Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Pusaka Tombak Cacing Kanil Pamor Adeg Mrambut
- Keris Tilam Sari Majapahit Pamor Ceprit-Ceprit
- Keris Jalak Ngore Pamor Blarak Sineret
- Keris Sempaner Pamor Bendo Segodo Madiun Sepuh
- Pusaka Keris Parungsari Pamor Wengkon Isen
- Keris Carubuk Pamor Pulo Tirto Sepuh
- Jangkung Pacar Pamor Tambal Lima
- Jagrak Keris Isi 1
Keris Kerajaan Segaluh Kuno Pamor Adeg Singkir
| Kode | KAR912 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Sempono, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 9, Pamor Adeg, Pamor Adeg Mrambut, Pamor Singkir, Tangguh Segaluh |
| Jenis | : Keris Luk 9 |
| Dhapur | : Sempana |
| Pamor | : Adeg / Singkir |
| Tangguh | : Segaluh |
| Abad / Tahun | : XII |
| Panjang Bilah | : 32,5 cm |
| Warangka | : Ladrang |
| Bahan Warangka | : Kayu Trembalo - Gandar Iras Kuno |
| Deder/Handle | : Yudowinotan - Kayu Trembalo Kuno |
| Pendok | : Blewah - Kuningan Mamas Kuno |
| Mendak | : Tumbar Pecah - Kuningan |
Keris Kerajaan Segaluh Kuno Pamor Adeg Singkir
Keris Kerajaan Segaluh Kuno Pamor Adeg Singkir
Keris Kerajaan Segaluh Kuno Pamor Adeg Singkir – Keris yang akan diulas adalah Keris Kerajaan Segaluh Kuno dengan pamor Adeg Singkir. Sebagai peninggalan dari era Kerajaan Segaluh, keris ini memiliki keistimewaan tertentu. Pamornya dikenal sebagai pamor Adeg, yang juga sering disebut sebagai pamor Singkir karena empu yang menciptakan pamor tersebut bernama Singkir.
Keris ini memiliki dhapur Sempana Luk 9, menandakan karakteristik tertentu dari bentuk dan desainnya. Sebagai salah satu dari ratusan koleksi yang kami miliki, keris ini dianggap layak untuk dijadikan piyandel (pusaka keluarga) dan ageman (warisan).
Keris merupakan artefak budaya bersejarah yang menjadi warisan nenek moyang di seluruh Indonesia. Di Tanah Sunda, khususnya di wilayah Jawa Barat, keris Segaluh dan keris Pajajaran memegang peranan penting sebagai simbol identitas budaya.
Keris Pajajaran dan Segaluh, berasal dari Tanah Sunda, menunjukkan pasikutan sederhana dan kalem, mencerminkan kehidupan masyarakat yang sederhana, cinta damai, dan ayem tentrem. Konon, muasal keris dianggap sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas karunia kesuburan dan kesejahteraan.
Namun, dalam konteks historis, penyebutan Pajajaran dan Segaluh dapat membingungkan. Pajajaran sebenarnya bukanlah nama kerajaan, melainkan nama ibu kota Kerajaan Sunda, yaitu Pakuan Pajajaran. Sedangkan Segaluh tidak merujuk pada nama kerajaan, karena yang ada hanya Galuh. Mungkin, Segaluh menjadi istilah untuk menyebut masa persatuan antara Kerajaan Sunda dan Galuh, yang beberapa kali bersatu dan pecah lagi.
Meskipun begitu, pertanyaan muncul mengenai keberadaan tangguh Galuh yang secara spesifik tidak disebutkan. Sementara, Sunda dan Galuh merupakan pecahan dari Kerajaan Tarumanegara, dipisahkan oleh Sungai Citarum. Sunda memiliki arti cahaya atau air dalam Bahasa Sansekerta, sedangkan Galuh dalam Bahasa Jawa dan Sunda berarti perak atau intan.
Menariknya, Sunda dan Galuh, meskipun terpecah, pernah bersatu kembali dalam sejarah. Dari pecahnya Kerajaan Tarumanegara pada abad ke-6 M hingga berakhirnya Sunda dan Galuh pada abad ke-16 M, kedua kerajaan bersaudara itu memiliki usia hampir 1.000 tahun. Uniknya, tidak ada cerita perang saudara di antara Sunda dan Galuh, mencerminkan kehidupan masyarakat yang cinta damai.
Kerajaan Sunda dan Galuh memang ditandai oleh seringnya perpindahan ibu kota, dari barat ke timur dan sebaliknya. Ini tercermin dalam sejarah perjalanan kerajaan, di mana iring-iringan rombongan raja baru sering memindahkan ibu kota.
Dalam rentang sejarah ini, keris Pajajaran dan Segaluh muncul pada era Ciung Wanara atau Sang Manarah, yang memerintah pada tahun 740-784 M. Sebuah catatan bersejarah yang menandai keberadaan Keris Naga Siluman.
Tags: keris pamor adeg, keris pamor singkir, Keris Pasundan, keris segaluh
Keris Kerajaan Segaluh Kuno Pamor Adeg Singkir
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 101 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Tilam Sari Majapahit Pamor Ceprit-Ceprit “Daripada memiliki banyak keris atau tombak, lebih baik memiliki satu bilah keris atau tombak tangguh Majapahit.” Demikianlah ungkapan guyonan yang kerap beredar di kalangan kolektor perkerisan. Sekilas terdengar berlebihan, seolah mengangkat keris tangguh Majapahit ke singgasana yang terlalu tinggi. Namun di balik nada bercanda itu, tersimpan makna yang tidak… selengkapnya
Rp 4.000.000Pusaka Keris Langka Madura Tua Empu Koso Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol ( Kinatah Emas Murni ) Pamor (motif lipatan besi) : Jung Isi Dunya (Pamor Langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Madura Sepuh Empu Koso Panjang Bilah : 35 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Kayu Timoho Gayaman… selengkapnya
Hubungi AdminTombak Pusaka Biring Lanang Pamor Banyu Mili Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : Biring Lanang Tangguh / Masa Pembuatan : Mataram Sultan Agung Pamor / Motif lipatan besi : Banyu Mili / Ilining Warih / Setro Banyu Panjang Bilah Tajam : 23,6 cm Warangka : Model seken Kayu jati Landeyan / gagang : kayu jati… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Tilam Upih Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling populer dalam tradisi perkerisan Nusantara. Nama Tilam Upih berasal dari istilah Jawa yang berarti tikar dari anyaman pelepah pinang yang digunakan sebagai alas untuk beristirahat. Karena itu, dhapur ini sejak dahulu dimaknai sebagai simbol ketenteraman, keharmonisan, dan kesejahteraan dalam kehidupan rumah tangga…. selengkapnya
Hubungi AdminDimaharkan Keris Pusaka Kyai Sabuk Inten Mataram Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah / Wos Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Original Bawaan Bilah Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 3.555.000Pusaka Pedang Suduk Kuno Pamor Ngulit Semangka Dhapur/ Nama bentuk Pedang : Pedang Suduk Pamor / Motif Lipatan Besi : Kulit Semangka Besi berserat mrambut Tangguh : Zaman pembuatan Kerajaan Cirebon abad ke 16 masehi Panjang bilah tajam : 40,5 cm Panjang Total Ketika Disarungkan : 55 cm Warangka : Kayu Jati Handel / Gagang… selengkapnya
Rp 750.000Keris Sabuk Inten Luk 11 Tinatah Emas Panji Wilis Gajah Singa TAG133
Hubungi AdminKeris Pamor Udan Mas Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Udan Mas Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Panjang Bilah: 35,7 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Pendok: Bunton Surakarta Mendak : Kuningan Filosofi Keris Pamor Udan Mas… selengkapnya
Rp 8.000.000Tilam Upih Pamor Jung Isi Dunyo Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Jung Isi Dunyo (pamor Langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah : 33,3 cm Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu kemuning Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Rp 3.777.000Dhapur Brojol Dhapur Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus dengan ricikan yang relatif sederhana. Pada bilahnya terdapat gandik lugas dan pejetan, sementara tidak dijumpai ricikan tambahan yang menonjol. Kesederhanaan ricikan inilah yang menjadi salah satu karakter utama dhapur Brojol. Nama Brojol dalam bahasa Jawa berkaitan dengan pengertian keluar atau lolos dari suatu keadaan, sebagaimana… selengkapnya
Rp 1.550.000





WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.