Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Sempana Luk 9 Pamor Jala Tunda Sepuh Kuno
Rp 1.750.000| Kode | PK139 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Sempono, Keris, Keris Luk 9, Keris Sepuh, Pamor Jalatunda, TOSAN AJI 3 |
Keris Sempana Luk 9 Pamor Jala Tunda Sepuh Kuno
Keris Sempana Luk 9 Pamor Jala Tunda Sepuh Kuno
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempana Luk 9
- Pamor (motif lipatan besi) : Jala Tunda / Jolotundo
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran (Abad XIV)
- Panjang Bilah : 35 cm
- Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu Mangga Hutan Kuno
- Handle / Hulu: Solo (Surakarta) Kayu Kemuning Bang Kuno
- Pendok : Blewah Mamas Surakarta Kuno
- Mendak : Model Parijata Bahan Perunggu
- Kode : PK139
Dialih rawatkan (dimaharkan) Keris Sempana Luk 9 Pamor Jala Tunda Sepuh Kuno sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Keris Berdhapur Sempana Luk 9
SEMPANA, berasal dari isitilah Su yang berarti “besar”, Pono yang artinya “mengerti atau sangat paham”. Keris sempana dalam Serat Centini cocok dikenakan oleh mereka yang masih muda dan gemar mengembara menuntut ilmu guna mencapai tujuan hidup.
FILOSOFI – Luk Sembilan. Angka sembilan tampaknya mempunyai bobot linuwih tersendiri bagi penduduk Nusantara umumnya dan khususnya bagi masyarakat Jawa. Angka ini seringkali dihubungkan dengan sejarah wali sanga (wali sembilan) pada awal masuknya islam di pulau Jawa dan hingga kini menjadi simbol bintang kebanggaan kaum Nahdliyin (NU). Pada budaya tosan aji semisal kujang, kujang ciung dengan mata sembilan juga dianggap memiliki kedudukan paling tinggi dimana eksklusif menjadi milik Raja dan Brahmesta (Pandita Agung Nagara). Untuk keris sendiri, lekuk sembilan seringkali disimbolisasikan sebagai keris dhapur jigja sebuah simbol keperwiraan, dimana manusia hidup itu harus mempunyai jiwa perwira, untuk berjuang mengatasi segala tantangan dalam diri maupun dari luar.

Angka sanga (sembilan) yang menandakan tempat nafsu manusia berkumpul (babakan hawa sanga) atau sembilan lubang dalam tubuh manusia yang menandakan nafsu manusia. Dari sembilan lubang itu pula keluar hal-hal yang buruk dari dalam tubuh kita. Dua lubang telinga (jika kebanyakan akan tergelincir mendengar pembicaraan yang seharusnya tidak didengar; menguping; yang keluar dari lubang ini adalah kopok atau kotoran telinga kita); dua lubang mata (jika kebanyakan akan tergelincir melihat hal-hal yang seharusnya tidak dilihat; dari lubang ini keluar blobok atau kotoran mata); dua lubang hidung (jika kebanyakan akan tergelincir menghirup hal-hal yang seharusnya tidak dihirup; misal narkoba hingga menjadi pecandu; yang keluar dari lubang ini adalah umbel atau ingus); mulut (jika kebanyakan bicara bisa saja menyakiti hati orang lain; mulutmu harimaumu; lisan harus dijaga; lebih baik diam jika tidak mengerti suatu perkara; yang keluar dari mulut biasanya adalah dahak); lubang kemaluan (jika tergelincir akan menimbulkan aib; misal hubungan badan yang belum halal; yang keluar dari lubang ini adalah air mani, haid, serta air kencing); dan yang terakhir lubang dubur (jika tergelincir akan menyebabkan sebuah hubungan seksual yang tidak sehat atau tidak seharusnya terjadi; yang keluar dari lubang ini adalah kotoran manusia). Jika tidak berhati-hati pada filosofi angka sembilan ini, manusia akan celaka hidup di dunia.

Keris Pamor Jala Tunda
Jala Tunda tergolong pamor mlumah yang sukar pembuatannya karena dikombinasikan dengan pamor miring yang difungsikan sebagai tepen pamor. Pamor ini tergolong pamor rekan, dan bukan pamor yang pemilih. Tuahnya untuk ketenaran, untuk menonjol dalam lingkungan dan tergolong pamor langka. Sepintas mirip pamor Wengkon tetapi lebar dan pada bagian dalam ada lekuk-lekuk yang terkadang simetris berhadapan tetapi pada bagian lain sering tidak simetris.
Tangguh Pajajaran
Keris Sempana Luk 9 Pamor Jala Tunda Sepuh Kuno diperkirakan masa pembuatannya pada era Pajajaran. Tangguh pajajaran memiliki ciri-ciri yang tak kalah unik dengan tangguh-tangguh lain dimana tangguh ini memiliki pasikutan yang terlihat kaku, selain itu juga mempunyai bentuk ganja yang seperti bathok tengkurep. Tangguh ini memiliki sirah cecak yang panjang atau sering disebut landhung, gandhiknya yang miring dan panjang sehingga saat dilihat seperti biji mlinjo yang sudah dibelah. Dilihat dari bilahnya tangguh ini berukuran tinggi dan besar dapat diamati dengan luk-luknya yang kurang rapat. Untuk sogokannya sendiri berukuran sedang sesuai dengan ukuran bilahnya, besinya terlihat mentah agak kepucatan. Untuk pamornya sendiri sawetu-wetu atau tidak direncanakan, dan juga saat diamati lebih detail pamornya kelihatan berlemak atau gajih.
Tags: arti keris sempana, ciri ciri keris bungkem, ciri ciri keris sempana, gambar dan nama keris luk 9, Jual Keris Kuno, Jual Keris Pamor Jalatunda, jual keris pamor langka, Jual Keris Sempana Sepuh, Jual Keris Sempono Kuno, kegunaan keris sempana kinjeng, Keris Pamor Jalatunda, keris sempana badhong, keris sempana daun, keris sempana luk 7, Keris Sempana Luk 9 Pamor Jala Tunda Sepuh Kuno
Keris Sempana Luk 9 Pamor Jala Tunda Sepuh Kuno
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.710 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Singkir Tolak Wabah Pagebluk Asli Sepuh Kuno Tangguh Segaluh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempana Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Singkir / Adeg Sapu Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Segaluh (Abad XIII) Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Rp 2.250.000Keris Jangkung Naga Temanten Luk 3 Keleng Kinatah Kamarogan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Naga Temanten Luk 3 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng / Pangawak Waja (kinatah tembaga sepuh emas) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Galih Nagasari Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 2.555.000Pusaka Keris Putut Luk Genap Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Putut Luk Genap Walik (Luk 4) Pamor (motif lipatan besi) : Ngulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Demak Panjang Bilah : 30 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Branggah Jogja Kayu Sawo Handle / Gagang : Kayu Kemuning Pendok… selengkapnya
Rp 1.750.000Jalak Sangu Tumpeng Sepuh Jalak Sangu Tumpeng merupakan salah satu dhapur keris lurus berukuran sedang yang dikenal luas akan makna simboliknya. Secara fisik, bilah pusaka ini tampil sederhana namun tegas: gandik polos dengan pejetan yang jelas, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan. Kesederhanaan bentuk ini justru memperkuat watak dhapurnya. Di kalangan pecinta keris, Jalak Sangu Tumpeng… selengkapnya
Rp 4.500.000Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS Keris Kebo Lajer merupakan pusaka yang sejak dahulu ditempatkan bukan semata sebagai senjata, melainkan sebagai simbol laku hidup dan tanggung jawab sosial. Ia hadir sebagai pengingat tentang makna kerja keras, kesabaran, dan pengabdian—nilai-nilai yang menopang keberlangsungan keluarga, masyarakat, dan wilayah. Pusaka ini kerap dikaitkan dengan figur pemimpin lapangan:… selengkapnya
Rp 3.750.000Pusaka Keris Sabuk Inten Kembang Kacang Bungkem Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Bungkem Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram (Abad XVII) Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Yogyakarta (Kayu Timoho Pelet Kendit) Handle / Gagang : Yogyakarta (Kayu Kemuning) Pendok :… selengkapnya
Hubungi AdminBetok Sombro Pamengkang Jagad Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Bethok Sombro Pamengkang Jagad Pamor (motif lipatan besi) : Rojo Gundolo Panjang Bilah: 20,3 cm Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Warangka : Sandhang Walikat Kayu Jati Kuno Handle / Gagang : Kayu Jati Kuno Mendak : Kuningan Kode: KAR516 Sejarah Betok Sombro Pamengkang… selengkapnya
Rp 7.222.000Keris Nogo Sapto Luk 7 Kinatah Kamarogan Pamor Wengkon Keris Nogo Sapto Luk 7 Kinatah Kamarogan Pamor Wengkon adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Nogo Sapto atau Naga Sapta, merupakan dhapur keris luk 7 dengan ciri khas gandik yang memiliki ukiran naga. Biasanya keris Nogo Sapto dihias dengan kinatah berupa… selengkapnya
Rp 8.999.000Keris Kanjeng Kyai Buto Ijo Luk 9 Pamor Sodo Lanang Tangguh Pajang Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Buto Ijo Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Sodo Lanang / Adeg Siji / Sodo Sak Ler Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajang Mataram Panjang Bilah : 35,3 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo… selengkapnya
Rp 7.555.000






WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.