Menu

Keris Tangguh Tuban

Ulasan Keris Tangguh Tuban

Keris Tangguh Tuban

Keris Tangguh Tuban – Hampir bisa dikatakan tidak ada keris Tuban yang luk. Bentuknya sederhana, namun gagah. Rata-rata berdhapur Tilam Upih atau Tilam Sari. Bagaimana melihat keistimewaan keris-keris pesisiran ini?

Tuban pada abad XV adalah daerah yang gemerlap, karena di sana terletak pelabuhan besar yang menjadi kota kesyahbandaran Kerajaan Majapahit. Sebagai kota pelabuhan, terbentuk masyarakat yang terbuka, blak-blakan, dan toleran. Ini juga tercermin dalam hasil budayanya – termasuk keris. Maka dari itu, secara sosiologis orang pesisir lebih suka pada hal-hal yang praktis, lugas, dan fungsional. Keris Tuban yang lurus turut menandai bahwa figur orang pesisir tidak suka bertele-tele.

Kendati Tuban silih berganti menjadi vasal kerajaan-kerajaan besar di tanah Jawa, dari Majapahit hingga Mataram, namun ternyata keris ciptaan para empu keris Tuban selalu mempunyai ciri yang sama dan mudah dikenali. Saat ini didapati ada keris tangguh Tuban Majapahit, Tuban Pajajaran, Tuban Jenggala, dan keris Tuban Mataram. Sebutan nama kerajaan dibelakangnya untuk memudahkan penamaan, bahwa keris Tuban yang dimaksud dibuat pada era kerajaan-kerajaan itu.

Lantas ciri apa yang menyamakan keris-keris Tuban berbagai era itu? Secara umum, ciri utama keris-keris Tuban adalah panjang bilahnya kurang lebih 35 centimeter, panjang gonjo pasti 6 centimeter, pejeten yang sempit, gandik-nya tegak (tidak mboto rubuh seperti pada umumnya keris), dan bilahnya nglimpo agak lebar. Gonjo-nya pun mayoritas lurus atau wuwung (agak melengkung). Kepala gonjo umumnya berbentuk buweng (bulat), dan bagian perut berupa mbathok mengkurep, dan ekornya nguceng mati.

Keris Tuban rata-rata keris lurus dan jarang menggunakan greneng, karena biasanya ber-dhapur Tilam Sari, Tilam Upih, dan Brojol. Selain itu, rata-rata keris Tuban berpamor mlumah seperti Wos Wutah, atau Pedaringan Kebak.

Contoh Keris Tangguh Tuban

Keris Tangguh Tuban

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih
  • Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah (Pamor Putih Bersih Meteor, Besi Berserat)
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Empu Suratman
  • Panjang Bilah : 35,5 cm
  • Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang kuno
  • Pendok : Blewah Kuningan Kuno
  • Mendak : Kuningan

ANDA BERMINAT DENGAN KERIS TANGGUH TUBAN TERSEBUT??

SILAHKAN KLIK DISINI: Keris Tilam Upih Pamor Meteor Tangguh Tuban Sepuh

 

Keris Tangguh Tuban

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol
  • Pamor (motif lipatan besi) : Adeg Siji Sodo lanang
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Majapahit
  • Panjang Bilah : 33 cm
  • Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan
  • Warangka : Kayu Trembalo Kuno Ladrang Surakarta Gandar Iras Tidak Sambungan
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
  • Pendok : Blewah Surakarta Mamas Kuno
  • Mendak: Tembaga
  • Keris dengan pamor istimewa. Sodo lanang tembus tidak putus dari atas sampai bawah.

ANDA BERMINAT DENGAN KERIS TANGGUH TUBAN TERSEBUT??

SILAHKAN KLIK DISINI: Keris Pamor Adeg Sodo Lanang Sakler

 

Keris Tangguh Tuban

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol
  • Pamor (motif lipatan besi) : Tangkis 2 sisi bilah beda pamor (pamor wengkon dan sebaliknya pamor kulit semangka)
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Mataram Abad Ke 16 Masehi
  • Panjang Bilah :28,5 cm
  • Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
  • Pendok : Blewah Kuningan Kuno
  • Mendak : Kuiningan

ANDA BERMINAT DENGAN KERIS TANGGUH TUBAN TERSEBUT??

SILAHKAN KLIK DISINI: Keris Brojol Pamor Tangkis Sepuh Kuno

Apa Itu Tangguh Keris?

Tangguh secara harafiah berarti perkiraan. Dalam dunia pekerisan di Pulau Jawa tangguh meliputi perkiraan mengenai zaman pembuatan atau gaya pembuatan. Jadi jika seorang mengatakan bahwa sebilah keris tangguh Majapahit, itu berarti bahwa keris itu diperkiraan buatan zaman Kerajaan Majapahit.

Definisi lain tangguh adalah perkiraan gaya kedaerahan atau zaman dibuatnya sebilah keris atau tombak yang dijabarkan dari pasikutannya, pengamatan jenis besinya, pamor dan bajanya.Yang dimaksud pasikutan adalah kesan selintas atas gaya garapan sebuah keris. Misalnya, keris tangguh Majapahit dapat diartikan; (1) dibuat dengan gaya (model) Majapahit, (2) dibuat oleh empu dari Majapahit.

Penyebutan nama tangguh keris terkadang kabur, karena dalam budaya keris juga dikenal adanya kebiasaan mutrani atau pembuatan duplikat. Khusus untuk keris-keris putran (duplikat), penyebutan nama tangguh menjadi kacau,maka khusus untuk keris-keris yang demikian lalu disebut yasan, artinya buatan. Misalnya keris A merupakan duplikat keris B. Keris A buatan Surakarta,sedangkan keris B tangguh Tuban, maka keris A disebut tangguh Tuban yasan Surakarta.

Incoming search terms:

  • keris winongan mataram khasiat apa
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKeris Tangguh Jenggala Abad 13
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKeris Tangguh Segaluh Abad 12
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKeris Tangguh Blambangan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKeris Pudhak Sategal
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail

Semua Kategori

Cari Sesuai Dhapur Keris