Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Sabuk Inten » Keris Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Cirebon
click image to preview activate zoom

Keris Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Cirebon

Rp 6.511.000
KodeFEN382
Stok Tersedia (1)
Kategori Dhapur Sabuk Inten, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 11, Pamor Beras Wutah, Tangguh Cirebon
Jenis : Keris Luk 11
Dhapur : Sabuk Inten
Pamor : Wos Wutah
Tangguh : Kesultanan Cirebon
Warangka : Gayaman Surakarta, Bahan Kayu Timoho
Deder/Handle : Yudawinatan, Kayu Hitam
Pendok : Bleweh, Bahan Kuningan
Mendak : Widengan, Bahan Kuningan
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Cirebon

DHAPUR SABUK INTEN

Sabuk Inten merupakan salah satu dhapur keris yang memiliki karakter khas dan penampilan yang anggun. Nama Sabuk Inten secara harfiah dapat dimaknai sebagai ikat pinggang berlian atau permata. Sebuah nama yang menghadirkan gambaran tentang keindahan, kemuliaan, dan sesuatu yang berharga.

Dalam pembacaan filosofi, Sabuk Inten dapat dimaknai sebagai simbol kemampuan seseorang dalam menjaga apa yang dimilikinya. Sebab, kemuliaan bukan hanya perkara memperoleh sesuatu yang berharga, tetapi juga tentang bagaimana merawat, menjaga, dan tidak kehilangan arah ketika telah memilikinya.

PAMOR WOS WUTAH

Pamor Wos Wutah merupakan salah satu motif pamor yang cukup populer dalam dunia Tosan Aji. Namanya berasal dari kata wos atau beras dan wutah yang berarti tumpah. Secara visual, motifnya berupa sebaran lapisan pamor yang tidak beraturan, menyerupai beras yang tertumpah di atas suatu permukaan.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, beras merupakan lambang kebutuhan hidup, kecukupan, dan sumber penghidupan. Karena itu, pamor Wos Wutah kerap dihubungkan dengan harapan akan kelancaran rezeki dan kehidupan yang berkecukupan.

Namun ada filosofi sederhana yang menarik untuk direnungkan: rezeki tidak selalu datang dalam bentuk yang besar sekaligus. Terkadang ia hadir sedikit demi sedikit, tersebar dalam berbagai kesempatan yang sering kali luput kita sadari.

TANGGUH KESULTANAN CIREBON

Cirebon memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan sejarah dan kebudayaan Jawa. Sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di pesisir utara Jawa, Cirebon tumbuh menjadi ruang pertemuan berbagai tradisi, mulai dari kebudayaan Sunda, Jawa, Islam, hingga pengaruh maritim Nusantara.

Warisan Kesultanan Cirebon tidak hanya tercermin dalam bangunan, kesenian, dan tradisi keraton, tetapi juga dalam perkembangan seni kriya dan budaya Tosan Aji.

Keris dengan tangguh Kesultanan Cirebon membawa kita pada ingatan tentang sebuah peradaban yang tumbuh melalui perjumpaan banyak kebudayaan. Ada nilai keterbukaan, kebijaksanaan, dan kemampuan merawat perbedaan di dalam perjalanan sejarahnya.

Sabuk Inten mengingatkan kita untuk menjaga sesuatu yang berharga. Wos Wutah mengajarkan tentang kecukupan dan rasa syukur. Sementara Cirebon menyimpan kisah tentang perjumpaan kebudayaan dan kebijaksanaan dalam perjalanan zaman.

Pada akhirnya, mungkin kekayaan yang paling penting bukanlah seberapa banyak yang berhasil dikumpulkan, melainkan seberapa pandai kita menjaga, mensyukuri, dan memanfaatkannya.

Sebab tidak semua orang yang memiliki banyak merasa cukup, dan tidak semua orang yang sederhana hidup dalam kekurangan.

 

FEN382

Keris Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Cirebon

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 0 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

WhatsApp WhatsApp us