Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Tindih Sombro Putut Sajen Majapahit
- Keris Pulanggeni Pamor Keleng Sepuh
- Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Segoro Muncar Sepu
- Keris Jalak Sangu Tumpeng Singosari
- Keris Jalak Tilam Sari Pamor Pedaringan Kebak
- Keris Langka Pamor Kol Buntet Tangguh Madura Sepuh
- Keris Tangguh Demak
- Keris Tilam Upih Tangguh Wengker Ponorogo
Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno
| Kode | K161 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Jalak Sumelang Gandring, Keris, Keris Lurus, Pamor Toya Mambeg, Tangguh Pajajaran |
Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno
Pusaka Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno
- Dhapur Nama Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sumelang Gandring
- Pamor (motif lipatan besi) : Toya Mambeg
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Awal
- Panjang Bilah : 35 cm
- Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan
- Warangka : Kayu Awar-Awar Branggah Jogja
- Handle / Gagang : Kayu Kemuning Werut
- Pendok : Bunton Jogja Bahan Tembaga Sepuh Emas
- Mendak & selut : Tembaga Disepuh Emas
- Kode: K161
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Ulasan Tentang Pusaka Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno
Jalak Sumelang Gandring, sebuah dapur keris yang masih melegenda dikalangan masyarakat, dikenal luas lewat dongeng pencarian pusaka asli Keris Kyai Sumelang Gandring oleh Empu Supo sebagai perintah raja Majapahit yang kehilangan pusaka hebat tersebut. Ricikan keris ini antara lain : gandik polos, sogokan satu di bagian depan, selain itu keris ini juga memakai sraweyan dan tingil.
Filosofi dari pusaka ini adalah kekawatiraan (Jawa : Sumelang) dan Gandring (Cinta kepada Sang Pencipta), sebagai perlambang kekawatiran hilangnya Cinta hamba kepada Tuhannya, dalam pengertian dimasa Majapahit sebagai lambang kekawatiran hilangnya Cinta Rakyat kepada Penguasa (raja) nya.
Tuah dari Jalak Sumelang Gandring dipercaya dapat membawa kemakmuran, kesejahteraan, pengayoman, serta memberikan pancaran energi positif yang membuat disukai banyak orang. Selain itu keris ini juga dipercaya dapat meningkatkan spiritualitas seseorang. Harapan yang dititipkan dalam dapur ini agar sang pemiliknya memiliki hubungan yang baik dengan Tuhannya (Hablumminallah) dan dengan sesamanya (Hablumminannas).
Dalam pemahaman secara pribadi mengandung filosofi bahwa setiap manusia harus selalu khawatir tentang cintanya kepada Sang Pencipta. Cinta kepada Sang pencipta tidak berbeda jauh dengan cinta kita kepada manusia, hal ini dapat diwujudkan dalam beberapa tindakan, antara lain :
- Selalu mengingat-NYA
- Selalu ingin memiliki-Nya
- Selalu ingin bertemu dan dekat dengan-Nya
- Selalu menjaga semua yang diberikan-Nya
- Selalu melindungi semua miliki-Nya
- Selalu mengerjakan semua keinginan-Nya dan meninggalkan yang tidak disukai-Nya
- Memberikan apa yang diinginkan-Nya
Cinta yang terdalam sungguh mulia, apalagi jika cinta itu kepada sang pencipta kita. Apa jadinya jika Dia membalas Cinta Kita dengan cinta yang sama yang telah kita berikan?

“Tuhan Sama Sekali Tak Butuh Cintamu, Tetapi Kamu Yang Butuh Cinta-NYA”
Pamor Toya Mambeg
Pandangan selanjutnya tertuju pada pamor miring toya mambeg atau banyu mambeg, artinya air yang berhenti (tidak mengalir) hampir mirip dengan pamor tumpuk, jika pamor tumpuk garisnya melintang lurus, pamor toya mambeg lebih bergelombak mirip ombak bersusun. Dipercaya tuah pamor ini baik untuk membantu orang menumpuk kekayaan dan menghindari ketidakberuntungan (kesialan) yang mengakibatkan banyak pengeluaran tak terduga atau yang tidak perlu. Juga maksudnya rejeki yang telah didapat tidak mudah mengalir keluar lagi (cepat abis).

Keris Tangguh Pajajaran
Pajajaran adalah sebuah kerajaan yang pernah hidup di daerah Jawa Barat antara abad XI-XVI Masehi. Namun pada tahun 1579 kerajaan ini hancur akibat serangan Kerajaan Kasultanan Banten oleh pasukan Maulana Yusuf. Pada buku Ensiklopedi Keris (Bambang Harsrinuksmo: 2004) di halaman 461 disebutkan salah satu jenis tangguh keris adalah tangguh Pajajaran.
Keris bertangguh Pajajaran biasanya berciri: pasikutannya kaku dan kasar, besinya cenderung kering, keputih-putihan. Pemunculan pamornya tidak direncanakan. Menancapnya pamor pada bilah keris pandes (kokoh, dalam), dan halus. Pamor itu tergolong nggajih. Bilahnya agak panjang dibandingkan dengan keris tangguh lainnya, gandiknya panjang dan miring. Sirah cecak pada ganjanya lonjong memanjang.
Tags: jalak ngore griyo kulo, jual keris jalak, Jual Keris Kuno, Jual Keris Sepuh, keris empu gandring, keris jalak, keris jalak nyucup madu, keris jalak sumelang gandring, Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno, keris kuno, keris pamor miring, keris sepuh istimewa, keris tangguh pajajaran, keris toya mambeg, pamor toya mambeg, tuah keris pamor toya mambeg
Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 5.046 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Pamor Puser Bumi Mataram Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo Lajer / Mahesa Lajer Pamor (motif lipatan besi) : Puser Bumi Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah : 33 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Gembol Jati Gandar Iras Kuno Bawaan Bilah… selengkapnya
Rp 4.400.000Keris Patram Original Sepuh Antik Unik Dalam tradisi Jawa masa kerajaan, membawa senjata tajam berukuran kecil oleh kaum perempuan dan anak-anak bukanlah hal yang asing. Namun praktik ini umumnya hanya dijumpai di lingkungan keluarga terpandang—seperti bangsawan dan saudagar—sebagai bentuk perlindungan diri dari perampok maupun gangguan binatang. Selain berfungsi praktis, patrem juga menjadi bagian dari pendidikan… selengkapnya
Rp 950.000Keris Brojol Pamor Adeg Rambut Empu Singkir Sepuh Wingit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Adeg Rambut Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Majapahit Panjang Bilah : 31 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning Kuno Pendok : Bunton Jogjakarta Kuningan Mendak :… selengkapnya
Rp 1.555.000Pusaka Keris Naga Pasa Kinatah Kamarogan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Pasa / Naga Tapa Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar (Kinatah Kamoragan Kuningan Disepuh Emas) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Cemara Handle / Gagang : Kayu Sawo Pendok :… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Pamor Rojo Abolo Rojo Dhapur Carubuk Mataram Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Luk 7 Pamor (motif lipatan besi) : Raja Abala Raja (pamor gonjo maskumambang) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah :35,7 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu… selengkapnya
Rp 3.515.000Pusaka Keris Jalak Ngore Mageti Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Ngore Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mageti 1 Panjang Bilah :35 cm Warangka : Gayaman SUrakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah Surakarta Mamas Mendak : Kuningan Ukiran… selengkapnya
Hubungi AdminPandito Semedi Damar Murub Kinatah Emas Dhapur: Putut Pandita Semedi Damar Murub Pamor: Pedaringan Kebak Warangka: Gayaman Surakarta Kayu Timoho Hulu/Handle: Kayu Kemuning Bang Pendok: Bunton Kuningan Mamas Mendak: Kendit Kuningan
Hubungi Admin




WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.