Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Pusaka Keris Parungsari Pamor Wengkon Isen
- Keris Koso Madura Sepuh Dhapur Brojol Pamor Nggaji
- Keris Nogo Sapto Asli
- Keris Megantoro Luk 7
- Keris Panji Nom Tangguh Hamengkubuwono HB V ISTIME
- Keris Naga Siluman Tumpuk Kinatah Emas
- Pusaka Keris Panimbal Pamor Pedaringan Kebak Matar
- Jual Keris Nogo Sosro Sabuk Inten Kinatah Emas Asl
Keris Sempono Pamor Junjung Derajat
Rp 4.500.000| Kode | FR034 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Sempono, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 9, Pamor Junjung Derajat, Tangguh Madiun |
| Jenis | : Keris Luk 9 |
| Dhapur | : Sempana |
| Pamor | : Junjung Derajat |
| Tangguh | : Madiun |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Bahan Kayu Timoho |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Sempono Pamor Junjung Derajat
Dhapur Sempana (Luk 9)
Sempana merupakan salah satu dhapur keris berluk sembilan yang dikenal karena bentuknya sederhana, proporsional, dan berkesan anggun. Kesederhanaan pasikutannya justru menjadikan dhapur ini digemari sejak lama dan banyak dijumpai pada berbagai pusaka penting. Salah satunya adalah Kanjeng Kyai Panukup, pusaka milik Keraton Kasultanan Yogyakarta yang juga berdhapur Sempana.
Nama Sempana diyakini berasal dari kata supana atau supeno dalam bahasa Jawa Kuno yang bermakna harapan, cita-cita, atau tujuan hidup. Karena itu, dhapur ini dipahami sebagai perlambang perjalanan manusia dalam meraih impian dengan keteguhan hati, kesabaran, dan pengendalian diri. Ia mengajarkan bahwa keberhasilan bukan sekadar persoalan hasil akhir, melainkan buah dari proses yang dijalani dengan kebijaksanaan dan kejujuran.
Sebagai keris berluk sembilan, Sempana juga mengandung makna spiritual yang mendalam. Angka sembilan dalam falsafah Jawa kerap dikaitkan dengan kesempurnaan batin, kematangan jiwa, dan pencapaian ilmu sejati. Oleh sebab itu, keris ini melambangkan pribadi yang senantiasa belajar, mampu mengendalikan hawa nafsu, serta terus menyempurnakan budi pekerti hingga mencapai kehidupan yang selaras dengan kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
Pamor Junjung Derajat
Junjung Derajat merupakan pamor yang menampilkan susunan garis-garis bertingkat seolah bergerak menuju pucuk bilah. Pola tersebut menghadirkan kesan dinamis, menggambarkan perjalanan hidup yang terus bertumbuh menuju tingkatan yang lebih baik.
Dalam tradisi perkerisan, pamor ini dimaknai sebagai perlambang peningkatan martabat, kemajuan, dan terbukanya jalan menuju keberhasilan. Namun, makna “derajat” tidak semata-mata dipahami sebagai kedudukan atau jabatan. Derajat yang luhur adalah kehormatan yang lahir dari ilmu pengetahuan, akhlak yang baik, integritas, serta kemampuan memberi manfaat bagi sesama. Dengan demikian, pamor Junjung Derajat menjadi simbol harapan agar pemiliknya memperoleh kemuliaan, baik dalam kehidupan dunia maupun sebagai bekal kehidupan spiritual.
Tangguh Madiun
Tangguh Madiun merujuk pada kelompok keris yang berkembang di wilayah Madiun, sebuah daerah yang sejak masa akhir Pajang hingga awal berdirinya Mataram dikenal sebagai salah satu pusat pembuatan tosan aji. Latar sejarah yang diwarnai dinamika politik dan pertahanan membentuk karakter keris Madiun yang lebih mengutamakan kekuatan, ketegasan, dan fungsi dibanding kemewahan garap.
Keris tangguh Madiun umumnya memiliki pasikutan yang sederhana, kokoh, dan tidak banyak menampilkan hiasan yang berlebihan. Di balik tampilannya yang bersahaja, keris-keris ini dipercaya memiliki perbawa yang kuat, memancarkan kesan tenang, teguh, dan berisi. Keindahannya tidak selalu tampak pada pandangan pertama, melainkan semakin terasa ketika dicermati lebih dalam.
Dalam tradisi perkerisan, Tangguh Madiun kerap dimaknai sebagai cerminan pribadi yang rendah hati namun tangguh menghadapi kehidupan. Ia tidak mengejar kemegahan lahiriah, melainkan mengutamakan keteguhan pendirian, kekuatan batin, dan kematangan sikap. Nilai-nilai inilah yang menjadikan keris tangguh Madiun tetap dihormati sebagai salah satu warisan penting dalam khazanah tosan aji Nusantara.
FR034
Keris Sempono Pamor Junjung Derajat
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 424 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Tilam Upih Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling populer dan paling banyak dijumpai dalam tradisi perkerisan Nusantara. Nama Tilam Upih berasal dari bahasa Jawa, yakni tilam yang berarti alas tidur dan upih yang berarti pelepah pinang. Dahulu, pelepah pinang dianyam menjadi tikar sederhana sebagai tempat beristirahat. Dari makna itulah lahir… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Bugis Pandawa Luk 5 Pamor Pedaringan Kebak Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pandawa Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Bagian sor-soran ada pamor rojo gundolo) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Bugis (Luar Jawa) Panjang Bilah : 23 cm Warangka : Model Bugis Handle / Gagang : Model Bugis Pendok : Tembaga… selengkapnya
Rp 3.100.000Tombak Majapahit Karacan Luk 7 Tombak Majapahit Karacan Luk 7 – Tombak adalah senjata yang telah hadir sepanjang sejarah manusia, menghubungkan berbagai budaya dan zaman dengan warisan dan makna yang mendalam. Dari senjata perang hingga alat berburu, tombak telah memainkan peran penting dalam perkembangan manusia dan budaya. Sejarah dan Perkembangan Tombak adalah salah satu senjata… selengkapnya
Rp 2.500.000Pusaka Keris Pandawa Kinatah Emas Asli Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pandawa luk 5 (kinatah Emas asli motif lung anggrek) kinatah asli kuno bukan susulan Pamor (motif lipatan besi) : Udan Mas Tiban dan Wahyu Tumurun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 35 cm pesi utuh masih panjang original… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Carang Soka Pamor Nggajih Meteorit Empu Koso Madura Sepuh TUS Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carang Soka Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Pamor nggajih meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Madura Sepuh Abad XV Panjang Bilah : 37,3 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 5.550.000Tombak Pusaka Cipir Totog Singosari Keleng Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : Cipir Totog Tangguh / Masa Pembuatan : Singosari Pamor / Motif lipatan besi : Keleng Hurap berserat Panjang Bilah Tajam : 28 cm Panjang pesi : 10,7 (bentuk Pesi kotak menandakan tombak dibuat zaman sebelum majapahit) Warangka : Kayu jati Landeyan / gagang… selengkapnya
Hubungi AdminPAMOR LANGKA!! Keris Pamor Lintang Kemukus Winengku Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Lintang Kemukus Winengku (Pamor Langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Solo Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kemuning Bang Kuno Pendok :… selengkapnya
Rp 3.555.000














WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.