Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Blawong Keris Tombak Ukiran Makoro Kepala Buto Uni....
- Keris Kyai Rangga Wirun Kalawijan Luk 27 Pamor Ped....
- Pusaka Keris Pamengkang Jagad Gonjo Iras....
- Jam Meja Duduk Kayu Jati Model Gong....
- Keris Brojol Full Pamor Putih Kulit Semangka Rojo ....
- Pusaka Keris Empu Koso Pamor Jung Isi Dunyo Madura....
- Keris Sengkelat TUS Amangkurat Pamor Wos Wutah....
- Keris Kebo Lajer Pamor Melati Tumpuk Madiun Sepuh....
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram
Rp 6.500.000| Kode | TAG122 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Parungsari, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 13, Keris Sepuh, Pamor Pulo Tirto, Tangguh Amangkurat |
| Jenis | : Keris Luk 13 |
| Dhapur | : Parungsari |
| Pamor | : Pulo Tirto |
| Tangguh | : Mataram Amangkurat |
| Warangka | : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Wangi |
| Hulu/Deder | : Yudawinatan Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bunton Bahan Kuningan |
| Mendak | : Widhengan Bahan Kuningan |
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram
Keris Parungsari: Simbol Keindahan dan Keikhlasan
Keris Parungsari adalah pusaka yang sarat akan makna filosofis dan nilai budaya. Parung, yang berarti lereng bukit dan lembah, serta Sari, yang berarti bunga, melambangkan hamparan keindahan alami yang memancarkan kesejukan dan kedamaian. Nama ini menggambarkan sebuah lanskap yang menawan, tempat di mana kehidupan tumbuh dan berkembang dengan harmoni.
Dalam filosofi Jawa, Parungsari mencerminkan kesejatian hidup, keikhlasan, dan ketulusan hati. Ia hadir tanpa pamrih, tumbuh tanpa dipaksa, memberikan manfaat bagi sekitarnya tanpa mengharapkan balasan. Seperti pepatah Jawa, “Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama”, keris ini mengajarkan bahwa seseorang akan dikenang bukan karena harta atau kekuasaan, melainkan karena perbuatan baik dan kebajikan yang ditinggalkan.
Secara fisik, Keris Parungsari dikenal dengan bentuknya yang proporsional, lekukan yang anggun, dan bilah yang kokoh. Keindahan yang terkandung di dalamnya bukan sekadar estetika, tetapi juga simbol perjalanan hidup yang penuh ujian, namun tetap menghasilkan kebijaksanaan dan kemuliaan.
Tangguh Amangkurat: Kharisma Kepemimpinan dan Ketegasan
Tangguh Amangkurat, atau sering disebut sebagai tangguh Kartasura, merujuk pada era pemerintahan raja-raja Mataram yang bergelar Amangkurat. Keris-keris dari periode ini memiliki karakteristik yang berbeda dari keris Mataram sebelumnya. Bilahnya cenderung lebih besar dan lebih kokoh, mencerminkan kekuatan dan ketegasan dalam kepemimpinan.
Keris tangguh Amangkurat dikenal memiliki guwaya yang kaku dan kokoh, melambangkan prinsip yang kuat dan harga diri yang tinggi. Korosi alami yang terlihat pada bilahnya menambah kesan garang dan berwibawa. Warna besi yang agak ngrasak serta pamor yang keruh memberikan kesan angker dan dominan, seolah menegaskan sifat pemberani dan tegas dari pemiliknya.
Sejarah mencatat bahwa era Amangkurat dipenuhi dengan intrik politik dan perebutan kekuasaan. Oleh karena itu, keris dari masa ini sering dikaitkan dengan tuah kepemimpinan yang kuat, keberanian dalam menghadapi tantangan, serta ketegasan dalam mengambil keputusan. Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto dengan tangguh Amangkurat sangat cocok dimiliki oleh mereka yang berjiwa pemimpin, yang membutuhkan keberanian dan keteguhan hati dalam menjalani tugas dan tanggung jawabnya.
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Tangguh Amangkurat bukan hanya pusaka biasa, tetapi juga perwujudan filosofi kehidupan. Keindahan Parungsari mengajarkan tentang keikhlasan dan kebajikan, pamor Pulo Tirto membawa berkah dan kesejahteraan, sementara tangguh Amangkurat memancarkan kharisma kepemimpinan yang tegas dan berwibawa. Pusaka ini bukan hanya benda koleksi, tetapi juga simbol perjalanan spiritual dan kebijaksanaan hidup bagi pemiliknya.
TAG122
Tags: keris mataram amangkurat, keris pamor pulo tirto, keris parungsari, Keris Warisan Mataram
Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.127 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Pusaka Tilam Sari Tangguh Hamengkubuwana V Keris Pusaka Tilam Sari Tangguh Hamengkubuwana V – Keris Tilam Sari dengan tangguh Hamengkubuwana V dan pamor Wos Wutah ini merupakan salah satu pusaka yang mencerminkan karakter kepemimpinan serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi pada masa Kesultanan Yogyakarta. Keris ini tidak hanya memiliki keindahan fisik yang khas, tetapi juga… selengkapnya
Rp 8.500.000Keris Jalak Dinding Pamor Wahyu Tumurun Tangguh HB I Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Dinding Pamor (motif lipatan besi) : Wahyu Tumurun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB I (Hamengkubuwono Ke 1) Panjang Bilah : 35,7 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Rp 2.555.000Pusaka Keris Kuno Pamor Putri Kinurung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Putri Kinurung Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Akhir Panjang Bilah : 34 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Branggah Jogja Kayu Mangga Hutan Kuno Handle / Gagang : Kayu Sono Keling… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Pamor Wulan-Wulan Era Pajajaran Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Wulan-Wulan Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Madya Panjang Bilah : 32,3 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Bunton Surakarta Kuningan Ukiran Motif… selengkapnya
Rp 3.333.000Pusaka Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon (pamor yang tingkat kesulitan dalam pembuatannya tinggi) ada pamor tiban kolocokro X Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB 1 Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman SUrakarta Gandar Iras Kayu Kemuning Kuno Handle /… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Keleng Slorok Kehijauan Tangguh Sendang Sedayu Majapahit Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Hurap (Besi slorok kehijauan dan hitam pekat khas tangguh sedayu) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Sedayu era Majapahit Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Pamor Wahyu Tumurun Mataram Original Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Wahyu Tumurun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad 15 Masehi Panjang Bilah : 31 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu Timoho Kuno Pendok: Blewah Surakarta Mamas Kuno… selengkapnya
Rp 3.500.000Kalamisani Pamor Wiji Timun Dalam khazanah tosan aji Jawa, Kalamisani dikenal sebagai dhapur keris lurus yang merepresentasikan perjalanan hidup manusia sejak awal penciptaannya. Ia melambangkan kesucian asal-usul, ketika manusia masih berada di alam ruh—jernih, bening, dan bercahaya. Ketika memasuki dunia, berbagai godaan dan hawa nafsu hadir sebagai ujian, namun Kalamisani mengajarkan adanya kekuatan batin yang… selengkapnya
Rp 3.000.000Keris Tilam Sari HB VII Istimewa Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Tambal Wengkon Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram HB VII / Hamengkubuwono ke-7 Panjang Bilah : 35 cm Pesi Utuh Masih Panjang Original Warangka : Gayaman Yogyakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Yogya Kayu Timoho Pendok… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Jalak Sangu Tumpeng Sepuh Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sangu Tumpeng Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah / Wos Utah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 35,6 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 2.555.000
















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.