarta). Pasikutannya yang gagah, besar, kekar dan berwibawa ini memberi nilai estetika tersendiri. Bahan bilah keris dan tempaan lipatan yang matang menjadi salah satu ciri khas yang memaparkan keris… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Santan Luk 11 Pamor Kenanga Ginubah Tangguh Majapahit Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Santan Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Kenanga Ginubah (pamor langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Sepuh Kuno Panjang Bilah : 32 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Pelet Kendit Handle / Gagang : Kemuning… selengkapnya
Rp 3.333.000




WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.