Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Pusaka Keris Sengkelat Pamor Rojo Abolo Rojo
- KERIS TINDIH PALING TUA!! Jalak Budho Kuno
- Dhapur Keris Kalamisani
- Keris Sinom HB V Asli Pamor Wos Wutah ISTIMEWA
- Pendok Keris Slorok Jogja Kemalo Abrit Merah Mewah
- Dhapur Keris Yuyu Rumpung
- DHAPUR LANGKA!! Keris Ron Teki Pamor Tunggak Semi
- Piring Motif Daun Kayu Jati Panjang
Ciri Keris Berbahan Meteor
Ciri Keris Berbahan Meteor
Meteorit tidak menjadi keseluruhan bahan pembuatan bilah keris. Meteorit hanya menjadi bahan pamor dari bilah keris.
Pamor sendiri adalah hasil penyatuan atau pemaduan antara besi dengan logam meteorit. Secara etimologis, ‘pamor’ berasal dari kata ‘amor’ dalam bahasa Jawa yang berarti menyatu, berpadu. Pamor inilah yang berasal dari meteorit. Demikian menurut buku ‘Keris dalam Perspektif Keilmuan’ terbitan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, tahun 2011.
Meteorit dicampur dengan besi nonmeteorit dalam keadaan panas, kemudian ditempa sedemikian rupa sehingga menimbulkan corak unik pada bilah keris. Pamor ini menjadi unsur dekoratif dalam keris.
Antara besi dan meteorit dilipat-lipat (dalam keadaan panas) sehingga muncul gambar yang abstrak. Untuk itu keris satu dan lainnya nggak bisa sama hasil corak pamornya. Logam meteorit lebih keras ketimbang besi atau baja biasa. Butuh panas ekstra dan keahlian khusus untuk melunakkannya.

Dalam karya cipta budaya berupa keris ada sesuatu yang esensial. Keris mencerminkan tentang makna simbolik bersatunya hamba dengan Tuhan yang diwujudkan sebagai satu simbolik perkawinan kosmik antara sesuatu yang dari langit (meteorit) dan sesuatu dari perut bumi yang kemudian disatukan yang melahirkan sebuah keris.
Kemudian dari struktur bentuknya, keris adalah visualisasi dari bentuk lingga dan yoni, atau laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu dalam keris ada bilah keris dan warangka (sarung).
Apakah ada riset-riset yang berkaitan dengan pembuktian bahwa batu meteorit itu benar-benar jatuh dari langit? Bagaimana cara mendeteksi bahwa batu-batu itu benar meteorit?
Bahwa masyarakat perkerisan atau khususnya para empu, di zaman dahulu sudah mempunyai metode khusus untuk mendeteksi benda-benda luar angkasa. Metode itu adalah dengan menggunakan kemampuan indera pada manusia. Para empu biasanya menggunakan indera untuk mendeteksi sebuah batu meteorit, seperti penglihatan, perabaan, penciuman, suara yang dihasilkan, berat jenisnya. Caranya dengan membakar, dan lain-lain.
Bahwa pengelolaan-pengelolaan meteorit dengan cara penggunaan indera ini sebenarnya sudah ditemui di naskah-naskah kuno.
Misalnya di naskah era zaman Majapahit dan era awal zaman Majapahit, yang menjelaskan bahwa kemampuan nenek moyang (empu) untuk mendeteksi dan melebur batu meteorit.
Keris-keris yang menggunakan unsur batu meteorit banyak dijumpai cukup banyak di era zaman Majapahit sekitar abad 13 sampai 15 Masehi. Diperkirakan ada ribuan keris yang menggunakan batu meteorit.
Sebenarnya tujuan penggunaan batu meteorit pada dunia perkerisan ada dua sisi esensialnya. Pertama dari sisi keindahan estetikanya yang berguna untuk membentuk motif-motif pamor (guratan-guratan) pada bilah keris. Kedua dari sisi spiritualnya, yaitu makna simbolik dari pamor (guratan-guratan pada bilah keris).
Ciri Keris Berbahan Meteor
Keris Mataram Sultan Agung: Senjata Bersejarah Penuh Makna Keris Mataram Sultan Agung, sebuah senjata yang tidak hanya memiliki nilai fungsional... selengkapnya
Sajak Keris Di keremangan sejarah berdiri gagah, Keris, senjata nan tak pernah luntur pesona. Berkilau di sinar mentari terbit, Sejuta... selengkapnya
Toko Keris Jogja Terlengkap Anda bingung ingin membeli keris di daerah Jogja? Ingin mencari Toko Keris Jogja terlengkap? Kini kami... selengkapnya
Blangkon: Keseimbangan Antara Sejarah dan Identitas Budaya Blangkon, sebuah penutup atau ikat kepala lelaki dalam tradisi busana adat Jawa, memiliki... selengkapnya
Batik Jawa Hokokai: Memahami Karya Seni Batik Saat Penjajahan Jepang Batik Jawa Hokokai, sebuah warisan seni yang unik dan berharga,... selengkapnya
Panimbal Jiwa Subuh memanggil embun mencium-cium mata riyip-riyip tertiup dingin tanda hidup dimulai lagi mengantongi sepeser harapan mengendarai keteguhan melesat... selengkapnya
Keris Kamardikan Kontemporer: Merajut Tradisi dan Inovasi Keris Kamardikan, dalam perkembangan kontemporer, menjadi lebih dari sekadar warisan budaya atau senjata... selengkapnya
Koleksi Keris Pusaka Fadli Zon Library Fadli Zon Library (Perpustakaan Fadli Zon) merupakan perpustakaan pribadi milik Fadli Zon, budayawan dan... selengkapnya
Tips Menjadi Kolektor Keris Tips Menjadi Kolektor Keris adalah artikel yang akan saya buat untuk para pecinta tosan aji pusaka... selengkapnya
Keris: Senjata Tradisional Nusantara yang Penuh Makna dan Kebudayaan Keris adalah senjata tradisional yang memiliki nilai historis, mistik, dan seni... selengkapnya
Sengkelat Mataram Senopaten Dhapur: Sengkelat Pamor: Beras Wutah Tangguh: Mataram Senopaten Warangka: Gayaman Yogyakarta Kayu Sono Keling Hulu/Handle: Banaran Kayu… selengkapnya
Rp 3.550.000Pusaka Bethok Nogo Siluman Pamor Gunung Kobong Dhapur Keris : Bethok Nogo Siluman Pamor Keris : Gunung Kobong Tangguh keris… selengkapnya
Rp 800.000Keris Tangguh Panembahan Seda Krapyak Keris Tangguh Panembahan Seda Krapyak – Panembahan Seda Krapyak merupakan sebutan atau gelar bagi panembahan… selengkapnya
Hubungi AdminCarita Keprabon Luk 11 Majapahit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carito Keprabon Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) :… selengkapnya
Rp 3.111.000Telenan Kayu Jati Besar Elegansi dan Ketenangan: Telenan Kayu Jati Besar Sebagai Sentuhan Klasik di Dapur Anda Dalam dunia perabotan… selengkapnya
Rp 91.500Keris Kolonadah Luk 5 Pamor Banyu Mili Sepuh Kuno Tua Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kalanadah / Kolonadah Luk… selengkapnya
Rp 1.777.000Pusaka Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Cengkrong Ricikan Dhapur Keris Cengkrong: Adegipun Medang Suduk, Sraweyan, Ganja Kuwalik Keris dengan Cengkrong Dapur sedikit lebih pendek… selengkapnya
Hubungi Admin
WhatsApp us
Saat ini belum tersedia komentar.