Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Nogo Sapto Asli
- Keris Carubuk Luk 7 Pamor Singkir Geni Tangguh Bla
- Keris Tilam Upih Pamor Mayang Mekar
- Jual Jagrak Stand Pajangan Tombak Pusaka Kayu Jati
- Keris Majapahit Pulanggeni Pamor Keleng
- Keris Nogo Manglar Bersayap Luk 19 Kinatah Kamarog
- Keris Karno Tinanding Luk 17 Bali
- Pusaka Keris Carubuk Tangguh Mataram Amangkurat
Keris Carubuk Pamor Bendo Segodo Original Sepuh
Rp 6.500.000| Kode | F178 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Carubuk, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 7, Keris Sepuh, Pamor Bendo Segodo, Tangguh Cirebon |
| Jenis | : Keris Luk 7 |
| Dhapur | : Carubuk |
| Pamor | : Bendo Segodo |
| Tangguh | : Cirebon |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Cendana |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang |
| Mendak | : Parijata Bahan Kuningan |
| Pendok | : Blewah Bahan Kuningan |
Keris Carubuk Pamor Bendo Segodo Original Sepuh
Keris Carubuk Pamor Bendo Segodo Original Sepuh
Keris Carubuk Pamor Bendha Sagada (Bendo Segodo) ini merupakan salah satu pusaka sepuh yang menghadirkan perpaduan antara legenda, estetika, dan filosofi mendalam. Dhapur Carubuk yang sejak lama dikaitkan dengan kisah Sunan Kalijaga memberi nuansa kewaskitaan tersendiri, sementara pamor Bendha Sagada yang menghiasi seluruh bilahnya mempertegas karakter pusaka yang lahir dari niat suci dan laku yang matang. Kombinasi bentuk yang birawa, pamor yang penuh energi, serta usia bilah yang telah melewati perjalanan panjang menjadikan pusaka ini bukan hanya benda koleksi, tetapi saksi sejarah yang memancarkan wibawa dan keteduhan.
Sebagai pusaka original sepuh, keris ini menyimpan kekuatan rasa yang sulit ditemukan pada keris-keris muda. Serat besinya yang matang, kilau pamornya yang kelem namun hidup, serta karakter bilahnya yang tenang namun tegas menunjukkan kualitas tempa dari masa silam yang dikerjakan dengan kesungguhan empu sejati. Carubuk dengan Bendha Sagada adalah pertemuan antara ketegasan bumi dan kelimpahan hasil; dua simbol yang menjadikan pusaka ini bukan sekadar indah dipandang, tetapi juga sarat makna bagi siapa pun yang menghargai nilai-nilai kebijaksanaan, keteguhan, dan keluhuran laku.
Dhapur Carubuk Luk 7
Dhapur Carubuk merupakan salah satu dhapur luk 7 yang sangat dikenal dan menyimpan kisah yang menarik dalam tradisi perkerisan Nusantara. Dalam banyak tuturan, keris ini dikaitkan dengan sosok Sunan Kalijaga dan Empu Supa Anom—dua tokoh besar yang mewakili perpaduan antara keahlian teknis dan laku spiritual. Carubuk awalnya tidak diciptakan sebagai pusaka, melainkan hanya diminta Sunan Kalijaga sebagai alat sederhana untuk menyembelih hewan kurban. Namun melalui proses tempa yang disertai tirakat dan doa, sebilah besi yang diniatkan sebagai alat kerja berubah menjadi keris yang indah, teduh, dan berkarakter kuat.
Nama Carubuk sendiri diberikan oleh Sunan Kalijaga sebagai perlambang kerendahan hati dan keteguhan laku. Carubuk bermakna “bagaikan bumi”—tanah yang selalu siap menerima apa pun, menumbuhkan kebaikan, dan memelihara kehidupan tanpa pamrih. Dari niat yang tulus dan sederhana tersebut, lahirlah sebuah pusaka yang kelak menjadi simbol kebijaksanaan dan ketenangan jiwa. Carubuk tidak hanya dihargai karena kisahnya, tetapi juga karena perannya dalam sejarah; konon, pusaka inilah yang kemudian dibawa Jaka Tingkir dalam peristiwa besar ketika ia menghadapi Arya Penangsang dengan keris Kyai Setan Kober. Kemenangan itu menjadi penegas bahwa keluhuran niat dan kejernihan batin sering kali lebih kuat daripada amarah dan kesombongan.
Dalam pakemnya, dhapur Carubuk dilengkapi ricikan sekar kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, sraweyan, dan greneng. Bentuk bilahnya besar dan birawa, mencerminkan karakter tegas khas tangguh Pajajaran. Rancang bangunnya tampak gagah namun tetap sederhana—sebuah kesederhanaan yang justru memancarkan kewaskitaan. Keris ini adalah pertemuan antara bentuk yang jujur, kisah yang agung, dan makna yang dalam.
Pamor Bendha Sagada
Pamor Bendha Sagada (sering pula disebut pamor “butir petai”) merupakan salah satu pamor rekan yang terkenal karena motifnya yang unik dan kesan visualnya yang kuat. Kata bendha sagada merujuk pada buah tanaman merambat yang bentuknya menyerupai petai tetapi berukuran jauh lebih besar; dalam bahasa Sunda dikenal sebagai cariu. Pola pamor yang tersusun dari deretan bulatan-bulatan pamor yang rapat dari pangkal hingga ujung bilah menggambarkan biji-biji dalam satu papan. Untuk menghasilkan pola seteliti ini, seorang empu harus memiliki keahlian tempa yang matang dan kendali panas yang sangat presisi.
Secara filosofi, Bendha Sagada melambangkan kelimpahan hasil, keberuntungan, serta buah dari ketekunan. Setiap bulir pamor adalah simbol pencapaian yang lahir dari usaha yang konsisten—sebagaimana tanaman merambat yang tumbuh perlahan namun akhirnya menghasilkan buah besar. Dalam pandangan Jawa, rezeki sejati tidak hanya berupa materi, tetapi juga ketentraman batin, kecukupan, serta kehidupan yang berada dalam harmoni. Karena itu, pamor Bendha Sagada bukan sekadar motif keberlimpahan, melainkan ajaran tentang kedisiplinan batin, keselarasan hidup, dan perjalanan panjang menuju keberhasilan yang sejati.
Tangguh Cirebon
Keris ini memperlihatkan karakter kuat tangguh Cirebon—salah satu tradisi perkerisan pesisir utara Jawa yang kaya warna budaya. Prejengan bilahnya memancarkan aura wingit namun tetap teduh, dengan luk yang tidak terlalu rengkol sehingga menghasilkan siluet proporsional dan stabil. Keunikan ricikan berupa jenggot menjadi ciri khas yang menegaskan identitasnya sebagai karya empu dari wilayah Cirebon. Tekstur besi yang hitam kecoklatan, sedikit kering, dan pamor yang kelem menunjukkan proses penyepuhan khas daerah pesisir yang terpengaruh kadar garam tinggi dan kondisi geografis setempat.
Pada masa lampau, Cirebon merupakan titik pertemuan budaya Jawa, Sunda, Arab, Tionghoa, hingga Eropa. Keraton-keratonnya memiliki tradisi tosan aji yang kuat, meski tidak menjadikan keris sebagai simbol legitimasi kekuasaan seperti keraton lain. Hal ini menyebabkan banyak pusaka Cirebon yang tersebar di tengah masyarakat, khususnya setelah Undang-Undang Swapraja 1960 membuat banyak peninggalan keraton dibagikan kepada para ahli waris. Oleh sebab itu, keris-keris Cirebon sering kali memiliki sejarah panjang, jejak pergaulan budaya, dan nuansa tua yang sangat khas.
F178
Tags: keris carubuk, keris luk 7, keris sepuh original, keris sunan kalijaga
Keris Carubuk Pamor Bendo Segodo Original Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.186 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Pamor Wos Wutah Tangguh Segaluh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempana Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Rojo Gundolo Pamor gonjo sumber mas Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Segaluh TUS (Tangguh Sepuh Utuh) Panjang Bilah : 32 cm Pesi masih panjang Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle… selengkapnya
Hubungi AdminJual Golok Cibatu Kuno Pamor Damaskus Janur Sinebit Banyu Mili Dhapur/ Nama bentuk Pedang : Golok Cibatu Pamor / Motif Lipatan Besi : Damarkus janur Sinebit Banyu Mili Tangguh : Kuno Panjang bilah tajam : 32,8 cm Panjang Total Ketika Disarungkan : 45 cm Warangka : Kayu jati kuno Handel / Gagang Pedang : Kayu… selengkapnya
Rp 1.555.000Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Wengkon Isen Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Wengkon Isen adalah keris koleksi kami yang cukup spesial. Selain keris dengan dhapur ini banyak diburu oleh para kolektor, keris ini juga mempunyai pamor yang cukup bagus. Pamor dari keris ini adalah Wengkon Isen. Yaitu pola pamor keris yang memiliki garis pada sekujur… selengkapnya
Rp 6.500.000Keris Pamor Segara Wedi Sepuh Keris pamor Segara Wedi adalah salah satu pusaka yang memiliki makna mendalam dalam filosofi dan spiritualitas Jawa. Nama Segara Wedi sendiri dapat diartikan sebagai “Lautan Pasir”—sebuah gambaran tentang pertemuan dua unsur besar dalam alam, yakni air dan pasir. Pamor ini mencerminkan keseimbangan antara keteguhan dan kelenturan, antara ketegaran dan kebijaksanaan… selengkapnya
Rp 4.300.000Pedang Sabet Sokayana Pamor Damaskus Kuno Dhapur/ Nama bentuk Pedang : Pedang Sabet Sokayana Pamor / Motif Lipatan Besi : Damaskus janur Sinebit Banyu Mili Tangguh : Mataram Abad ke 17 masehi Panjang bilah tajam : 51,5 cm Panjang Total Ketika Disarungkan : 66 cm Warangka : Kayu jati kuno Handel / Gagang Pedang :… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Sabuk Inten Sedayu Pamor Tunggak Semi Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Tunggak Semi Ceprit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Sedayu Majapahit Panjang Bilah : 37 cm pesi utuh masih panjang original Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Pamor Junjung Derajat Sepuh Keris Pamor Junjung Derajat Sepuh bukan sekadar pusaka, melainkan simbol perjuangan dan harapan dalam meraih kemuliaan hidup. Terukir dengan pamor yang melambangkan perjalanan menuju puncak, keris ini menjadi pengingat akan pentingnya ketekunan, keuletan, dan usaha yang tidak kenal lelah. Dengan warisan sejarah yang panjang dan penuh makna, keris ini tidak… selengkapnya
Rp 4.111.000KERIS BROJOGUNO!! Jalak Ngore PB IV Pamor Segoro Muncar Kuto Mesir Asli Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Ngore (empu brojoguno) Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar + Kuto Mesir (pamor langka khas PB) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB IV (Pakubuwono Ke – 4) Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Ladrang… selengkapnya
Rp 12.500.000Pusaka Keris Paksi Dewata Pamor Melati Tumpuk Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Paksi Dewata (Kontemporer) Pamor (motif lipatan besi) : Melati Tumpuk Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Gayaman Jogja Kayu Jati Handle / Gagang : Kayu Sono Keling Pendok : Kuningan Mendak : Kuningan Kode:… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tilam Sari Mataram Amangkurat Sepuh Keris Tilam Sari Mataram Amangkurat Sepuh – Keris, sebuah senjata tradisional yang telah mengakar dalam budaya Indonesia, terutama di kalangan masyarakat Jawa, bukan sekadar sebuah benda mati. Ia merupakan warisan leluhur yang sarat akan makna, nilai budaya, dan filosofi kehidupan. Dalam setiap goresan dan pola yang terpahat di bilahnya,… selengkapnya
Rp 3.500.000














WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.