Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

● online 6282177400100

● online
- Keris Mundarang Pamor Bonang Rinenteng....
- Keris Kuno Sengkelat Majapahit Pamor Pedaringan Ke....
- Pusaka Keris Tilam Upih Gonjo Iras Pamor Lafadz Al....
- Keris Mundarang Pamor Bonang Rinenteng....
- Tongkat Kayu Jati Ukir Naga....
- Keris Sempono Tangguh Bugis Sepuh Kuno....
- Keris Langka Pamor Kol Buntet Tangguh Madura Sepuh....
- Keris Tangguh Tuban Empu Bekel Jati Kuno....
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram
Rp 6.500.000Kode | TAG122 |
Stok | Tersedia (1) |
Kategori | Dhapur Parungsari, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 13, Keris Sepuh, Pamor Pulo Tirto, Tangguh Amangkurat |
Jenis | : Keris Luk 13 |
Dhapur | : Parungsari |
Pamor | : Pulo Tirto |
Tangguh | : Mataram Amangkurat |
Warangka | : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Wangi |
Hulu/Deder | : Yudawinatan Kayu Kemuning Bang |
Pendok | : Bunton Bahan Kuningan |
Mendak | : Widhengan Bahan Kuningan |
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram
Keris Parungsari: Simbol Keindahan dan Keikhlasan
Keris Parungsari adalah pusaka yang sarat akan makna filosofis dan nilai budaya. Parung, yang berarti lereng bukit dan lembah, serta Sari, yang berarti bunga, melambangkan hamparan keindahan alami yang memancarkan kesejukan dan kedamaian. Nama ini menggambarkan sebuah lanskap yang menawan, tempat di mana kehidupan tumbuh dan berkembang dengan harmoni.
Dalam filosofi Jawa, Parungsari mencerminkan kesejatian hidup, keikhlasan, dan ketulusan hati. Ia hadir tanpa pamrih, tumbuh tanpa dipaksa, memberikan manfaat bagi sekitarnya tanpa mengharapkan balasan. Seperti pepatah Jawa, “Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama”, keris ini mengajarkan bahwa seseorang akan dikenang bukan karena harta atau kekuasaan, melainkan karena perbuatan baik dan kebajikan yang ditinggalkan.
Secara fisik, Keris Parungsari dikenal dengan bentuknya yang proporsional, lekukan yang anggun, dan bilah yang kokoh. Keindahan yang terkandung di dalamnya bukan sekadar estetika, tetapi juga simbol perjalanan hidup yang penuh ujian, namun tetap menghasilkan kebijaksanaan dan kemuliaan.
Tangguh Amangkurat: Kharisma Kepemimpinan dan Ketegasan
Tangguh Amangkurat, atau sering disebut sebagai tangguh Kartasura, merujuk pada era pemerintahan raja-raja Mataram yang bergelar Amangkurat. Keris-keris dari periode ini memiliki karakteristik yang berbeda dari keris Mataram sebelumnya. Bilahnya cenderung lebih besar dan lebih kokoh, mencerminkan kekuatan dan ketegasan dalam kepemimpinan.
Keris tangguh Amangkurat dikenal memiliki guwaya yang kaku dan kokoh, melambangkan prinsip yang kuat dan harga diri yang tinggi. Korosi alami yang terlihat pada bilahnya menambah kesan garang dan berwibawa. Warna besi yang agak ngrasak serta pamor yang keruh memberikan kesan angker dan dominan, seolah menegaskan sifat pemberani dan tegas dari pemiliknya.
Sejarah mencatat bahwa era Amangkurat dipenuhi dengan intrik politik dan perebutan kekuasaan. Oleh karena itu, keris dari masa ini sering dikaitkan dengan tuah kepemimpinan yang kuat, keberanian dalam menghadapi tantangan, serta ketegasan dalam mengambil keputusan. Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto dengan tangguh Amangkurat sangat cocok dimiliki oleh mereka yang berjiwa pemimpin, yang membutuhkan keberanian dan keteguhan hati dalam menjalani tugas dan tanggung jawabnya.
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Tangguh Amangkurat bukan hanya pusaka biasa, tetapi juga perwujudan filosofi kehidupan. Keindahan Parungsari mengajarkan tentang keikhlasan dan kebajikan, pamor Pulo Tirto membawa berkah dan kesejahteraan, sementara tangguh Amangkurat memancarkan kharisma kepemimpinan yang tegas dan berwibawa. Pusaka ini bukan hanya benda koleksi, tetapi juga simbol perjalanan spiritual dan kebijaksanaan hidup bagi pemiliknya.
TAG122
Tags: keris mataram amangkurat, keris pamor pulo tirto, keris parungsari, Keris Warisan Mataram
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram
Berat | 1500 gram |
Kondisi | Bekas |
Dilihat | 242 kali |
Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sengkelat Gonjo Wilut Mataram Sultan Agung Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah (Terdapat pamor Sumur Bandung di bagian sor soran) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI) Panjang Bilah : 35,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu… selengkapnya
Rp 4.555.000Keris Lurus Dhapur Sinom Tangguh Mataram Abad 17 Sepuh Kuno Tua Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sinom Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 31 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Original Bawaan Bilah Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 2.000.000Pusaka Tombak Banyak Angrem Pamor Kulit Semangka Pajajaran Dhapur Tombak (jenis bentuk tombak) : Banyak Angrem Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran (Abad XII) Panjang Bilah Tajam : 22 cm Panjang Pesi : 9,1 cm Warangka : Kayu Trembalo Landeyan : Kayu Jati 32 cm Kode: PK104… selengkapnya
TERMAHARKeris Pamor Pandita Bala Pandita Keris merupakan senjata tradisional Indonesia yang penuh dengan nilai seni dan filosofi mendalam. Salah satu pamor keris yang menarik untuk dibahas adalah Pamor Rojo Abolo Rojo atau yang juga dikenal dengan nama Pandita Bala Pandita. Membicarakan pamor ini seolah-olah otomatis membahas tiga pamor lain yang serupa, yakni pamor Ujung Gunung,… selengkapnya
TERMAHARKeris Pamengkang Jagad Pamor Adeg Wengkon Tejo Kinurung Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : TIlam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Tejo Kinurung / Adeg Wengkon, Pamengkang Jagad (besi milah 3 warna kontras) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Majapahit Panjang Bilah : 36,2 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Gandar Slorok… selengkapnya
Rp 4.111.000Keris Majapahit Parungsari Luk 13 Sepuh Keris Majapahit Parungsari Luk 13 Sepuh – Majapahit bukan sekadar imperium besar pada masanya, tetapi juga peradaban yang meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Nusantara. Kejayaannya tak hanya tercermin dalam kekuatan politik dan militernya, tetapi juga dalam warisan budayanya, salah satunya adalah maha karya pusaka agung keris-keris Majapahit. Sebagai kolektor… selengkapnya
Rp 11.300.000Pusaka Pedang Suduk Kuno Pamor Ngulit Semangka Dhapur/ Nama bentuk Pedang : Pedang Suduk Pamor / Motif Lipatan Besi : Kulit Semangka Besi berserat mrambut Tangguh : Zaman pembuatan Kerajaan Cirebon abad ke 16 masehi Panjang bilah tajam : 40,5 cm Panjang Total Ketika Disarungkan : 55 cm Warangka : Kayu Jati Handel / Gagang… selengkapnya
Rp 750.000Keris Jalak Ngore Era Kerajaan Mataram Sultan Agung Keris Jalak Ngore Era Kerajaan Mataram Sultan Agung merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Jalak Ngore, merupakan dhapur keris lurus dengan ricikan tikel alis, pejetan, sraweyan dan greneng. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Udan Mas Tiban. Sedangkan… selengkapnya
Rp 3.900.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.