Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Kebo Teki Damar Murup Urubing Dilah
- Keris Sengkelat Luk 13 Mataram Sultan Agung Pamor
- Jual Senjata Primitif Petel Kapak Kabudhan Kuno
- Jual Blawong Keris Tombak Pajangan Dinding Tembok
- Keris Pamor Wulan-Wulan Era Pajajaran Sepuh Kuno
- Pendok Keris Templek Model Blewah Surakarta Kemalo
- Keris Pamor Udan Mas Tangguh Mataram Sepuh Kuno
- Keris Pamor Melati Tumpuk Sepuh
Putut Sajen Pamor Mrambut
| Kode | TAG070 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Putut Sajen, Katalog Produk, Keris, Pamor Mrambut, Tangguh Majapahit |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Putut Sajen |
| Pamor | : Mrambut |
| Tangguh | : Majapahit |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Kemuning Bawaan Bilah |
| Deder/Handle | : Stilasi Putut (Iras) |
Putut Sajen Pamor Mrambut
Putut Sajen Pamor Mrambut
Keris Putut Sajen merupakan salah satu bentuk keris yang memiliki ciri khas berupa figur putut, yaitu sosok yang secara simbolik menggambarkan seorang pertapa atau resi yang sedang menjalani laku. Dalam tradisi pusaka Nusantara, bentuk putut tidak hanya dipahami sebagai hiasan, tetapi juga menjadi simbol tentang laku, ketekunan, pengendalian diri, dan pencarian kebijaksanaan.
Penyebutan sajen berkaitan dengan konteks tradisi dan fungsi keris tersebut sebagai bagian dari perlengkapan ritual atau upacara. Karena itu, istilah sajen tidak serta-merta menunjukkan usia, tangguh, maupun asal kerajaan tertentu. Penamaan ini lebih tepat dipahami sebagai keterangan mengenai kedudukan dan fungsi tradisionalnya dalam kebudayaan masyarakat.
Pada koleksi ini, keris Putut Sajen berpamor Mrambut. Pamor Mrambut memiliki karakter berupa garis-garis pamor halus yang memanjang, menyerupai helaian rambut. Dalam tradisi perkerisan, istilah mrambut sendiri berkaitan dengan kesan tipis, lembut, dan menyerupai rambut. Motif seperti ini umumnya membutuhkan pengerjaan tempa pamor yang cukup halus agar lapisan pamor dapat muncul secara jelas pada bilah.
Secara simbolik, Pamor Mrambut dapat dibaca sebagai pengingat tentang kehalusan rasa dan ketelitian dalam menjalani kehidupan. Rambut yang sangat halus tetapi tersusun menjadi bagian dari keseluruhan tubuh dapat menjadi perlambang bahwa sesuatu yang tampak kecil dan sederhana tetap memiliki tempat dalam kehidupan. Dalam konteks Putut, makna tersebut semakin dekat dengan gagasan laku yang dilakukan secara tekun, sabar, dan terus-menerus.
Dengan demikian, perpaduan Putut dan Pamor Mrambut menghadirkan filosofi tentang kekuatan yang dibangun melalui ketekunan. Seorang pertapa tidak mencapai kebijaksanaan dalam satu langkah, melainkan melalui proses panjang, pengendalian diri, dan kesediaan untuk terus belajar.
Sementara itu, sebutan Sajen mengingatkan bahwa keris ini berada dalam ruang budaya yang tidak semata-mata menempatkan pusaka sebagai senjata, tetapi juga sebagai media simbolik untuk menyampaikan nilai, doa, dan penghormatan terhadap tradisi.
Keris ini pada akhirnya dapat dibaca sebagai pengingat bahwa laku yang besar sering kali dibangun dari ketekunan-ketekunan kecil yang dilakukan terus-menerus.
TAG070
Putut Sajen Pamor Mrambut
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 252 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sengkelat Pamor Rojo Abolo Rojo Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Rojo Abolo Rojo Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI) Panjang Bilah : 33,7 cm (Pesi utuh masih panjang original) Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Gandar Iras Handle… selengkapnya
Rp 3.750.000Dhapur Sempana (Luk 9) Sempana merupakan salah satu dhapur keris berluk sembilan yang dikenal karena bentuknya sederhana, proporsional, dan berkesan anggun. Kesederhanaan pasikutannya justru menjadikan dhapur ini digemari sejak lama dan banyak dijumpai pada berbagai pusaka penting. Salah satunya adalah Kanjeng Kyai Panukup, pusaka milik Keraton Kasultanan Yogyakarta yang juga berdhapur Sempana. Nama Sempana diyakini… selengkapnya
Rp 4.500.000Tombak Godong Pring Sepuh Tombak Godong Pring merupakan salah satu dhapur tombak yang namanya diambil dari alam. Dalam bahasa Jawa, godong berarti daun, sedangkan pring berarti bambu. Maka secara harfiah, Godong Pring berarti daun bambu. Penamaan ini tentu bukan tanpa alasan. Bentuk bilahnya yang ramping, memanjang, dan proporsional mengingatkan pada siluet daun bambu yang sederhana,… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Udan Mas Keris Udan Mas – Pamor pada Keris atau Tosan Aji bukan hanya sekadar hiasan visual, melainkan mengandung makna simbolik dan filosofis yang mendalam. Dalam memahami makna pamor pada sebilah Keris, terbuka peluang bagi kita untuk menangkap pesan moral yang tersemat dalam setiap pamor pada Tosan Aji. Salah satu pamor Keris yang mencuri… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tuban Kuno Pamor Pedaringan Kebak Keris Tuban Kuno Pamor Pedaringan Kebak adalah salah satu keris dari ratusan koleksi pusaka keris. Keris ini tergolong ke dalam jenis keris lurus. Dilihat dari bentuk dan ricikannya keris ini berdhapur Tilam Upih. Sedangkan untuk pamor yang tergurat pada bilahnya adalah pamor Pedaringan Kebak (di bagian sor-soran ada pamor Rojo Gundolo)…. selengkapnya
Rp 1.850.000Keris Sinom HB V Asli Pamor Wos Wutah ISTIMEWA Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sinom Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah (Pamor gonjo kendit maskumambang) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB V / Era Sri Sultan Hamengkubuwono V (Abad XIX) Panjang Bilah : 34,5 cm Warangka : Branggah Jogja Kayu Gembol Jati Kuno Handle… selengkapnya
Rp 4.150.000Dhapur Dholog Dholog merupakan salah satu dhapur keris luk 5 dengan ricikan yang cukup lengkap. Ciri-cirinya antara lain gandhik lugas, pejetan, tikel alis, sogokan rangkap, dan sraweyan. Pada beberapa bilah dapat dijumpai greneng, sementara pada bilah lainnya tidak. Nama Dholog menarik untuk dibaca dari sisi filosofis. Dalam pemahaman budaya Jawa, kata dholog dapat dikaitkan dengan… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Pudhak Panimbal Luk 9 Dhapur Pudhak Panimbal merupakan salah satu dhapur keris luk 9 yang tergolong langka. Dhapur ini merupakan pengembangan dari Panimbal, dengan ciri khas hadirnya ricikan pudhak sategal pada bagian sor-soran. Perpaduan tersebut menjadikan Pudhak Panimbal sebagai dhapur yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat akan makna filosofis. Secara etimologi,… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Patrem Asli Dhapur Brojol Pamor Rojo Gundolo Semar Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Rojo Gundolo Semar Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah : 18,5 cm Warangka : Gayaman Jogja Kayu Timoho Kuno Original Bawaan Bilah Handle / Gagang : Kayu Sawo… selengkapnya
Rp 1.111.000






WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.